Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The CLASSMATE

The CLASSMATE

-flashback- Malam tahun baru, ketika Aska mulai pesimis dengan dirinya sendiri. Di tepian tebing karang, ia berdiri dengan putus asa. Melalui hembusan napasnya, ia mengeluh. Mengumpati semesta, menyalahkan Sang papa, mengutuk seisi bumi. Apapun itu. Asalkan itu bisa membuatnya merasa lepas. Lepas dari seluruh beban di dunia ini.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as puisi putus asa
Read
+Library
Rasa Yang Hilang

Rasa Yang Hilang

Erwin menekan sandi dan pintu pun terbuka. “Akhirnya terbuka juga, hampir kami pikir kau gantung diri saking depresi diputusi gadismu itu,” papar Lidya begitu wajah teman penyuka anjingnya ini terlihat. “Kami tidak berpikir begitu,” bantah Fathan. “Diam!” bentak Lidya pada adik pertamanya itu.
5.0K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as puisi putus asa
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.4K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as puisi putus asa
Read
+Library
Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

Rasa putus asa semakin menguasainya. Dengan air mata yang masih mengalir, Gita akhirnya duduk di pinggir jalan. Di tempat yang asing dan dingin ini, ia merasa benar-benar sendirian, tanpa arah dan tanpa siapa pun yang mengerti penderitaannya. Suara lalu lintas yang perlahan mulai terdengar seakan menggema di telinganya, menyadarkan betapa jauhnya ia dari kenyamanan yang dulu ia miliki.
4.6K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as puisi putus asa
Read
+Library
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Rinai bergemercik mendendangkan tahmid Seperti dedaunan bergerak-gerak melantunkan takbir Lembayung memesonakan indra, mengucap kidung kesyukuran Mata ini sembab, sesembab tebing-tebing disinggahi embun Ada lantunan dzikir di setiap hela embusan nafas Berucap tiada henti karena kehilangan Kudayungkan asa di senja-Mu yang megah Bilakah Engkau titipkan tulang rusuk yang Engkau kasihi? Seperti Engkau mengasihi seisi alam di senja ini Mengasihi sepasang merpati mengalunkan kepakan menuju bias cahaya Apakah ujian-Mu ini masih panjang? Apakah masih banyak kehilangan yang Engkau takdirkan untukku? Apakah masih banyak senja yang mesti kulalui dengan lantunan-lantunan panjatku pada-Mu?
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as puisi putus asa
Read
+Library
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Pengetahuannya yang dulu hanya tentang target penjualan dan meeting kantor, kini bertambah dengan kebijaksanaan sederhana yang terhubung dengan alam. Ia tetap menulis. Namun, puisinya mulai bergeser. Dari sajak-sajak tentang luka dan pertanyaan "mengapa aku tak cukup", berubah menjadi lukisan tentang keabadian ombak, tentang kesabaran batu karang, tentang nelayan yang terus berlayar meski tahu laut bisa murka. Ia menulis tentang neneknya, tentang teh jahe di sore hari, tentang kesabaran yang berbicara dalam senyap.
866 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as puisi putus asa
Read
+Library
Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

​Serangan Putus Asa yang Membara ​Nara, yang tubuhnya pasti sakit di setiap sendi karena perlakuan Tirtayasa sebelumnya, menemukan kekuatan terakhirnya. Itu adalah kekuatan keputusasaan yang lahir dari cinta dan penyesalan yang membara. Dia harus menciptakan gangguan, kesempatan terakhir, bagiku untuk melarikan diri dan menggunakan kunci yang dia berikan. ​Dia tiba-tiba berteriak, suaranya memotong udara malam seperti pisau.
698 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as puisi putus asa
Read
+Library
Reinkarnasi, Menukar Suami Pewaris dengan Pemalas

Reinkarnasi, Menukar Suami Pewaris dengan Pemalas

Waktu terasa berhenti. Putus asa menyelinap perlahan, seperti kabut yang menelan segala cahaya. Senian memejamkan mata, air mata akhirnya jatuh diam-diam, tanpa suara. “Nathan, Kalau kamu tidak datang sekarang…” Dadanya sesak menahan satu pikiran yang paling menyakitkan “Mungkin aku memang tidak ditakdirkan untuk bertahan.”
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 272 Times as puisi putus asa
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Cahaya itu terus berdenyut tidak stabil. Pelangi bisa merasakan rasa takut luar biasa. Rasa bersalah. Dan keputusasaan. “Asa… itu masa lalu!” Namun Asa terus bergetar. “…aku… salah…” Pelangi langsung menggeleng keras. “Nggak!” Air matanya mulai turun tanpa sadar. “Kamu nggak jahat!” Sosok tinggi itu berkata pelan. “Dia tetap menghancurkan semuanya.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as puisi putus asa
Read
+Library
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

Kau tinggalkan noda hitam Buah cinta kasih yang putih Inginku mati bila tak ingat dosa Ingin rasanya ku pulang ke rahim ibu Dan tak pernah terlahir lagi Lihatlah (lihatlah) terlanjur sesal Langkah diri karena janji Ibarat tangkai aku t'lah patah Ibarat gurun aku tandus Ibarat sungai aku kering Kini musnah harapanku Cinta terputus di tengah jalanan Kau tinggalkan noda hitam Buah cinta kasih yang putih Inginku mati bila tak ingat dosa Ingin rasanya ku pulang ke rahim ibu Dan tak pernah terlahir lagi
768 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as puisi putus asa
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status