Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

"Teman lama berpamitan pergi, saat terlihat kembang api di langit bulan Maret. Layar perahu jauh lenyap di langit biru, hanya terlihat sungai yang mengalir." "Cahaya bulan terang di depan tempat tidur, terlihat seperti embun di tanah. Mengangkat kepala memandang bulan, menundukkan kepala merindukan kampung halaman." Saat Wira membacakan tiga puisi itu, para sastrawan dan penyair yang berada di depan langsung terdiam. Mata mereka membelalak dan terhanyut dalam gambaran dari puisinya. Setiap puisi yang dibacanya adalah puisi yang sangat terkenal, benar-benar luar biasa. Bahkan pemuda yang tadi menuduhnya melakukan kecurangan pun perlahan-lahan terhanyut dalam keindahan puisinya.
96.1M viewsCompletedAdded to Library 202.7K Times as puisi tentang bulan bahasa
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Read All Reviews
Rembulan dalam Dekapan Langit

Rembulan dalam Dekapan Langit

“Pedihnya, kalau aku nggak sampai target, mereka akan ngomel habis berhari-hari diungkit. Tapi, kalau aku melampaui target, nggak ada pujian sama sekali.” “Oke, jadi, istriku yang cantik, sebenarnya mau kuliah jurusan apa?” tanya Langit. “Sastra. Aku suka puisi. Aku suka kalimat-kalimat indah. Aku mengagumi bagaimana seorang penyair, sastrawan, dan mereka semua yang pandai berbahasa menyampaikan kritiknya pada dunia dengan kata-kata lembut tapi menusuk,” tutur Bulan dengan antusias. Detik berikutnya, dia sadar kalau Langit memperhatikannya seksama tanpa beralih pandangan hingga membuat Bulan langsung salah tingkah.
817 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Kertas bernuansa hijau dengan sebuah tulisan tangan yang begitu indah. Hingga setelahnya, aku pun mulai membacanya. Putri Bulan Malam kian menjelang Sejauh mata memandang Hanya ada ribuan bintang Yang cahayanya terang benderang Aku masih disana Memandang penuh pesona Menghadirkan tanda tanya Dimana putri bulanku berada Aku tak mau merindu Yang pada akhirnya berakhir pilu Aku hanya ingin merindu
9.723.6K viewsCompletedAdded to Library 754 Times as puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
ZOE

ZOE

Tambahku. "Aku ingin terlahir sebagai bulan, Nona." Ujarnya, "Bulan itu adalah hal baik, Nona. Ketika Malam sangat menyakitkan, bulan selalu diatas sana untuk menerangi kegelapan. Jadi jangan memenci bulan, Nona. Bulan sengaja purnama malam itu untuk menghiburmu."
106.4K viewsOngoingAdded to Library 248 Times as puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

# Rembulan di malam hari # Lelaki diam seribu kata # Hanya memandang hatinya luka. # Hatinya luka.. # Udara terasa berat # Karena asmara sesakkan dada # Ketika cinta terbentur dinding # Terbentur dinding # Bukalah pintu hatimu # Yang selalu membeku # Agar kulihat lagi rembulan di wajahmu # Jangan sembunyikan hatimu padaku. # Lelaki dan rembulan.. # Bersatu di malam angin sepoi-sepoi..
9.447.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi tentang bulan bahasa
Show Reviews (18)
Read
+Library
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Read All Reviews
SERIBU WAJAH MANTAN ISTRIKU

SERIBU WAJAH MANTAN ISTRIKU

Embun semakin melebarkan senyumnya, “mirip seperti bulan, kan?” Pria itu mendengarkan perkataan istrinya dengan saksama. Tertegun. Tidak menyangka seperti itu pandangan Embun terhadapnya. Manik sehitam jelaga ikut melihat ke langit malam, tepatnya pada bulan. Benda langit berbentuk bulat bersinar lembut yang mampu menerangi dunia. Bersama kerlap kerlip bintang-bintang di langit.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
ISTRI KECIL SANG KAISAR

ISTRI KECIL SANG KAISAR

Di wajahnya, cahaya bulan memantul lembut, menyingkap kerinduan yang tak terucap. Langit malam terbentang luas, dihiasi bulan purnama yang menggantung tenang di antara bintang-bintang redup. Di dalam kamar kecil yang remang, Xiu Jie duduk bersandar di ambang jendela, matanya menatap langit dengan tatapan kosong. "Apakah bulan di sini dengan zamanku sama-sama bulat?" gumamnya pelan, seolah bertanya pada dirinya sendiri. Suaranya nyaris tenggelam oleh desir angin yang menyusup lewat celah dinding kayu.
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 871 Times as puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Dari sana ia bisa memandangi bulan yang begitu indah di atas sana. "Setiap aku melihat bulan, maka aku merasa merindukan sosok seorang ibu. Apakah dia masih secantik bulan sekarang? Ya, dia pasti secantik bulan. Sayangnya ... hanya bulan yang selalu menampakkan dirinya padaku, sedangkan ibu tidak."
105.3K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Misteri Bulan

Misteri Bulan

Ia mendekatkan hidungnya ke Agil, menyentuhnya sedikit. Namun, Agil mundur mengambil jarak. Bulan tersinggung dengan sikap Agil. Rindu yang sedari tadi ditahannya menguap. “Aku tahu aku hantu, tapi kamu jangan begitu dong!” sungut Bulan. “Bukan begitu, di rumahku banyak orang sekarang. Apa kamu mau mereka menganggapku sinting karena melihatku bicara sendiri?” kata Agil lirih.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Purnama

Purnama

Ia melihat Langit melambaikan tangannya, di depan Langit ada Bintang yang tersenyum senang. Purnama melangkah mendekati meja tempat putra dan mantan suaminya duduk. Bintang berdiri menyambut Purnama lalu berucap, "Akhirnya kamu dateng juga, ayo langsung pesan aja," "Aku ke sini bukan untuk makan es krim," kata Purnama dengan wajah serius. "Jangan terlalu teganglah, santai. Mending kita makan es krim dulu."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status