Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Benda itu membentur pucuk kepala berbalut kupluk mantel hitamnya lumayan keras, sampai-sampai menimbulkan bunyi nyaring segala. Mengusap tempat nyeri sambil meringis, mengalihkan manik matanya ke benda rajungan tersebut, Tumang yang mendapati itu adalah gulungan benang berwarna merah … yang tampaknya telah meluncur dari puncak batang pohon di atas tubuhnya, … sontak membelalakkan matanya lebar. Sulit di percaya! Ada rumah pohon di tengah-tengah hutan ini!?
104.4K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as pohon rimba
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

gumam Vanya terkekeh. Setelah selesai sarapan, Vanya berjalan-jalan di area hotel. Dia mengagumi dalam diam setiap sudut bangunannya, mata dia tertarik ketika melewati jendela kaca yang lebar menyajikan pemandangan kolam renang yang airnya jernih, di samping kanan dan kirinya ditumbuhi pohon kamboja, ada pohon palem juga. Vanya pun mencari pintu untuk bisa sampai di kolam renang tersebut, dia langsung mengambil tempat duduk khas pantai.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as pohon rimba
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

“Iya, Yon. Yang penting kita bareng, itu sudah cukup.” Dinda berlari kecil ke halaman, tertawa melihat kupu-kupu kecil yang hinggap di bunga liar. Suara tawanya menenangkan hati, seperti pengingat bahwa di balik semua perjuangan, selalu ada alasan untuk tersenyum. Rumah baru kami memang kecil, tapi halaman depannya luas. Di sanalah nanti aku berencana menjemur gorengan dan menata meja jualan sederhana.
915 viewsCompletedAdded to Library 29 Times as pohon rimba
Read
+Library
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

Mina sudah cukup pandai karena di yayasan ART mereka di ajarkan sesuai keterampilan yang diperlukan. Sementara itu, di taman belakang. Alma dan Arya duduk bersisian. Mereka membiarkan hembusan angin yang menyelinap melalui celah pagar tinggi taman belakang menyapu wajah mereka. Deretan pohon cemara tumbuh mengelilingi pagar sejajar dengannya. Ada beberapa pohon manga yang rindang. Ada juga tetumbuhan sayuran kecil yang dirawat seperti cabai, tomat, dan sederet tanaman kemangi. Tumbuh subur pada sudut halaman lainnya.
9.7330.6K viewsCompletedAdded to Library 11.9K Times as pohon rimba
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Kami adalah jiwa-jiwa yang terperangkap oleh perjanjian leluhurmu. Setiap bulan purnama, kami diambil dari dunia manusia dan dibawa ke sini, untuk memberi makan pohon itu.” “Pohon itu?” Bima bertanya, meskipun ia sudah bisa menebak jawabannya. Anak itu menunjuk ke kejauhan, di mana sebuah pohon besar menjulang tinggi. Pohon itu tampak seperti monster, dengan cabang-cabang yang berbentuk tangan, dan akar-akar yang mencengkeram tanah dengan rakus. Di tengah batangnya, ada wajah manusia yang terus bergerak, mengerang kesakitan.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as pohon rimba
Read
+Library
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Langit sore itu berwarna abu keunguan, seperti lukisan murung yang dipelintir angin. Arga duduk di tanah, tubuhnya masih gemetar, dan satu-satunya yang bisa dia rasakan… adalah kosong. > “Rino…” Suara namanya sendiri seolah hanyut dalam desir angin hutan. Tapi ini bukan hutan biasa. Pohon-pohon di sekelilingnya memang pohon dari dunia nyata… tapi tidak benar-benar sama.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as pohon rimba
Read
+Library
Pelayan Kesayangan Tuan Duke

Pelayan Kesayangan Tuan Duke

Kabut putih yang pekat mulai menelan iring-iringan kuda saat mereka melewati batas luar Hutan Obsidian. Pohon-pohon di sini tidak seperti pohon di pinggiran Ravenshire; batangnya hitam legam, menjulang tinggi dengan dahan-dahan yang saling melilit, menutupi sebagian besar cahaya matahari yang tersisa. Emily menarik napas, namun udara yang masuk ke paru-parunya terasa tajam dan membekukan, kontras dengan pelipisnya yang masih basah oleh keringat akibat memikul beban logistik tadi.
7.85.2K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as pohon rimba
Read
+Library
DARAH SEPASANG

DARAH SEPASANG

Mencoba mengobati sepi, di kesunyian malam. Tak berselang lama... Terlihat gelagat aneh dari Indah, dia mencengkram tanganku dengan kencang sambil pandangannya menelusur jauh kearah pepohonan. "Syah, kamu lihat gak pohon besar yang ada ditengah." Ucap Indah sambil menunjuk arah pohon besar yang jauh disana. Terlihat pohon tersebut akar-akarnya menjerumus keluar dan beberapa ranting kering menutupinya. Pohon tersebut adalah pohon beringin.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as pohon rimba
Read
+Library
Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

"Iya, tak apa-apa, Pak. Saya butuh daunnya aja." Aku terus berkeliling dan mengamati pohon yang tumbuh begitu subur. Seperti yang dikatakan Pak Atim, pohon jambu biji berada di paling ujung, cukup melelahkan juga berjalan sampai di sini. Tapi memang tanah ini begitu asri. Pohon-pohon mangga pun tengah berbuah. Bila diterpa angin, dedaunan saling bergesekan hingga menimbulkan suara gemerisik yang khas. Aku mengambil pucuk daun jambu itu beberapa helai, lalu kembali ke dalam rumah. Mencucinya hingga bersih, serta membuatkan cairan oralit untuk El.
10255.8K viewsCompletedAdded to Library 7.2K Times as pohon rimba
Read
+Library
Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Tujuannya mengayuh batang bambu yang panjang itu dengan sedikit pengerahan tenaga dalam hanya untuk mempercepat perjalanan mereka, siapa sangka ada hal lain di luar pengetahuan pemuda itu sendiri. Tidak ada yang berbeda dengan kondisi di kiri dan kanan tepi sungai tersebut, sama saja dengan rimba lainnya, lebat dan rimbun. Kecuali, dengan banyaknya tanaman bambu yang tumbuh di dua tepian sungai tersebut. Ya, tanaman yang satu itu memang seperti terpusat di dua titik itu saja. ‘Lalu, kenapa harus disebut sebagai Rimbo Mati?’ tanya Mantiko Sati di dalam hati. ‘Bahkan, kenapa orang-orang ini seperti ketakutan?’
9.8105.2K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as pohon rimba
Show Reviews (41)
Read
+Library
Srigede Hanif
saya lihat banyak novel baru yang rilis, tapi ko yg Sibunian Tongga terkesan tidak dlirik sama pihak GN,, apakah sesulit itu untuk mnerbitkan novel baru dsini?, babang Tothor ayo dong lebih smangat lagi ngajuinnya biar novel Sibunian Tongga sgera rilis, sdikit kurang sabar nih nunggunya, T.T
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status