Pesan Nyasar Dari Sahabatku
Sayangnya, miskin dan tak cukup membuatku bergairah.
Sambil menahan was-was, kubikinkan dua cangkir kopi susu untuk diriku dan Mas Wahyu. Untuk membedakan, kutuang kopi tersebut ke dalam dua gelas yang berbeda. Milik Mas Wahyu gelas keramik tinggi berwarna putih dengan tutup di atasnya, sedang punyaku cangkir kecil biasa.
Sebelum menghidangkan kepada suamiku, tak lupa kuambil sebotol obat tetes mata dari kotak P3K yang tergantung di dinding dekat kami menaruh kulkas dua pintu.