Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rembulan yang Terluka

Rembulan yang Terluka

Tangannya menggantung di udara hingga beberapa menit berlalu. Delina menghapus genangan air mata yang tanpa sadar terjatuh. "Tidak Delina. Jangan menangis. Ini hanya rasa perikemanusiaan. Bukan karena cinta yang masih terjaga," ucap Delina sambil memutar knop pintu. Kenangan masa lalu berseliweran di ingatan. Rasa sakit berbalut air mata yang dia tahan membuat dadanya semakin nyeri. Namun juga ada rindu yang mati-matian dia coba untuk menguburnya dalam-dalam.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as melunak
Read
+Library
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

😅😅 #MELEPAS BENALU #KARMA SANG PENGGODA salam hangat 🤗🤗
10145.7K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as melunak
Read
+Library
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

PLOKK Telur matang seketika pecah kala dibentur ke jidat lebarnya sendiri. Wanita berponi belah dua itu menatapku seperti terlihat gemas karena sedari tadi aku hanya menatapnya tanpa berkedip. “Mel, kamu toh kayak bayi! Polos amat! Tuh si Burhan cari perhatian dari tadi kamu malah enteng nganggurin. Balas senyum, toh, Mel, Mel.”
1022.9K viewsCompletedAdded to Library 503 Times as melunak
Read
+Library
Duke Dingin itu Menginginkan Tubuhku

Duke Dingin itu Menginginkan Tubuhku

“Minumlah. Ini ramuan pereda pengar tradisional yang biasa dibuat para pelayan di dapur. Sedikit pahit, tapi jahe dan madu di dalamnya akan menenangkan perutmu yang terbakar wine.” Lucien duduk dengan susah payah, memijat pelipisnya yang berdenyut. Ia menatap gelas itu, lalu beralih menatap Sienna. Ada sesuatu yang berbeda pada wanita ini. Ketegasan di matanya bukan lagi sekadar bentuk pertahanan diri, melainkan sebuah dominasi yang halus. Lucien mencoba mengingat apa yang terjadi semalam, ciuman panas, pengakuan yang merancau, dan rasa frustrasi terhadap Albert. Namun, ingatannya terputus di saat ia merasa dunianya menjadi gelap.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as melunak
Read
+Library
Aku Mati di Pernikahanku

Aku Mati di Pernikahanku

Gue udah janji nggak bakal lepasin dia lagi. "Dan sekarang," Lucien menekan sebuah tombol di lengan kursi rodanya, membuat belasan robot sulur mekanis dengan ujung jarum suntik tipis perlahan turun dari langit-langit laboratorium, membidik lurus ke arah tengkuk Braelyn. "Aku butuh memori linier di otakmu untuk menyempurnakan lini masa ini menjadi absolut. Jangan khawatir, proses penghapusan ingatan kali ini... tidak akan menyisakan ruang untuk dejavu lagi."
101.2K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as melunak
Read
+Library
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Itu adalah penolakan implan skala masif yang telah bermutasi menjadi infeksi metalurgi mematikan. CATATAN BIOLOGIS - FATAL ERROR (Sistem Tidak Ditemukan. Hanya daging yang merekam kerusakannya sendiri). Raka tidak bisa melihat apa yang mereka lihat, namun reaksi dari wajah Naya dan Aira menceritakan segalanya. Ia tersenyum tipis, sebuah senyuman pasrah yang menyayat hati. "Aku rasa... Kael harus menyiapkan gergaji mesinnya untukku."
10979 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as melunak
Read
+Library
Kini Aku Melupakanmu

Kini Aku Melupakanmu

Setelah menyelesaikan proses perceraian di Kantor Catatan Sipil, Ryan Badawi mengangkat tangan untuk melihat jam. "Masih dua menit lagi sebelum obatnya mulai bekerja. Selama tiga hari ini, kamu akan melupakan semua kenangan cinta padaku. Setelah minum obat penawarnya, kamu juga tidak akan ingat apapun yang terjadi dalam beberapa hari ini, jadi kamu tidak akan sedih.”
5.9K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as melunak
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

“Jika kau memukulku, aku akan membalas. Jika kau menghinaku, aku akan membalas. Kami tidak lagi berada di level yang sama, Reno.” Arya berbalik, meninggalkan Reno yang masih terbatuk-batuk menahan sakit. Ia mengambil kembali trolinya dan melanjutkan pekerjaannya seolah tidak terjadi apa-apa. Gerakannya kini lebih efisien, lebih teratur. Insiden kecil ini adalah penanda: pria yang lemah itu telah mati. ***
10894 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as melunak
Read
+Library
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

Ia melihat layar yang retak itu, yang kini hanya menampilkan satu baris kalimat tunggal yang terus menetap di sana tanpa pernah berubah lagi: TENUNAN TELAH SELESAI. SELAMAT DATANG DI RAKYAT MANUSIA. Lilia menekan tombol Shutdown permanen pada perangkat tersebut. Ia melihat layar itu meredup, lalu mati sepenuhnya, memutus ikatan terakhirnya dengan teknologi Sektor Nol. Ia melemparkan perangkat itu ke dalam perapian, melihatnya meleleh dan terbakar habis menjadi abu yang tak bermakna.
470 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as melunak
Read
+Library
Temanku Menusukku Dari Belakang

Temanku Menusukku Dari Belakang

Selamat ya! Agus: Cie ... Neva mangsa baru?! Shela langsung mematikan ponselnya, dia seakan malas membaca pesan dari grup chat yang ia rasa sangat berlebihan tersebut. ** Pagi hari. Shela membuka matanya yang nampak berat. Dia mengingat-ingat jika semalam dia tidak menangis. Namun mengapa matanya sangat berat? Bahkan kepalanya pun terasa pusing saat dia terbangun pagi itu. Setelah mengurut keningnya sebentar, ia meraih ponsel di atas nakas yang terletak di samping tempat tidurnya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as melunak
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status