Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinikahi Calon Adik Ipar

Dinikahi Calon Adik Ipar

Ada banyak hal yang membuat Andi tak hentinya terkesan dengan cara Sena meratukan Kanya. Jadi, bagaimana mungkin semua itu hanya pura-pura? Cinta yang terpancar dari kedua mata Sena tampak terlalu nyata untuk sebuah sandiwara. “Dua orang ini memang layak mendapat penghargaan atas kepiawaian mereka berakting di depan semua orang,” kata Zidan dengan nada menyindir yang kentara.
1033.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

ucap Meera -panggilan akrabnya- dengan gugup di telepon yang menghubungkannya dengan sang CEO, karena baru beberapa menit yang lalu ia dipanggil dan kembali dengan tangan gemetar juga lutut yang lemas, sekarang ia sudah menerima panggilan kedua. Nameera anak perempuan satu-satunya di keluarga yang terbilang sangat mematuhi aturan agama. Di usianya yang masih muda ia sudah lulus S1 di Kanada dengan beasiswa. Anak kedua yang mantap berhijab sejak Sekolah Dasar ini dikenal memang pantang menyerah, lembut dalam menyerukan kebaikan dan sangat ramah pada siapa pun.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
Mas Sena

Mas Sena

ejek Zelina “Iya , saya gila,” Sena menjeda ucapannya “Gila karena kamu,” lanjut Sena Zelina yang mendengar jawabann dari Sena pun justru tertawa terbahak bahak. Ia bukan tipe cewek yang mudah digombali. “Kenapa kamu ketawa, apa ada yang salah?”Tanya Sena “Emmm gakada. Dasar tua tua keladi,”ejek Zelina
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Sena menopang wajah dengan kedua tangannya. Di depannya terdapat sebuah laptop terbuka, yang sedang menampilkan sebuah drama. Bukan Sena yang menonton drama, tapi dramanya yang kini menonton Sena. Pasalnya gadis itu sudah melamun sejak setengah jam yang lalu.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
Drama Cinta Sang Duda

Drama Cinta Sang Duda

Bian tertawa mendengar cerita sang ayah yang bak film Drakor. “Serius, Bian. Terus, kamu bayangkan, setelah itu ternyata si perempuan itu pun memanfaatkan keadaan dan meminta Papa untuk pura-pura menjadi pacarnya karena si kakaknya menikah dengan pacarnya.” Bian melongok mendengar cerita sang ayah. Lagi-lagi ia menonjok pelan bahu Erik karena merasa kisah cintanya itu seperti drama Korea. Lucu, menggemaskan sekali pikir anak itu. Bian berkata demikian karena saat masih sering bersama Serena, gadis itu selalu saja menonton drama itu. Alhasil, Bian pun terkadang ikut menonton walau ia sedikit kesal karena diacuhkan oleh Serena.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Mas Arlan

Cinta Untuk Mas Arlan

Namun, dia masih bisa mengontrol ekspresinya untuk tetap terlihat biasa saja. Dira berhasil menangkap perubahan ekspresi Arlan walaupun hanya sedetik, lalu mengangkat kedua sudut bibirnya hingga membuat sebuah senyuman. Dira menatap Shena dengan tatapan bersinarnya. “Benarkah? Bocorkan judul dramanya dong!” Mendapat reaksi semangat dari Dira sontak membuat Shena sedikit terkejut. Namun, kemudian dia tersenyum senang. “Judulnya Cinderella dan sepatu kaca,” jawabnya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
Aku Suka Kamu, Tapi ....

Aku Suka Kamu, Tapi ....

Ia ingat kalau hari ini Monik pertama kali syuting drama yang sama dengan Sena. “Sudah selesai?” tanya Reno segera. Pertanyaannya hanya basa-basi saja, sebab tas yang disandang Monik sudah menjadi jawaban. “Sudah, dari tadi malah. Peranku kecil.” Monik tersenyum malu-malu. “Sena masih ambil gambar. Mungkin masih beberapa lama lagi baru selesai dan keluar.” Tidak butuh kepintaran berlebih memang untuk mengetahui siapa yang ditunggu Reno dan ia juga tidak berniat menyembunyikannya. Cepat atau lambat, Reno akan mengatakan suka pada Sena.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

Meski dia juga merupakan psikiater yang bekerja di rumah sakit dia pasti mengalami saat-saat stres dalam hidupnya. “Dion!” teriak seorang wanita di balik pintu. “Iya. Ada apa bibi.” “Cepat kemari dan bantu membereskan dapur.” “Iya.” Rupanya orang itu adalah bibinya yang bernama Sena. Dia menderita OCD sehingga tidak tahan dengan sampah yang hanya sedikit. Dion kemudian beranjak dari sofa dan langsung menuju ke dapur. Di sana bibinya menyuruhnya untuk membersihkan semuanya dan tidak boleh ada satu pun debu yang menempel. Dengan suka rela Dion melakukan pekerjaannya itu. tidak lama kemudian, dia sudah membereskan semuanya dan sekarang terlihat sangat bersih. Memang sebelumnya juga sudah cukup
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
When Drama Becomes Reality

When Drama Becomes Reality

Di layar, ayah Nara tampak marah, berdiri di depan meja besar dengan naskah di tangannya. Darma Ayah Nara mengatakan dengan tegas “Kalian tidak bisa terus melakukan ini. Teater ini seharusnya menjadi tempat seni, bukan tempat untuk kejahatan seperti ini!” Aksara terlihat bersikap dingin “Kau terlalu idealis, Darma. Dunia ini tidak sesederhana itu.” Darma berteriak “Aku akan membongkar semuanya! Aku tidak peduli apa yang kalian lakukan padaku, kebenaran harus diketahui!”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

"Belum sarapan? Aku udah taro bubur ayam di meja kamu. Jangan lupa di makan, aku ke ruang guru dulu ya?" Aldi mengacak rambut Senja dengan gemas, setelahnya berlalu tanpa menunggu jawaban dari gadis itu. "Ck.. muak gua liat drama! Dasar cewek freak," cibir salah satu teman Senja sejak SMP dulu. Lebih tepatnya mantan sahabat yang selalu iri terhadap dirinya. Senja hanya diam, pura-pura tidak mendengar sindiran dari Viola Alexa. Senja lebih memilih meninggalkan perempuan berbibir merah itu.
9.97.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai seni drama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status