Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
D E K A P

D E K A P

Suatu hari Dikala kita duduk ditepi pantai Dan memandang Ombak dilautan yang kian menepi Burung camar Terbang bermain diderunya air Suara alam ini Hangatkan jiwa kita Sementara Sinar surya perlahan mulai tenggelam Suara gitarmu Mengalunkan melodi tentang cinta Ada hati Membara erat bersatu Getar seluruh jiwa Tercurah saat itu Kemesraan ini Janganlah cepat berlalu Kemesraan ini Ingin kukenang selalu Hatiku damai Jiwaku tentram disampingmu Hatiku damai Jiwaku tentram bersamamu
107.1K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as puisi sunset
Read
+Library
Suamiku Pengacaraku (Bahasa Indonesia)

Suamiku Pengacaraku (Bahasa Indonesia)

"Kak, aku cekrek lagi ya. Bagus lho ada bias senjanya. Lihat, bagus kan?" Lidya mendadak jadi fotografer andalan bagi Haziya. Berbagai pose diambil berlatarkan laut dan semburat senja. "Indah. Masya Allah." "Jadilah seperti senja, Kak. Meski kehadirannya hanya sebentar menyapa penyair petang, tapi dia membawa kehangatan bagi pemilik puisi kesunyian. Dia tidak membenci gelap yang menyelimutinya."
108.8K viewsOngoingAdded to Library 227 Times as puisi sunset
Read
+Library
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Senja Olehku yang berduka Hai senja Warnamu indah Oren kemerahan Memberi semangat juga kehangatan Cahayamu memberi ketenangan Untuk hatiku Yang mengharu biru Hai senja Kau mengantarkan cahaya kehidupan Mengawali kegelapan malam Mengantar makhluk Ke peristirahatan Hai senja Lihatlah Aku terdiam Memandangmu Dengan luka Senyumku hilang Melayang Terbawa kegelapan Terbang bersama kebahagiaan Melayang Tinggi ke awan Hai senja
103.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as puisi sunset
Read
+Library
Autophile

Autophile

Di pelantaran senja nan anggun, angin membawa aromamu Begitu ku nikmati nyanyian-nyanyian ombak penuh suka Di tepian pantai nan penuh temaram ini, aku bersandar pada sajak-sajak yang membawaku untuk berkelana dalam picisan semu ini Sementara damaiku menikmati setiap alunan indah nan membawaku tuk menari nari bersama senja yang kupuja Sungguh menenangkan bukan? Ah, pasti akan lebih menyenangkan jika ada kamu di sini bukan hanya namamu yang dibawa angin pendar jingga pada senja seakan mengisahkan tentang kamu indah, namun tak untuk kumiliki ku biarkan senja mengirimkan sajak-sajak indahnya padamu semoga angin pun bersedia menerbangkan kisahku yang merindumu di sini di pelantaran senja yang ber
103.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as puisi sunset
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Suatu siang setengah bulan kemudian, aku sudah menetap di sebuah kota kecil di tepi pantai. Aku menjual cincin kawinku dan mendapatkan uang yang cukup banyak. Aku pun menghabiskan hari-hariku dengan menikmati makanan lezat serta pemandangan indah. Beberapa bagian tubuhku sesekali terasa sakit. Aku tidak tahu berapa lama lagi aku bisa bertahan hidup, jadi aku menjalani setiap hari seolah-olah itu adalah hari terakhirku.
12.3K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as puisi sunset
Read
+Library
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.6K viewsOngoingAdded to Library 468 Times as puisi sunset
Read
+Library
Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius

Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius

Sesekali, mereka berdua membiarkan alas kaki yang tenggelam di pasir lembab. Hingga tiba di atas batu karang yang besar dan kokoh, pasangan suami istri itu duduk di sana. Di depan, matahari perlahan turun ke garis cakrawala. Lalu, dia membelah langit menjadi gradasi jingga, emas, dan merah remang yang memantul di atas permukaan laut. Aisha sangat bersemangat menyaksikan sunset di petang ini. Gadis itu memeluk lutut, menjadi saksi hidup ketika sang surya yang makin tenggelam.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as puisi sunset
Read
+Library
7 Sumpah

7 Sumpah

Pembalasan - 7 Sumpah - Senja di sore itu Menemani kepergianmu Saat kau ucap kata Kau tak lagi bersamaku Perih yang ku rasa Mungkin takkan pernah kau duga Cinta yang dulu ada Kini telah kau bawa Cinta jangan tinggalkan aku Karena takkan pernah ada Cinta selain dirimu Jika kau tinggalkan aku Sanggupkah diriku menghapus Segala bayangmu oh kekasihku Ornito -- Segala bayangmu --------------- Matahari telah setinggi telat di atas kepala. Panas terik sangat menyengat, angin yang berhembus menerpa kulit terasa segar saat ini.
9.95.9K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as puisi sunset
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Tapi, yang jelas malah target saling membunuh. 🌫️ PUISI TERAKHIR Ong Kiat berjalan ke arah tebing. Salju di bawah kakinya berderak. Di tangannya, pedang masih meneteskan darah. Di dadanya, gulungan kertas puisi—yang tak pernah ditulis. Di kepalanya, satu kalimat terakhir: "Aku dapat 12 bintang untukmu. Tapi kau lebih memilih matahari palsu." Ia berdiri di tepi jurang. Badai makin kencang. Tapi ia tidak merasa dingin.
296 viewsCompletedAdded to Library 11 Times as puisi sunset
Read
+Library
PERNIKAHAN (Rahasia Kelam Seorang Istri)

PERNIKAHAN (Rahasia Kelam Seorang Istri)

Bu Dewi mengelus punggung menantunya lantas beranjak ke dalam. Sementara Puspa berdiri di pagar balkon. Memandang ke barat sana. Suasana begitu syahdu. Matahari perlahan mulai tenggelam di balik perbukitan, memancarkan semburat jingga yang memantul di permukaan dedaunan. Menyaksikan burung-burung kecil yang terbang kembali ke sarangnya dan mendengarkan suara alam yang perlahan meredup berganti senja yang nantinya juga menunggu ditenggelamkan oleh malam.
9.8250.4K viewsCompletedAdded to Library 8.5K Times as puisi sunset
Show Reviews (46)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status