Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mata Batin

Mata Batin

"Di Jakarta Timur. Di sana Mas bisa melanjutkan tujuan ke tempat lain." Bara menatap bus tersebut. Bangkit dari duduk dan melangkah ke arah bus itu. Bus yang baru saja sampai terminal. "Mas, bus itu baru datang pasti harus menunggu lagi. Sebelah kanan, jurusannya sama," cetus lelaki itu. "Saya mau naik itu saja. Tak apa menunggu lama." Beberapa penumpang turun. Bara menunggu mereka hingga tak ada penumpang tersisa.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 424 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
Mutasi Alam Liar

Mutasi Alam Liar

Semua orang keliatan tegang, cemas mikirin masa depan. Budi dan Rina berdiri di pinggir, nunggu karena nggak ada tempat duduk. Banyak bus delay. Bus ke Muara Teweh juga delay pas jam 13.30. Kayak ada sesuatu yang terjadi di perjalanan. “bus kita delay lagi. Nggak tepat waktu banget,” keluh Rina. “Nggak apa-apa. Yang penting sampe tujuan,” hibur Budi.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

Pada saat membuka matanya dia melihat banyak pelajar SMA yang sedang menunggu bus. Sepertinya halte bus ini dekat dengan sekolah SMA, sehingga banyak siswa yang menunggu bus untuk pulang. ….
9.6171.7K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as menunggu bus sebaiknya di
Show Reviews (26)
Read
+Library
MN Rohmadi
Terimakasih atas support dan dukungan para pembaca setia Menantu sang Jendral Besar, yang telah mengikuti perjalanan Darko sampai tamat di season ini. Tunggu cerita petualangan Darko di season 2 Menantu sang Jendral Besar 2 terimakasih.
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Read All Reviews
ISTRI KECIL SANG CEO

ISTRI KECIL SANG CEO

Ia memilih tempat duduk di dekat jendela, lalu duduk dengan tenang. Bus berjalan perlahan di jalan layang Kota A, menuju pusat kota yang paling ramai, Gedung Komersial Imperial. Saat bus berhenti di perumahan berikutnya, beberapa orang tua dan beberapa anak muda naik ke dalam bus. Ketika penumpang terakhir, seorang kakek, menaiki bus dan menempelkan kartunya di mesin pembayaran, semua kursi sudah penuh.
10789 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
Safir dan Delapan Berandal

Safir dan Delapan Berandal

Eight langsung berlarian mengikuti Mahesa yang sudah jauh keluar dari basement, sementara di paling belakang Safir ditarik oleh Sam dengan semangat menggebu-gebu. Di seberang pendopo, Eight sudah berkumpul dengan Safir di depan beberapa kendaraan yang menyerupai bus mini warna-warni. Bus itu tidak terlalu tertutup, lebih terbuka, membuat penumpang bisa menikmati pemandangan dengan bebas. Mereka berdiri di depan bus berwarna merah muda--Widra dan Sean yang memilih. "Seorang dua puluh ribu, ya, Aa. Karena belum ramai, jadi gak ada waiting list, Aa bisa langsung naik aja. Bayar ke petugas yang ada atau bisa pakai Qris."
10593 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
MALAM PERTAMA DENGAN BOS MAFIA

MALAM PERTAMA DENGAN BOS MAFIA

"Apa? Yang kenapa memilih jalan kaki daripada naik mobil?" "Iya." "Gak kenapa-kenapa. Aku cuma kangen pengen naik bis saja," jawab Rain santai. Lelaki itu menuju halte bus. Beruntung sebuah bus langsung lewat ketika kami baru lima menit menunggu. Kembali kami dibuat bersyukur karena ternyata masih banyak bangku yang kosong. Aku memilih duduk di dekat jendela. Rain menjejeri. Lalu bus pun bergerak.
9.933.3K viewsCompletedAdded to Library 800 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
Titik terakhir

Titik terakhir

Kupikir Miko hanya membual ketika berujar hendak menjemput. Cahaya agak meredup. Bus yang tengah kutumbangi berhenti tepat di terminal Giwangan. Seluruh penumpang berbondong-bondong ingin segera terbebas dari kegabutan duniawi. Lekas beristirahat selepas perjalanan panjang. Hal itu membuat aku menyimpan android pada saku jaket, menggendong tas belakang, kemudian menunggu antrian untuk keluar dari bus. Cukup berdesakan karena memang ini menjadi tempat paling banyak dituju penumpang.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
Berbagi Suami dengan Sahabat Sendiri

Berbagi Suami dengan Sahabat Sendiri

Lanjut menata dada agar ia semakin tenang dan tak ada keraguan yang memberatkan perjalanan hari ini. Berjalan cukup jauh, menuju halte bus di persimpangan. Sesekali melihat jam tangan di pergelangan kiri. Biasanya, bus arah kota akan melintas pukul tujuh pagi. Melihat bangku halte yang kosong, Una memilih menunggu di sana.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Jarak asrama dengan tempat perbelajaan yang ingin kutuju cukup jauh, sehingga aku harus menaiki bis untuk dapat ke sana. Aku pun berhenti di halte bus dan menunggu bus rute yang kutuju berhenti di sini. Setelah sekitar 5 menit menunggu, akhirnya bus yang kutunggu datang. Aku langsung menaiki bis tersebut dan mengambil kursi di tengah pojok kiri dekat dengan jendela. Aku ingin mengamati keadaan sekitar. Aku berharap aku akan mendapatkan kejadian yang tidak terduga.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
Istri Kontrak Tuan Nick

Istri Kontrak Tuan Nick

Setelah sampai, Oliv duduk di sana dan menunggu bus. “Huft, kalau nggak karena males berinteraksi sama mas-mas grab. Mana mungkin aku naik bus,” gumamnya. Oliv melihat ke jam tangannya, kemudian menatap ke jalanan yang ramai pengendara di sana. Tak lama kemudian, akhirnya bus yang di tunggunya datang dan dia segera berjalan masuk ke dalam sana. Dia melihat ke sekitar memastikan ada bangku kosong di sana.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as menunggu bus sebaiknya di
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status