His Last Wish (Indonesian)
Untungnya, tempat ini tidak jauh dari apartemen Edward, jadi mungkin ia akan menginap di rumah Edward lagi.
“Kopimu,” ujar Edward yang baru saja kembali dari minimarket yang terletak tidak jauh dari tempatnya duduk saat ini, menyodorkan gelas kertas berisi kopi hitam pesanannya. Ia menerima kopi itu dengan senang hati, karena sudah lama ia tidak mencium aroma kopi hitam yang selalu membuatnya merasa tenang. Selain rokok, tentunya.
“Sebenarnya lebih bagus lagi kalau ada kembang api,” ujar Raymond sambil menyesap kopi itu perlahan, menikmati sensasi panas dari kopi itu yang menjalar ke seluruh tubuhnya.
Bab Populer