Ujung Senja
Mega mengamit lenganku.
Rumah ini mungil, didominasi warna putih. Halamannya tidak luas, ukuran tanahnya pun tak seberapa. Satu hal yang aku suka, seluruh rumah di perumahan ini tak memiliki pagar. Aku paling suka rumah tanpa pagar, kesan ramah dan akrab sangat kental terasa.
“Sebentar.” Dayu merogoh saku celananya, lalu mengeluarkan sebuah kunci. “Nah, silakan masuk, Tante, Mega.”
Hot Chapters