Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU HITAM

MADU HITAM

Ruby berceloteh, berusaha menghibur agar Andre tidak merasa kesepian meski sikapnya sangat dingin. Sesampainya di rumah, Cindy marah, menghempaskan beberapa alat makeup-nya yang berjejer di atas meja rias. Pecahan kaca berserakan di bawah, lalu mengacak-acak tempat tidurnya. "Keterlaluan," teriaknya sambil membanting-banting barang yang ada di depan mata. Suasana rumah tampak mencekam, meski dengan ragu Alina berusaha masuk ke dalam untuk melancarkan aksinya.
929 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

'Megalith?' Mata Fugaku Meteor menjadi lebih dalam, dan bahkan ada seberkas cahaya melintas di matanya. Setelah merenung lama, dia menatap Aprilia dengan ekspresi serius. "Apakah kamu mau pulang?"
8.8146.2K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
Bucin berujung Sengsara

Bucin berujung Sengsara

Cup Mata Batara terbelalak. Saat bibir merah muda Syaila menyentuh bibirnya yang pucat. Aliran darahnya seolah tersendat, hingga otaknya tidak bisa bekerja. Ia mematung.
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 589 Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Namun, sebelum ia sempat membalas, tiba-tiba terdengar suara yang lebih berat dan juga lebih dalam. "Yakin suami orang lebih menggoda?" Riri langsung terdiam. Tawanya terputus, pandangannya beralih ke Yuzha yang kini berdiri tak jauh dari mereka. Tatapan pria itu tajam, rahangnya mengeras, dan ada sesuatu di matanya yang sulit Riri artikan. Riri menoleh ke arah Kinan, yang berdiri di samping Yuzha dengan ekspresi sendu. Ada kilatan perasaan yang sulit diartikan di mata bocah itu.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
Catatan Setelah Kematian Putri Ophelia

Catatan Setelah Kematian Putri Ophelia

' Ah, tentu saja dia telah tiada. Aku mengangkat belati yang sedang kupegang. Kembali menatap pantulan bayangan diriku yang sekarang dari mata pisau belati ini. "Aku akan memilih belati ini," ucapku pada diri sendiri. Belati yang menurutku sangatlah indah. Mata pisau yang sedikit panjang dan menurutku tajam. Memiliki permata yang berwarna biru seperti warna mata ini. Lalu, mata pisau yang semakin ke ujung semakin tajam.
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 475 Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
Pewaris Tunggal Pura-pura Miskin

Pewaris Tunggal Pura-pura Miskin

Atul bangga dengan kedua bulu mata palsunya. “Bulu mata kok yang satunya miring? Kalau bulu mata asli enggak mungkin kan satunya miring?” tanya Zay heran dan terus memandang bulu mata Atul. “Masa sih? Yang sebelah mana?” tanya Atul balik sembari mengambil cermin kecilnya di dalam tas kecil yang ia bawa. “Sebelah kiri. Coba lihat!” Zay menunjuk mata Atul yang sebelah kiri.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

kata Matteo "Aku juga sebenarnya harus kembali Neive sepertinya." Matteo meneruskan kata-katanya, dengan diiringi nafas berat. Dia menghenyakkan tubuh, pada sofa tunggal yang ada di sebelah jendela. Matanya kembali melirik ke pemandangan kota sibuk di bawah sana.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

"Nggak usah pakai piring lain, Sayang. Kita makan berdua saja." "Berdua?" Aku bingung dengan kata-kata Mas Janu. Berdua? Bukannya sekarang kami memang berdua? "Maksudnya, kita makan satu piring berdua," jelasnya. "Sini, duduk di samping Mas!" Dia menepuk kursi kosong di sebelah. Aku tersenyum malu-malu. Tak bisa menahan perasaan salah tingkah saat Mas Janu mengeluarkan sisi romantisnya. Perlahan aku pun berpindah tempat di samping suamiku.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 553 Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
Asisten Pribadi Tuan Muda

Asisten Pribadi Tuan Muda

Sedangkan Mita duduk di sebelah Tante Gina serta di depan Vano. Tuan muda itu sendiri, sedari tadi ekspresinya sangat nggak mengenakkan untuk dilihat. Suram bahkan nggak ada senyum-senyumnya. Dia juga nggak berminat menimpali obrolan kedua orang tuanya bersama dengan Mita.
9.4129.0K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Saat pandangan sudah normal aku melihat ke samping dan terkejut bukan main. Mentari yang sudah menerangi memudahkanku untuk melihat sesuatu. Lelaki itu .... "Ah, sial!" umpatku tanpa sadar tangan Falen masih memegang gundukan di dadaku. "Kenapa, Sayang?" tanyanya dengan suara lirih. "Aku menyibak kasar tangan kotor Falen, kemudian meraih selimut untuk menutupi tubuh. Rupanya ia masih sama, tanpa sehelai benang menutupi dirinya.
9.927.1K viewsCompletedAdded to Library 838 Times as mata sayu sebelah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status