Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Lirea hanya bisa menggertakkan giginya keras sembari menggelengkan kepala, lalu melontarkan dua kata dengan begitu ketus, "Aku akan lari!" Kemudian tubuh kecilnya berputar, melawan matahari yang terik dan menyengat, dan tubuh kurus itu mulai berlari mengitari lapangan. Dari 6000 orang yang menonton, tidak satupun dari mereka yang berani berbicara. Lirea sedang berlari sementara mereka yang hanya berdiri di bawah sinar matahari saja sudah tidak tahan, apalagi Lirea?
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

Mereka bertiga balapan berlari kearah tengah lapangan dengan cepat, Sagara lari dengan seluruh kemampuannya jika kalah akan sangat malu karena dua temannya bukan pelari yang hebat. “Hallo cewek” sapa Abian sambil menaikkan satu alisnya yang membuat Sagara dan Darrel merasa geli melihatnya. “Hai Sagara, Hai Abian, Hai Darrel” sapa mereka bersama-sama. “Kalian lagi olah raga ya?” ujar Abian berbasa-basi. “Apaan sih bi pertanyaannya. Anak tk juga tahu kali kalau mereka lagi olah raga mah” sahut Darrel.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

tanya batin Ronal heran, dengan sedikit cengengesan menatap cara lari makhluk tadi. Cara lari yang lucu, termiring-miring seperti kepiting dengan kepala menghadap ke samping, ke arah warung. Langkah seribunya yang dianggap tunggang-langgang itu, sangat pelan dan ribet. Gimana nggak ribet? Larinya sambil miring ...!
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Dengan kecepatan seperti monyet, ia melesat menuju luar rumah, dan dalam beberapa detik, terlalu cepat untuk dilihat oleh Rangga yang masih tertidur. Ayah Rangga kini berdiri di atas atap rumah, berjalan mondar-mandir tanpa tujuan, seolah-olah ada yang menggerakkannya. Kemudian, sesuatu menarik perhatiannya. Dari kejauhan, sebuah pohon kelapa berdiri tegak, dan tanpa berpikir dua kali, Ayah Rangga berlari dan memanjat pohon itu dengan gerakan cepat dan lincah, seperti seekor monyet yang tak sabar mencapai puncaknya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
Obsesi Gila Tetangga Arogan

Obsesi Gila Tetangga Arogan

Bola mata Mona memutar sempurna, karena ia tahu Hira dulu sangat takut sama kuda, ia bahkan beberapa kali jatuh saat berlatih kuda di masa lalu. “Kamu yakin Hira …?” Mona memastikan. “Iya, ayo kita ganti kostum.” Kedua sahabat itu meninggalkan acara dan berjalan ke samping gedung di sana ada kandang kuda dan lapangan balap kuda. Hira dan Mona sudah mengenakan seragam helem dan sepatu boot. Penampilan cantik Nyra saat mengenakan paAdnann ketat itu mengundang perhatian rekan-rekan Adnan yang saat itu sedang duduk di pinggir taman.
10.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

Ken bisa melihat adanya emosi yang membara dalam diri yang sangat tergambar pada ekspresi wajahnya, mereka sudah terlihat seperti gunug berapi yang siap meletus kapanpun. “Braaaggkk! Apa-apaan monster monyet itu, dia bisa menggunakan segala teknik dan bisa menyerang dan bertahan secara bersamaan menggunakan kaki dan tangannya, pergerakannya juga sangat lincah dan sulit ditebak,” jelas Yuna yang meluapkan emosinya. “Tuan, bagaimana monster monyet itu bisa sekuat itu? padahal dia ada di tingkat merah cerah, tetapi serangan dan pergerakannya sangat tidak masuk akal,” tanya Yuna.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Braaaaaakkkk Sima dan monyet itu berguling beberapa kali, hingga tubuh keduanya berguling ke arah jurang yang menganga di lapangan itu. Keukkk Sima tampaknya tidak dalam posisi yang menguntungkan, setelah monyet itu menangkapnya dengan tangannya dan berguling beberapa kali. Sekarang tubuh Sima berada tepat di pinggir jurang, dengan leher yang tercekik oleh monyet besar itu, yang mencoba menjatuhkan Sima dari atas tebing.
9.8682.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.8K kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Monster itu bergerak dengan langkah lebih hati-hati sekarang, insting hewaninya mendeteksi bahaya di depan. Setelah beberapa menit yang terasa seperti selamanya, mereka mencapai tepi sebuah lapangan—area terbuka di tengah hutan yang dikelilingi oleh pohon-pohon cemara tinggi. Pemandangan yang menyambut mereka membuat darah mereka seketika membeku. Bersambung
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
RUN! [Bahasa Indonesia]

RUN! [Bahasa Indonesia]

Teresa menangis di bawah guyuran hujan namun tak menghentikan langkahnya. Langkahnya terhenti saat mendengar lolongan serigala, jantungnya berpacu cepat dan detik berikutnya dia berlari. Nasib sial untuk Teresa, setelah 20 langkah berlari dirinya tergelincir ke depan dan masuk ke jurang dengan batu batu besar. Jurang ini cukup dalam, kepala Teresa lagi lagi terbentur namun kali ini benturan nya sangat keras membuat kesadaran nya menghilang.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

Tap tap tap WWWUUUSSSHHH Itu bukan satu orang, ada 3 orang yang terlihat berlarian seperti dikejar-kejar oleh binatang buas. ketiga orang itu berlarian bersama saling memegang tangan masing-masing. dua orang tua, pasangan suami istri beserta satu anak perempuannya. Ketiga orang itu terus berlarian tanpa menoleh kebelakang., tetapi langkah dan kecepatan mereka terlihat seiring seirama satu sama lainnya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai monyet apa yang berlari-lari di lapangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status