Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Lalu menyambar ponselnya. Nomor pengirim pesan yang masih berstatus asing itu justru membuatnya menahan napas. Yakin meskipun atas nama Rendra, lelaki mesumlah otak dari pencetus isi pesan. *Selamat malam, Nona Yunita. Benarkah Anda tidak mau menjual kopi kepada kami? Sebab kami terpaksa datang ke rumah Pak Damar untuk mengambil biji kopinya. Akan sangat mudah andai kami mendapat bubuk kopi dari pabrikmu, Nona. Kami sangat mengandalkan bubuk kopi dari pabrikmu. Sebab ciri khas produk Hotel M adalah rasa khas kopi dari Blitar. Bisa saja kami tukar dari wilayah lain diam-diam. Namun, kami tidak mungkin berbohong pada customer.
10437.4K viewsCompletedAdded to Library 16.2K Times as rumah kopi
Read
+Library
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

“Airin suka kopi. Dan, kamu sekarang mencoba minum kopi. Kamu rindu aroma kopi yang biasa diminum Airin atau… kamu rindu sama Airin.” Sandy seolah tertampar. Mencoba kopi atau ia tengah rindu aroma kopi? Aroma kopi itu adalah perwujudan Airin. Perempuan yang acap kali menghabiskan waktu dengan berdiri di sisi jendela dapur, sambil membawa secangkir kopi, dan mata indahnya menatap kosong ke arah jalan.
108.6K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as rumah kopi
Read
+Library
Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Di sampingnya terdapat semangkuk sup bawang kental dalam mangkuk keramik yang masih hangat, roti putih yang baru dipotong, serta sepiring kecil keju tua dan mentega segar. Valeriana menggeser beberapa mangkuk agar susunannya tampak lebih rapi. “Dan kopinya?” Anna tersenyum kecil. “Sedang diseduh, Nyonya. Seperti biasa, tanpa gula.” Valeriana mengangguk. Kael memang menyukai kopi hitam pekat—pahit dan kuat, setegas caranya memimpin pasukan. Biji kopi itu didatangkan dari pedagang selatan, digiling sendiri di dapur, lalu diseduh dalam teko logam kecil.
9.936.9K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as rumah kopi
Read
+Library
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

"Nah, kalau kopinya sudah siap disruput and uap hangatnya sudah menyebar begini kan hati jantan Mas Madun bisa fokus memikirkan tabungan modal ruko kelontong kita nanti, tanpa perlu tegang ketakutan digerebek satpol pp akibat hasrat lubang rahim menantang maut siang ini!" ​Tiba-tiba, Catherine yang merasa aroma kopi itu sangat menggoda langsung memajukan posisi tubuh moleknya secara interaktif untuk ikut mengambil cangkir keramik, membuat daster Bali tipis corak bunga barong yang membungkus ketat tubuhnya nampak melorot beringas di bagian dada akibat tergesek pinggiran nampan kayu yang ditariknya dengan penuh manja ke arah bahu kirinya.
5.4K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as rumah kopi
Read
+Library
TUAN MUDA 16 DIGIT

TUAN MUDA 16 DIGIT

Darren melangkah keluar dari mobilnya dan memandang rumah sederhana di depan mata. Rumah bercat putih kusam dengan jendela kecil di kedua sisinya, dipayungi pohon mangga yang rimbun di halaman. Di sudut teras terdapat kursi dan meja plastik dengan tulisan “Warung Kopi & Gado-Gado Bu Sari” yang tergores oleh usia.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as rumah kopi
Read
+Library
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

Sal menghisap rokoknya lagi. Sudah batang kedua dalam setengah jam ini. Asap yang ia hembuskan membumbung tinggi di udara. Menguarkan aroma tembakau bercampur dengan semerbak wangi kopi yang memenuhi seantero ruangan. Sebuah kedai kopi dalam bangunan dua lantai di pinggiran jalan kolektor kota Palembang. Lantai dasarnya di desain klasik, lengkap dengan furnitur kayu serta beberapa ornamen dan pajangan bertema oriental. Sedangkan lantai dua, di rancang lebih kontemporer dengan bangku dan meja besi model masa kini. Ada smoking area di balkonnya yang cukup luas, sekaligus jadi area paling ramai lantaran pemandangan yang mengarah langsung ke jalan terlihat cantik saat malam. Letaknya yang strate
101.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as rumah kopi
Read
+Library
MADried Couple (Indonesia)

MADried Couple (Indonesia)

Ia beranggapan jika buku dan kopi adalah dua hal yang bisa menciptakan suasana romantis yang tak terbantahkan. Kara yang baru selesai mencuci cangkir kopi melongok sejenak ke arah depan lewat celah kecil di dinding yang membatasi area dapur dan barista. Rumi terlihat masih mengobrol ria dengan ‘Om-nya’ yang ternyata bernama Fatur, Pria berumur 40 tahun yang mengaku Duda dengan satu anak.
5.6K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as rumah kopi
Read
+Library
Rumah Risa

Rumah Risa

Tawaran ini datang pada saat yang sangat tepat setelah kehilangan pekerjaan di kota dan menghadapi kesulitan finansial yang mendalam. Surat tersebut berisi detail pekerjaan yang tampak seperti janji untuk stabilitas. Rumah yang dimaksud, yang disebut “Rumah Keluarga Wijaya,” terletak di tepi kota yang jauh dari keramaian. Laras, meskipun sedikit merasa cemas, melihat ini sebagai kesempatan yang tak bisa dilewatkan. Dia meneguk secangkir teh hangat sambil memikirkan apa yang akan terjadi jika dia menerima tawaran ini.
10859 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as rumah kopi
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

“Lanjut aja mas, gue mau ketemu temen juga kok ini.” Tempat duduk di ujung sebelah taman ini selalu dikosongkan tiap Diana mengabari akan mampir sekedar untuk melamun ataupun mengerjakan sesuatu. Tempat yang nyaman dan kopi yang enak, tak heran coffee shop ini selalu ramai apalagi di akhir pekan seperti hari ini. “Udah dari tadi datengnya Di?” tanya Setya yang baru datang melihat kopi Diana sudah tinggal setengah gelas.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as rumah kopi
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status