Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Sunyi yang bukan tanpa suara, melainkan sebelum bunyi pernah ditemukan. Tak ada atas atau bawah. Tak ada dingin atau hangat. Tak ada jauh atau dekat—hanya antar-ruang, lapisan tipis di mana segala arah dilucuti dari maknanya. Kinari merasakan tubuhnya menjadi catatan kecil di buku besar yang berhenti ditulis; Kael merasakan nadi pada pergelangan tangannya berubah dari detak menjadi titik. El’Thyren menyala sekali—pijar bulir mutiara—lalu meredup, seolah menghormati tempat yang tidak mengenal terang maupun gelap.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as silent hours
Read
+Library
Balas Dendam yang Hening

Balas Dendam yang Hening

Sudut pandang Valentina. Kegelapan. Kegelapan yang tidak berujung dan menyesakkan. Setelah jantungku mulai berdetak lagi, aku merasa seperti melayang di kehampaan, tidak sepenuhnya hidup, tapi juga tidak mati. Kadang aku bisa mendengar suara Alex, penuh isak putus asa dan pengakuan. Tapi aku tidak bisa kembali.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as silent hours
Read
+Library
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Di ruang hampa yang gelap, sunyi, tanpa batas… Di dunia tanpa cahaya itu… Sebuah suara menggema, seolah memanggil namanya. Awalnya terasa tidak nyata… namun perlahan menjadi semakin jelas, semakin dekat… dan semakin nyata. Nathan masih berdiri linglung. Sendirian. Tidak bergerak. Tidak berbicara. Seolah keberadaannya hanya tersisa sebagai bayangan di tengah kehampaan.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as silent hours
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Ribuan entitas cahaya yang baru saja keluar dari kepompong silika mereka tidak memiliki pita suara. Di dalam aula The Silent Garden yang kini sunyi dari getaran seismik, komunikasi beralih dari suara menuju spektrum elektromagnetik. Makhluk-makhluk ini—yang disebut Thorne dalam catatannya sebagai Homo Lumen—mulai berkomunikasi melalui pola kedipan pada kulit membran mereka yang transparan.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as silent hours
Read
+Library
Protokol Senyap: Aletheia

Protokol Senyap: Aletheia

teriaknya, suaranya pecah, namun tenggelam oleh dentuman kembang api yang terus meledak di langit malam. Di dalam air, Lena membuka matanya setengah sadar. Samar-samar dia melihat sosok yang mendekat di antara riak gelap, lalu kilatan cahaya seperti arloji di tangan seseorang itu—sebelum semuanya perlahan menghilang dalam kegelapan laut. • Earpiece di telinganya mengeluarkan suara statis. "Bzzzt—krrt— Lena— kau dengar— kzzzt—"
409 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as silent hours
Read
+Library
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Nama itu tidak pergi setelah layar ponsel menggelap. Klinik Saint Orla. Kiara berdiri diam di tengah apartemennya, ponsel masih berada dalam genggamannya. Ruangan di sekelilingnya sunyi, terlalu sunyi untuk sesuatu yang baru saja mengguncang bagian terdalam dari ingatannya. Tidak ada suara selain napasnya sendiri yang perlahan ia paksa tetap stabil.
655 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as silent hours
Read
+Library
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Ternyata suara itu berasal dari balik tembok, sedangkan aku berada di salah satu sisi yang berlawanan dari asal suara itu. Semakin dekat, jelas suara itu semakin nyata di telingaku. Suara rintihan yang kadang diselingi tangisan, memilukan. Membuat rasa penasaranku semakin besar dan makin menyebalkan, maksudku, aku itu penakut tapi malah nekat dan mencari sumber suara itu. Ya,, jika suara tadi benar-benar setan di siang bolong, setidaknya aku bisa berlari sekuat tenaga juga tak lupa berdoa setiap detiknya agar hantu itu tak menghantuiku untuk selanjutnya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as silent hours
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Teriaknya dengan lantang. "Paham pak!" Kelas pun dimulai, suasana di dalam ruangan itu tampak hening.Tak ada satu orangpun yang berani mengeluarkan suara dari mulutnya. Jessy yang biasanya selalu membuat keramaian di dalam kelas pun kini mulutnya sudah terkunci rapat rapat. Kunci itu seakan-akan hilang dan iya tak berani mencari kunci itu untuk membuka mulutnya yang tergembok.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as silent hours
Read
+Library
No One

No One

Seperti dugaanku, semua orang disini tahu apa yang sebenarnya terjadi, mereka hanya menutup-nutupinya. Entah sudah berapa lama aku disini, aku dan semua orang diruangan ini masih menunggu dan mencari jalan keluar. Aku melihat Cia sudah terbiasa dengan lingkungan ini, sejujurnya aku juga sudah mulai akrab dengan semua orang disini. Jika kalian bertanya apakah suara itu masih terdengar? Ya, suara itu masih terdengar olehku sesekali. Disaat aku mendengarnya, aku hanya bisa menangis sambil memejamkan kedua mataku. Hatiku pedih, aku sangat amat merindukan mereka. Terkadang juga aku mendengar suara Billa, sahabatku. Ia terdengar putus asa dan sangat kehilangan, aku ingin segera keluar dari sini. S
102.7K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as silent hours
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Sedikit membingungkan memang, ketika pikiran yang tadinya sangat takut mendadak berubah menjadi bergairah. Lolita siluman terus menjilati leher Hendra dengan liar, bak kobra yang sedang menanti proses menebar racun berbisa. Hendra mendadak sudah tidak tahan lagi, dia langsung berbalik dan siap menerima serangan hangat Lolita berikutnya. Tapi tiba-tiba, di depan pintu kamar mandi, Hendra mendengar suara Aurora dan Axio tampak menjerit menyanyikan sesuatu:
3.6K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as silent hours
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status