Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Namun, amaf aku begitu mengecewakan Jika keduanya kutitip harapan Karena pada akhirnya Aku temui malam yang selama ini aku impikan Dengan damai aku merebah Di bawah konstelasi bintang langit malam Lalu aku berujar pada kegelapan “Aku ingin dipeluk sejuta bulan, bercengkrama dengan gugusan bintang, dibisik derau nan amat runyam” Kala itu aku tahu, Mentari atau senja sudah memberi indahnya Namun, malam Mendekapku tanpa tukas Tak seperti senja yanga hanya sebatas Dan wajah gelap yang selalu sama Tak pernah dilebur pagi sang mentari Mungkin kini hingga nanti Aku berucap dalam rapalan sangkil “Malam, aku menunggumu sejak pernama pertama dan kau mencinta hingga pusara terakhir”
107.4K viewsCompletedAdded to Library 258 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Langit malam yang sunyi, bumi yang luas, terjebak dalam kegelapan tak berujung. Angin bertiup. Berlalu dengan suara menderu serta dingin menusuk tulang. Cabang-cabang pepohonan pun bergoyang bak hantu yang tengah memamerkan gigi dan cakar-cakarnya. "Kaakk!" "Kaakk!" Burung gagak terkejut dan bersuara tanpa henti. "Sret!" Sekilas kilat menyambar langit malam, membawa cahaya singkat, kemudian diikuti kegelapan yang lebih pekat!
9.5368.3K viewsCompletedAdded to Library 10.7K Times as puisi jeritan malam
Show Reviews (54)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Rich 77
hai pembaca, yuk kepoin cerita tentang seorang dewa perang yang menjadi menantu tidak berguna di keluarga istrinya. Simak kisahnya setelah dia mendapati istrinya berselingkuh di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka
Read All Reviews
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

Malam sunyi, Bulan purnama bersinar, Di langit sungai ungu gelap, Gemericik air terjun, Desau angin malam, Membawa kelopak bunga wisteria, Aroma harumnya merayu angin dan kupu-kupu, Untuk berkelana bersama Mencari arti kehidupan sejati Diiringi suara merdu seruling di kejauhan, Denting senar guqin yang kesepian, Angin yang bebas menemani, Kupu-kupu terbang menari, Di atas sungai ungu gelap, Hingga bulan tak lagi berkilau. Tiānyin menatapnya tanpa berkedip. Alunan melodi ini sangat dikenalnya. Lagu itu, diciptakannya untuk seseorang yang telah meninggalkannya lima belas tahun yang lalu. “Jian Yi, kaukah itu?” gumam Tiānyin pelan. Suaranya hampir tenggelam dalam angin malam.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

Kabut tebal masih menggantung di udara, tapi gerombolan semut yang berkeliaran seperti gelombang hitam membuat kabut itu bergolak, memberi celah pandang meski samar. Suara aneh mulai terdengar dari makhluk-makhluk itu—kriekk! kriekk!—jeritan bernada logam yang menggema di malam yang sunyi. Jeritan mereka mengandung kemarahan, terutama saat teman-teman mereka terkena serangan dan roboh di tanah.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
Cinta yang panjang

Cinta yang panjang

Juga, sebenarnya acara malam puisi ini adalah salah satu hal yang aku tunggu. Dan, semuanya seperti kebetulan, malam ini kau ulang tahun. Aku pun berpikir, sebuah puisi untuk menikmati malam berdua denganmu adalah cara paling syahdu. Pukul tujuh lewat empat puluh lima menit, malam. Hujan belum juga reda. Malah semakin lebat. Sepertib enggan menyediakan waktu untuk merasakan hangatnya malam Minggu.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

"Mahh toooolllloooonnnggg maahhh..." "Maaaaahhhhh! mama," lirih Risa dengan suara serak dan sesek. Iya baru saja terbangun dari tidur lelapnya. Matanya sudah terbuka lebar menatap ke langit-langit kamar, namun tubuhnya masi terdiam kaku di atas tempat tidur. Iya berusaha sekuat tenaga untuk menggerakkan tubuhnya namun tubuhnya dari ujung kepala sampai ujung kaki terasa ada yang menindihnya. Untuk mengangkat tangannya saja sangat berat baginya sehingga iya kesulitan untuk meminta pertolongan dari mamanya yang masi terlelap di sampingnya. Iya terus mengerang semampu yang iya bisa tetapi sekeras apapun iya mencoba tubuhnya malah akan lebih terasa ditekan keras oleh sesuatu yang tak iya lihat.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Denting yang berbunyi dari dinding kamarku Sedarkan diriku dari lamunan panjang Tak terasa malam kini semakin larut Kumasih terjaga Sayang kau di mana aku ingin bersama Aku butuh semua untuk tepiskan rindu Mungkinkah kau di sana merasa yang sama Seperti dinginku di malam ini Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini Kita menari dalam rindu yang indah Sepi kurasa hatiku saat ini oh sayangku Jika kau disini aku tenang
103.8K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
Kisah Malam Pertama

Kisah Malam Pertama

Ditambah sedikit tingkah nakal untuk memancing birahinya, sebelum kemudian aku empaskan untuk mengerang kesakitan seperti malam- malam sebelumnya. Tunggu permainanku di malam ketiga ini, Diran.
1016.1K viewsOngoingAdded to Library 514 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
Terjebak Permainan Cinta Sepupu

Terjebak Permainan Cinta Sepupu

Happy reading *** Keheningan malam meliuk menarikan suara hati. Kilatan cahaya mengiris perih luka yang baru tergores. Petir yang menyambar menghancurkan kepingan hati yang dimiliki, berserakan tak berbentuk layaknya pasir gurun tertiup angin, tak mungkin lagi disatukan menjadi sebongkah rasa yang utuh.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

Ada amarah yang tiba-tiba muncul di parasnya. "Kalian laki-laki sama saja!" Jeratan di leherku terasa semakin kencang. Kayaknya aku pingsan dulu, deh. Yang ini aku yakin, aku pingsan seiring dengan tertawa mengikik ala Kuntilanak di tengah malam.
9.93.3K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as puisi jeritan malam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status