Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam Panas dengan Dosen Tampan

Malam Panas dengan Dosen Tampan

Salma mengangguk dan langsung menggandeng tangan kekasihnya itu. Akhirnya, mereka sampai di sebuah kedai kopi yang asri. Bangunan kedai itu didominasi dengan kayu serta kaca-kaca besar yang memperlihatkan aktivitas di dalamnya. Halaman luarnya juga cukup besar dengan rumput hijau dan tanaman-tanaman gantung. “Bagus kan tempatnya?” Salma mengaitkan lengannya di lengan Devon. “Kedai Kopi Kita yang ini konsepnya memang beda, menyatu dengan alam. Begitu sih kata tetanggaku yang juga owner kedai ini.”
2.6K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as rumah kopi
Read
+Library
NAYARA And the Lost of Naga Sasra

NAYARA And the Lost of Naga Sasra

Untunglah masih ada satu cangkir tersisa di lemari untuk membuat kopi malam ini. Aroma kopi Liberika memenuhi ruangan. Nay sangat suka dengan sensasi rasa coklat dan nangka yang alami dari kopi yang tumbuh di lahan gambut di kepulauan Meranti, Riau itu. Konon kopi ini lebih masyhur di negeri tetangga ketimbang negeri sendiri. Nay dan kopi adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Sofa dekat jendela selalu jadi pilihan untuk menghabiskan kopi ditemani hujan dan barisan lampu-lampu kota yang nampak kecil dari ketinggian.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as rumah kopi
Read
+Library
Tawanan Tuan Kama

Tawanan Tuan Kama

Hangat yang di hasilkan kini terasa lebih stabil. Kama bangkit dan masuk ke dalam pondok kayu, ia lupa sesuatu. Tak selang lama, Kama membawa tiga cangkir yang menguaran aroma yang sama. Aroma khas kopi yang di panggang dengan sempurna, hasil bumi dari warga desa.
671 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as rumah kopi
Read
+Library
Orang Ketiga Di Pernikahanku

Orang Ketiga Di Pernikahanku

Mahen terkekeh, selera wanita itu tidak pernah berubah. Sheril yang semula mengomel tidak jelas kini mengangguk senang sembari duduk manis menunggu Mahen membuatkan kopi untuknya. Kopi buatan Mahen memang terenak di dunia. Bahkan Mahen memiliki coffe bar di sebelah ruang tamunya seperti yang biasanya terdapat di kafe-kafe. “Rumah kamu rapi banget. Padahal kamu, kan, cowok,” gumam Sheril mengamati sekitar. Memang dari dulu baik penampilan ataupun tempat tinggal Mahen selalu rapi.
9.830.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as rumah kopi
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

kata Pak RT pada bapakku, dan aku mendengarnya dari dalam rumah sambil rebahan. “Halah, turun tidak turun yang penting laku dan masih untung,” jawab bapakku. Perbincangan terhenti ketika Ibu keluar dari dalam rumah membawa tiga gelas kopi panas, dengan sebuah nampan kecil berwarna merah. “Wah, mantap kopinya sudah datang. Jadi makin kentel olehe ngetuprus,” kata Pak RT pada ibuku yang ikut bergabung dengan mereka berdua.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as rumah kopi
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Ia beranjak ke ruang pantri. Saat Ia masuk, disana hanya ada Yaya. "Mbak ini saya mau bikin kopi untuk Pak Robert, takarannya berapa yah?" Kening Yaya berkerut heran, dia bertanya, "Pak Robert yang nyuruh?" "Iya Mbak." Yaya merasa aneh, tapi karena mendengar Pak Robert sendiri yang menyuruh Adam, Ia pun menghilangkan kecurigaannya. Yaya membantu Adam untuk membuatkan kopi untuk Pak Robert, "Pak Robet sukanya kopi yang sedikit pahit, jadi gulanya cukup setengah sendok saja." Ujar Yaya sambil mengajari Adam menyeduh kopi.
9.1171.7K viewsOngoingAdded to Library 6.5K Times as rumah kopi
Read
+Library
Oh, My Lawyer

Oh, My Lawyer

Mama ingin tau ini loh- “Yo rodo mirip lah Ma. Tergantung tempate tinggal kayak mirip-mirip ngono kae.” -ya agak mirip lah Ma. Tergantung tempat tinggal kayaknya sih mirip-mirip seperti itu- “Ooh ngono. Tapi yo keren sih ya nama kopi nganggo amerika.” -Ooh gitu. Tapi yaa keren sih ya nama kopi menggunakan amerika-
3.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as rumah kopi
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

“Gua bingung, setau gua kopi ya kopi, item ya item, koq ini rasanya asem ya?” “Aslinya kopi itu ada beberapa jenis, yang terkenal ada dua arabica sama robusta. Gampangnya arabica itu asam, robusta itu pahit, karakter robusta itu ya rasanya dominan pahit aja, sedangkan arabica banyak rasa yang muncul, kadang-kadang rasa teh, mirip jeruk. Itu memang karakter arabica.” Yulia menanggapi,”oh gitu, berarti yang cahaya buat itu arabica dong.”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as rumah kopi
Read
+Library
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

, paling tidak, semalaman bakal sulit tidur! Janurwasis menghabiskan kopinya. Kopi paling istimewa yang dimiliki Penginapan Melati Jingga. Ramuan kopi dan gula yang pas, yang menimbulkan cita rasa khas. Kopi khas yang disajikan di Penginapan Melati Jingga membuat pelanggan semakin kerasan tinggal di penginapan itu. “Manis..., aku mau menemui anak buahku untuk pesan kamar dulu ya!” pamit Janurwasis pada gadis cantik yang dia panggil ‘Manis’.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 396 Times as rumah kopi
Read
+Library
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi beraroma kuat yang aku sukai, asam dan pahit menyatu dalam pekatnya ampas. Kopi ini tumbuh berupa semak-semak berdaun hijau lumut yang menghasilkan biji-biji kecil berwarna hijau lalu berubah menjadi merah ketika siap untuk dipetik. Kopi khas Malayaka, ditanam oleh suku yang binasa. Aku menghela napas sejenak. Mereka benar-benar suku yang hebat. Aku sangat berterimakasih atas kopi mereka.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as rumah kopi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status