PESUGIHAN GUNUNG SEMERU
guman Tejo sekilas mengedarkan pandangannya ke sekeliling kemudian menatap pada Wini.
"Ah, bagaimana kalau aku menikah lagi ya, Win. Sekarang kan sudah tidak ada yang bisa menghalangiku untuk menikahi lagi," tutur Tejo menyungingkan senyuman pada Wini yang terdiam, melirik kepadanya.
"Boleh ya, Win?" Tejo menjatuhkan tatapan memohon pada Wini.
"Hahaha ...!" Lelaki itu tergelak kemudian. "Tentu saja boleh, siapa yang berani melarang Tejo, orang paling kaya di Ranupani, hahaha ...!"