Broken
Kini ia kebingungan siapa lagi yang bisa membantunya.
Pikirannya yang sudah terlanjur menemui jalan buntu akibat kekhawatiran dan kecemasan, membuat pria itu tidak bisa berpikir jernih. “Ya ampun...” teriak Yandi.
Pikiran Yandi menjadi sangat kacau. Ia mengacak-acak rambutnya, “Ini nih akibat gak punya teman. Sekarang mampus kan, lo! Mau minta sama siapa lagi coba?” Yandi malah memarahi dirinya sendiri karena tak memiliki teman, selain teman-teman setiany di masa putih abu-abu. “Kenapa gue malah gak punya teman lain lagi? Sekarang gimana dong?”
인기 회차