Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Matanya menyipit. Ada sesuatu yang keliru. Terlalu sunyi. Tidak terdengar langkah hewan roh. Tidak ada dengung serangga yang biasanya tertarik pada cahaya senja. Bahkan angin pun terasa enggan bergerak, seolah takut mengusik sesuatu yang sedang mengintai. “Keluar,” ucap Mei Shia. Suaranya datar dan dingin. Bayangan di antara batu-batu senja bergetar.
1025.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang silent hours
Read
+Library
Rahasia Sang Kuda Hitam

Rahasia Sang Kuda Hitam

suara Ayla pelan, nyaris seperti bisikan. Keheningan menjawabnya. Namun bukan keheningan kosong. Melainkan keheningan yang hidup. Yang mendengar. Yang memperhatikan. Ayla menahan napas. Dan perlahan dua mata muncul di dalam gelap. Hitam. Dalam. Dan terlalu familiar. Napas Ayla langsung tertahan. Tubuhnya menegang otomatis, namun kakinya tidak bergerak mundur.
442 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang silent hours
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Bara akhirnya buka mata. “Enggak. Gue cuma ingetin dunia... kalau hidup itu bukan keheningan.” Dia mukul tanah pakai telapak tangan. > DUUUUUM. Gelombang energi tak bersuara nyebar ke seluruh ruang. Lampu-lampu di kubah Null Resonator langsung padam satu per satu. --- Satu suara kecil mulai terdengar — detak jantung.
1.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 45 Beses bilang silent hours
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Ia akan menjadi jembatan antara dua dunia. Saat jam menunjukkan waktu nol, langit di atas Bumi mendadak berubah menjadi abu abu pekat. Cahaya matahari seolah olah tersedot keluar, meninggalkan dunia dalam kegelapan yang dingin. Tidak ada suara angin, tidak ada suara burung. Hanya kesunyian yang menulikan telinga. Mereka di sini, bisik Malakor. Sebuah massa hitam raksasa, lebih besar dari matahari, mulai menyelimuti orbit Bumi. Inilah The Silence. Tidak ada kapal, tidak ada tentara. Hanya sebuah entitas amorf yang menyerap segala bentuk energi.
10820 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang silent hours
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

kosmik yang mendalam dan tak terhindarkan untuk kembali. Dan dalam keheningan mutlak itu, sebuah pemahaman muncul dalam diri kami. The Silence tidak menyerang kami karena benci. Ia "menyerang"—dengan Amnesia-nya yang adalah efek samping—karena keberadaan kami, dengan ingatan dan narasi kompleksnya, adalah pengingat akan perpisahan itu. Dengan melahap ingatan, ia berusaha mengikis perbedaan-perbedaan yang memisahkan, berusaha kembali kepada keadaan di mana tidak ada cerita, tidak ada pilihan, tidak ada rasa sakit... karena tidak ada apa-apa.
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang silent hours
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

Di dalamnya, siluet berjubah berdiri membelakangi cahaya. “Mereka mulai bermain dengan harmoni... Tapi belum tahu bahwa melodi sejati… …berakhir dalam keheningan total.” Void General: Silence Requiem Telah mendengar... suara mereka.
102.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 85 Beses bilang silent hours
Read
+Library
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Dari balik kabut, samar-samar terlihat siluet sosok tinggi kurus, bergerak tak alami, dengan kepala besar tak proporsional. Sinta mundur setapak. “Itu… bukan manusia.” Tiba-tiba semua lampu di ruangan padam, dan suara sirene lama berbunyi di lorong — tiiiiiiiiit… tiiiiiiiiit… Lalu terdengar satu kalimat lagi, keluar dari speaker yang seharusnya sudah mati: > “Selamat datang kembali... Subjek Alfa-Null telah aktif.”
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 41 Beses bilang silent hours
Read
+Library
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Di tengah hening itu, hanya ada dua suara: cahaya retak Rynor, dan bara terbakar Kael. Mereka bukan huruf, bukan ayat. Mereka adalah jeda—jeda yang bisa mengubah arah seluruh buku. --- Kosong yang Mengandung Diam itu panjang. Bukan hening damai, tapi hening yang sarat, seperti rahim yang belum tahu apakah ia mengandung bayi atau bom. Semesta baru, yang tadinya retak dan pecah, kini menggantung di ambang.
101.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang silent hours
Read
+Library
A Perfect Hollow

A Perfect Hollow

Seolah tidak ada yang ingin bunuh diri saat ini. "Sialan!" Suaraku terlalu kecil hingga Neptune tidak bisa mendengarnya. Bahkan aku sendiri tidak bisa mendengarnya. "Hah? Apa kau bilang?" Neptune mendekatkan kepalanya kepadaku. Aku mencoba berbicara lagi tapi tidak ada yang keluar dari tenggorokanku. Rasanya kering sekali. Kucoba untuk menunduk lebih rendah lagi untuk mengumpat keras-keras di telinga Neptune. Aku gagal. Kakiku yang keram tidak bisa lagi menahan tubuhku yang tidak seimbang.
106.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 135 Beses bilang silent hours
Read
+Library
Hear Me

Hear Me

Jeff berjalan perlahan tanpa suara, sesekali juga dia memanggil Mama nya, namun tetap sama, tidak ada sahutan sama sekali. "Ahhh... Ahh... Ahhhh.... Eunghh... Shhhh... Ahhhh...Eumhhhh... Mas... Ahhhh." Semakin dekat langkah kaki Jeff, suara itu semakin jelas sampai membuat nya mengeluarkan keringat dingin. "Itu suara apa, seperti suara tepuk tangan, tapi kenapa ada yang kesakitan?" Jeff kecil bermonolog, mempertanyakan suara tersebut. "Aaahhh... Shhh... Mas... Eunghh, lebih ker--Ahhhhsshhh... Eunghh... Eummm Iya... Mas, ahhh, iya ahh seperti it... Aahh... Uhhh... Eunghhh."
3.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 104 Beses bilang silent hours
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status