Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Pendekar

Sang Pendekar

kata Dogma sedikit memantik amarah Panglima Kumari. "BEDEBAH...!" Panglima Kumari langsung bangkit dan menyabetkan pedang ke arah kepala Dogma, namun dengan sangat cepat Dogma dapat menghindarinya dan balas menerjang tubuh sang panglima dengan tendangan keras, sehingga tubuh kekar yang dimiliki oleh Panglima Kumari sulit menahan keseimbangan. Dogma tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, secepat kilat pedang dalam genggaman tangannya melesat dan berhasil melepaskan kepala Panglima Kumari dari tubuhnya.
9.9166.5K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as narimo ing pandum
Show Reviews (150)
Read
+Library
CahyaGumilar79
Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir di cerita ini. Buat Reader semua yang suka dengan karyaku, kalian bisa mampir juga ke cerita lainnya. Pandu Kesatria Genda Yaksa, Wanara, Sang Pendekar Season 2. Segala bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat aku sebagai penulis. Terima kasih...
Zhu Phi
Kalau berkenan mampir ya kak Cahya di Ksatria Naga Phoenix Ditunggu review-nya dan sarannya Terima Kasih Numpang promote juga ya Kisah ini bersetting kerajaan, persilatan, fantasi, serta misteri yang tidak terpecahkan
Read All Reviews
ANNORA

ANNORA

Allamanda.Catharticaroraanaisbungkamarin
Gara memperbaiki posisi gitarnya. "Nyanyi apa?" "Apa aja." "And if you like midnight driving with the windows down..." Manda menyanyikan salah satu lagu milik One Direction yang berjudul 'Perfect' dengan suara merdunya. Bahkan tanpa iringan nada dari gitar yang sedari tadi dipegang Gara, lagu itu seolah sangat cocok dinyanyikan oleh cewek itu. Gara sampai terpaku melihatnya yang bernyanyi sambil memejamkan mata, menghayati setiap lirik yang dinyanyikan.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as narimo ing pandum
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

Roman pandai berenang, gerakannya sangat cepat, ia meraih pinggang Ayu dan membawanya menuju ke atas. Ayu sudah dalam keadaan pingsan, wajahnya hampir berubah menjadi biru. Roman menekan tubuh Ayu, ia berharap wanita yang is selamatkan ini bisa kembali bernapas seperti semula. "Uhuk ...." Ayu dapat mengeluarkan air yang sudah masuk ke dalam tubuhnya. Roman bernapas lega, keduanya basah karena tercebur ke kolam. "Kau tidak apa-apa? Apakah ada yang sakit?!" tanya Roman, sikapnya tiba-tiba berbeda, bukan seperti Roman yang terlihat kekanak-kanakan.
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as narimo ing pandum
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 35 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Bertahan untuk suatu hubungan yang belum bernama akan selalu menyisakan kesakitan tanpa bisa menunjukkan. Keyakinan seteguh karang pun bisa saja mendadak runtuh terkikis debar ombak kenyataan. Bahkan keinginan untuk menyerah bisa datang tanpa pernah diundang. Sungguh keadaan yang paling tidak diinginkan bagi semua wanita di dunia, khususnya Andyra Arsha. Ia hanya bisa diam menyaksikan sebuah pemandangan yang terlihat begitu sempurna dan bahagia dari luar pintu.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as narimo ing pandum
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

"Tuan Muda, lihat ini!" Shilpy menunjuk ke badan pria itu, tatapan mata Shilpy memadat, tangannya dengan kasar merobek pakaian Jo. Hal menarik perhatian adalah sebuah gambar berbentuk dua lingkaran yang saling terhubung, sangat besar dan hitam pekat. Fugaku Meteor sedikit menyipit, dan cahaya berbahaya melintas di atasnya. "Tuan Muda, sepertinya pria ini adalah simbol dari organisasi 'Incredible Blood'," Shilpy berkata dengan suara yang dalam.
8.8146.2K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as narimo ing pandum
Read
+Library
Sang Pemburu Naga

Sang Pemburu Naga

Sementara itu, Panglima Gyeomsabok melebarkan perisainya untuk membentuk perisai cembung yang berguna mengurung anjing neraka teraebut. Selepas menyalurkan Him yang dimiliki pada tali tak terbatas, Panglima Naegeumwi menghentikan aksinya. Dari balik perisai cembung yang mengitari si anjing neraka, tampaknya makhluk mengerikan itu telah hancur lebur. "Sial! Karena dia anjing neraka, kekuatanku sedikit diserap." Kata Panglima Naegeumwi.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 117 Times as narimo ing pandum
Read
+Library
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Hm.” Amara tidak mengerti apa yang terjadi. Saat dia membuka matanya dan hendak mengecek ponselnya, ada terlalu banyak pemberitahuan yang maasuk. Terlalu banyak sampai mambuat Amara ketakutan kalau kalau ponselnya mungkin saja akan rusak. Amara membuka aplikasi instagramnnya. Pengikutnya bertambah terlalu banyak. Sepuluh kali lipat. Itu benar-benar diluar dugaannya.
376 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as narimo ing pandum
Read
+Library
Rahasia Nara

Rahasia Nara

Selang 5 detik, pamanku satu-satunya itu membalas chat dengan stiker emoji penuh lambang cinta. Drrrt. Drrrt. Gawai bergetar saat kugenggam di tangan kanan. Kemudian panggilan video masuk setelah aku mendapatkan balasan. Dan di jendela aplikasi, timbul sosok kak Banu dengan latar belakang sebuah poster salah satu karakter anime Jepang yang terkenal seantero penjuru planet bumi. “Hai, Nara! Senang mendengar kabar tentang novelmu itu. Untunglah Erina memaksamu habis-habisan untuk mengirimkan naskah ke penerbit.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as narimo ing pandum
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Dimas tampak mengenakan mantel hitam panjang yang sudah lusuh, namun sorot matanya tajam dan penuh dengan pengalaman. "Siapa kau, dan apa maksudmu dengan 'kalian butuh aku'?" tanya Arga dengan nada tegas, menahan pintu setengah terbuka. Dimas melangkah maju tanpa diundang, membuat Arga terpaksa mundur untuk memberi ruang. "Namaku Dimas," ucapnya sambil melirik ke arah Anandia yang tampak terkejut di sofa. "Aku pemburu paranormal. Sudah lama aku mengamati kutukan ini, dan aku tahu apa yang sedang kalian hadapi."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as narimo ing pandum
Read
+Library
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

“Inilah sang penantang baru di kelas berat, berasal dari Holystan, dengan tinggi badan seratus sembilan puluh satu sentimeter dan berat badan sembilan puluh lima kilogram, seorang petarung yang akan membuat kejutan di HolyMMA. Sambutlah, Aliyev!” Tepuk tangan meriah menggema sampai ke sudut-sudut ruangan. Aliyev berjalan dan berlari ke sana kem mari mengelilingi oktagon, memanaskan badannya, dan meningkatkan gairah bertarungnya. Jepret kamera tak henti saat Aliyev meninju-ninju udara dan melompat-lompat melakukan peregangan otot. Tidak ada ketegangan dan khawatir, tetapi yang ada hanyalah semangat tinggi dan kemauan keras ingin jadi pemenang.
914 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as narimo ing pandum
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status