Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

Dengan sepeda ontel yang setia menemaninya saat bekerja, Mang Ramin membawa setumpuk sayuran hasil kebun sendiri, dan beberapa merupakan hasil kebun milik tetangga yang dititipkan padanya, untuk dibawa ke pasar. Sedang asyik mengayuh sepeda, mang Ramin merasakan tali pengikat keranjang bambu yang dibonceng di bangku belakang sepedanya putus, membuat keranjang itu terjatuh dan isinya berserakan di jalan setapak di dekat areal persawahan. Pria paruh baya itu bergegas menghentikan sepeda, lalu turun memeriksa dan mulai memunguti sayuran yang berserak.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Death Plague

Death Plague

Kaz the Winterdokter plagueplagued
Membawa sebuah sepeda kecil yang hanya muat untuk satu orang dan sebuah senapan gentel, serta satu Makarov Rusia. "Sejak kapan kau punya shotgun dan Makarov?" tanya Argo dengan tatapan sinis. "Oh, ini milik penjarah yang menyerangku minggu lalu, aku tidak membutuhkannya, jadi akan aku berikan kepadamu." "Lalu sepeda itu alat yang kau maksud tadi?" "Sepeda ini telah dilengkapi dengan mesin peningkat kecepatan. Kecepatannya sama seperti roket, tapi dengan syarat muatannya tidak boleh lebih dari satu orang dan harus digowes dengan cepat."
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai sepeda keranjang
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Kez
Sumpah baca cerita ini tu kek udh berasa lg nonton taugasih. Tiap part selalu dibikin penasaran selalu di bikin mikir. Keren banget gaboong ini cerita, mana eskrim ku sampe meleleh lagi kan saking serius baca ini cerita
Arsenerka
Ini ceritanya rekomen buat dimasukin dlm pustaka. Keren. Sdikit agk bingung aj ada scen yg bikin tanda tanya Sperti satria yg bsa b'tahan lama stelah kena luka tembak. Mskipun mngkin g kena organ vital. Tp tnpa ad p'tolongan p'tama & dia banyak gerak m'alami pendarahn yg bnyak itu agak gmana jadi y
Baca Semua Ulasan
Terjebak Cinta CEO Yang Kejam

Terjebak Cinta CEO Yang Kejam

sahut Ayu. Bapak-bapak itu pun tersenyum dan mencarikan sepeda yang cocok untuk Ayu. Sampai pada sepeda yang memiliki keranjang didepannya berwarna biru muda yang memberikan kesan lucu pada sepedanya dan juga tempat duduk di belakang. "Silakan neng, sepertinya cocok buat neng sama pacarnya." Mendengar ucapan dari bapak-bapak itu langsung membuat wajah Ayu merasa malu.
9.613.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
JEBAKAN MADU SANG GIGOLO

JEBAKAN MADU SANG GIGOLO

Ia mengeluarkan sepeda lipatnya dari gudang kecil yang terletak di samping pintu masuk gedung. Sepeda itu terlihat tua dengan debu di sana sini karena jarang digunakan, untunglah ban rodanya tidak kempes, rantainya-pun masih terpasang sempurna. Ia mengayuh sepeda kuat-kuat membelah jalanan yang padat, dengan lincah pula ia menyalip kendaraan-kendaraan yang terpaksa melambat atau berhenti karena macet. Ia dapat merasakan ponsel di saku celananya bergetar beberapa kali, Jason pasti berusaha menghubungi terus-menerus karena ia sudah melewati waktu yang ditentukan.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Ketulusan Hati Amirah

Ketulusan Hati Amirah

Canda tawa dan suka cita. Kenzo menyewa sepeda untuk mereka berdua. Kenzo membonceng Amirah, kikuk dirasakan Amirah ketika Kenzo menyuruhnya duduk di depannya. Awalnya Kenzo kesusahan mengayuh sepeda itu. tapi lama-kelamaan Kenzo sudah terbiasa mengayuh. Mereka bersepeda mengitari area persawahan. Kenzo membawa Amirah ke bukit yang dijuluki banyak orang dengan nama bukit cinta
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Ku Buka Kisah Cinta di SMA

Ku Buka Kisah Cinta di SMA

M Kaki Adzanna kembali mencicipi halaman sekolah. Shiitt. Sepeda Adzanna berhenti di tempat pakir. Berjejer rapi dari ujung pertama sampai ujung terakhir tempat parkir semua rata-rata mobil dan motor gede, hanya ada 5 sepeda saja yang terpampang di tempat parkir salah satunya sepeda milik Adzanna yang terlihat sudah tua dan buluk, 4 sepeda lainya entah milik siapa tetepi terlihat modis dan trend seperti zaman modern sekarang, berbeda dengan milik Adzanna.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

Namun, tetap saja bangga. Dari sekolah ke rumah, kami naik sepeda. Jaraknya tak terlalu jauh. Ibu membelikanku dan Adrian masing-masing satu sepeda. Sepedaku warnanya putih, ada keranjangnya tapi gak ada boncengannya. Kalau yang Adrian warnanya hitam, ditambah ada boncengan.
1095.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Sepulang sekolah, Alisa yang tampak murung dan gelisah, karena mulai besok dan seterusnya, ia tidak akan bisa berjualan gorengan lagi di kelas. Ia mengambil sepeda mini yang warna merahnya mulai pudar dimakan usia, dan karat menggerogoti bagian yang rentan. Menaruh beberapa rantang susun yang terbuat dari plastik daur ulang itu di keranjang dan setang sepeda. Tas sekolah ia panggul di punggung. Siap berangkat.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Istriku, Kekasih Abangku

Istriku, Kekasih Abangku

bohongnya dengan ekspresi yang meyakinkan. Ana berpikir sejenak, lalu tertawa kecil. Ah, berarti ia salah dengar tadi. Lagian mana mungkin pria itu ingin melamarnya jika sudah memiliki pacar? Ia lalu mengangguk. "Aku ke sekolah dulu." Ia menuju ke sepeda merah jambu yang terparkir di sana. Di depan sepeda itu ada keranjang yang muat menampung tas sekolahnya. Ravi terlebih dahulu memegang sepeda itu.
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Sang Jawara

Terpaksa Menikahi Sang Jawara

kata teman Didin. “Iya bagus banget,” timpal yang lain sambil tidak henti memperhatikan setiap inci sepeda baru pak Aman. “Abah Didin, ini sepeda apa namanya?” tanya temannya Didin. “Sepeda Onthel,” jawab pak Aman. *** Keesokan hari setelah mereka puas memandangi sepeda baru di rumah, pak Aman mengajak Zuzu dan Didin untuk ikut Bersama abah mereka ke sawah menaiki sepeda.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status