Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri yang Kau Anggap Bodoh

Istri yang Kau Anggap Bodoh

"Ubur-ubur ikan lele. Saatnya gantinya Kakak ipar le." Sukma bangkit dari pembaringan. Rasa kantuknya lenyap berganti dengan amarah yang memanaskan sekujur badannya. Dia berjalan hilir-mudik sembari melihat tangkapan layar story WA Rani yang dikirim Mirna. Statusnya tidak berbeda malah semakin berani. Salah satunya adalah. "Niat baik dipercepat, singkirkan yang menghalangi."
107.5K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as puisi anggia
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Cahaya kecilnya memantul di dinding, menari lembut bersama bayangan daun di luar jendela ia menatapnya lama, lalu mengambil buku hariannya dan menulis satu halaman terakhir, “Kami sudah melewati hujan, badai, dan malam yang panjang. Tapi dari semua itu, aku belajar satu hal, pelita yang paling kuat bukan yang paling terang, melainkan yang tetap menyala bahkan ketika angin mencoba memadamkannya. Dion aku janji, pelita ini akan terus ada. Untukku, untuk Dinda, dan untuk siapa pun yang percaya bahwa kejujuran masih punya tempat di dunia.”
867 viewsCompletedAdded to Library 26 Times as puisi anggia
Read
+Library
Foto Istriku di Aplikasi Kencan Online

Foto Istriku di Aplikasi Kencan Online

“Aku masih cinta sama kamu, Shira.” Namun kertas itu tetap dingin dan diam, tak menjawab apa pun. - Sementara itu, di jalanan yang lengang, Anggara melajukan motornya dengan kecepatan tinggi. Lampu-lampu jalan berkelebat di sisi penglihatannya. Angin malam menerpa wajahnya, tapi tak mampu mendinginkan pikirannya yang terasa panas dan sesak.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as puisi anggia
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

(Artinya: Aku berlindung dengan wajah Allah Yang Maha Mulia dan dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna yang tidak ada orang yang baik dan tidak pula orang yang durhaka dapat melampauinya, dari kejahatan apa saja yang turun dari langit dan dari kejahatan apa saja yang naik ke langit; dari kejahatan apa saja yang masuk ke dalam bumi dan dari kejahatan apa saja yang keluar dari bumi; dari fitnah-fitnah di waktu malam hari dan di waktu siang hari; dari bencana-bencana dari malam hari dan siang hari, kecuali bencana yang datang dengan kebaikan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang. Anggara melempar batu kerikil ke arah setan berwujud perempuan yang ada di depan pintu rumah. Makhluk itu menjerit dan
9.751.1K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as puisi anggia
Read
+Library
Pengorbanan Hati sang Ibu Angkat

Pengorbanan Hati sang Ibu Angkat

Dia tidak membalas, terus diam tak bergeming. Syyyyuuuhhhh! Angin sore merembus lumayan kencang, Pandu menoleh pada pohon jambu yang tadi mereka naiki untuk menghindari kejaran angsa. Tercipta sebuah replika ulang, di pandangan Pandu. Ketika Kembang jatuh, dan Pandu secara reflek menangkapnya, saling beradu tatap hingga dia mengingat jelas. Bagaimana dadanya mulai berdetak hebat, kala ia bertatapan dengan Kembang dan angin lewat membuat rambut Kembang yang tipis nan panjang itu berterbangan di sapu angin.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as puisi anggia
Read
+Library
Antara Aku dan Adik Tiriku

Antara Aku dan Adik Tiriku

"Kau seperti ikan asin yang habis dijemur di bawah terik matahari, kau tahu? Sangat kaku dan jelek." "Apa?!" Syaqila tak percaya ini. Pria itu berani sekali mengejeknya. Dia tidak terima. Syaqila mengangkat tasnya dan memukuli pria itu dengan brutal. "Siapa yang kau bilang ikan asin?! Justru kau yang mirip beruang kutub! Selain dingin, kau menyeramkan! Kau menyebalkan! Pergi saja ke kutub utara dasar pria jelek!"
4.6K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as puisi anggia
Read
+Library
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

"Wah, luar biasa, suaranya benar-benar sangat merdu, Anda benar-benar sangat berbakat." "Benar, dia membuat perabotan yang tidak berarti itu menjadi naik kelas. Dia benar-benar sangat luar biasa." "Nona, sebelumnya kami belum pernah melihatmu, apakah kamu adalah musisi dari luar negeri?" Dahayu kembali tersenyum. "Terima kasih jika kalian menganggap saya seorang musisi, tapi sebenarnya saya hanya seorang amatiran yang sering melampiaskan kebosanan dengan alat rumah tangga. Tapi jika sangat menghibur, itu suatu kehormatan bagi saya. Melodi ini saya persembahkan untuk Tuan Agis yang sedang merayakan ulang tahun. Selamat ulang tahun Tuan Agis, semoga panjang umur dan selalu diberkati dalam hal
103.7K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as puisi anggia
Read
+Library
Antara Aku Dan Kamu

Antara Aku Dan Kamu

tanya Livla. "Kamu lihat?" tanya Anji. "Aku lihat, hanya sekilas. Mereka bawa senjata juga, pisau." "Sepertinya bukti tentang mereka telah dimusnahkan, pasalnya tidak ada apa pun di sana yang mencurigakan," ujar Damian. "Tetap lanjutkan penyelidikkan, gua nggak bakal berhenti cari tuh dalangnya," ucap Gio.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as puisi anggia
Read
+Library
ISTRIKU GILA?

ISTRIKU GILA?

nasihat Kak Angga. "Kakak puitis juga," sahutku dengan senyum. "Kalau laki-laki gak puitis, gak bisa menaklukan hati perempuan. Seperti sekarang, karena kepuitisanku, kamu bisa tersenyum," katanya percaya diri. "Ya, adiknya kan, kuliah jurusan sastra. Jadi, kakaknya juga ketularan," sahutku dan membuat Kak Angga mencebik cukup keras.
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 700 Times as puisi anggia
Read
+Library
Sang Penggoda

Sang Penggoda

ketus Lilis pada Rinjani. “Aku putri dari lelaki ini. Lalu kamu siapa, seenaknya aja menggandeng suami orang!” bentak Rinjani pada Lilis. “Aku istri baru Jordi, kenalkan namaku Lilis. Aku akan menjadi ibu barumu,” Lilis mengulurkan tangannya pada mahasiswi cantik itu.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as puisi anggia
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status