Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Semalam Sang Mafia

Cinta Semalam Sang Mafia

" Aku ingin tahu sampai dimana ayahmu kuat menyembunyikan pembunuh yang sebenarnya ,saat putri kesayangannya kini menjadi istri ku." Diego tertawa kecil saat melihat melalui layar monitor kecil bahwa ada pergerakan emosional yang hebat di dalam kamar tersebut. "Lihat itu," tunjuk Diego pada letnannya. "Keraguan adalah racun yang lebih mematikan daripada sianida. Sekali kau menanamnya, dia akan tumbuh dan menghancurkan benteng dari dalam." "Unit Silent Phantom sudah siap, Tuan," lapor sang letnan. "Mereka akan bergerak saat badai pasir malam ini tiba. Sensor mansion akan terganggu."
10553 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as silent house
Read
+Library
Cinta Tanpa Suara

Cinta Tanpa Suara

Ia mengambil ponsel itu, mematikan layarnya, lalu menggenggam jemariku yang mendingin. "Aku tahu, Gia. Kau terlalu tulus untuk bisa bermain serapi ini," ucapnya dengan suara rendah yang menggetarkan sanubariku. "Mereka memanfaatkan kebisuanmu sebagai tameng, tapi mereka lupa bahwa mata tidak pernah bisa berbohong."
951 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as silent house
Read
+Library
Rahasia Senja

Rahasia Senja

Pada akhirnya tetap ia yang terlihat salah. "Kenapa lu diem aja? Mendadak bisu?! Atau emang bisu? Hahaha," celetuk Viola. "Kayaknya emang bisu! Ups..." Ucap gadis berkuncir kepang itu. Sekali berucap ternyata ucapannya begitu tajam, pikir Senja. Tangan lentik itu kini sudah menyentuh wajah Senja. Viola—gadis yang menggunakan softlens hitam di matanya itu, kini tersenyum sinis. Tangannya sudah meraup pipi Senja.
9.97.5K viewsOngoingAdded to Library 209 Times as silent house
Read
+Library
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Nama itu tidak pergi setelah layar ponsel menggelap. Klinik Saint Orla. Kiara berdiri diam di tengah apartemennya, ponsel masih berada dalam genggamannya. Ruangan di sekelilingnya sunyi, terlalu sunyi untuk sesuatu yang baru saja mengguncang bagian terdalam dari ingatannya. Tidak ada suara selain napasnya sendiri yang perlahan ia paksa tetap stabil.
655 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as silent house
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

The Silent Garden sedang mengalami Systemic Corruption. Bab ini ditutup dengan Bayi 001 yang melangkah ke tengah aula. Saat ia berdiri di sana, jutaan pilar cahaya tersebut mulai membungkuk ke arahnya, seolah-olah mengenali tuan mereka. Suara jutaan bisikan manusia mulai memenuhi pikiran Li Lan—sebuah fenomena Acoustic Neural Overload. Di ujung aula, sesosok bayangan holografik mulai terbentuk; sebuah proyeksi dari Thorne, namun wajahnya tampak hancur oleh gangguan data, memberikan peringatan terakhir: "Kalian terlambat... kuncinya sudah dicuri dari dalam."
106.6K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as silent house
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Ia segera memanggil Sarah, Amara, dan Yuki. "Kita punya masalah baru," ujar Surya, wajahnya kembali menjadi topeng kaisar yang mematikan. "Ada entitas bernama The Critic of Silence. Dia menganggap realitas yang tidak bisa diawasi sebagai 'sampah' yang harus dibersihkan. Dia tidak akan menyerang dengan pasukan; dia akan menyerang dengan 'Keheningan'." Sarah Vance segera memeriksa data-data kuno yang ia simpan. "Keheningan? Maksudmu... dia akan membungkam kemampuan kita untuk berkomunikasi dan berimajinasi?"
988 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as silent house
Read
+Library
SECRET YOU!

SECRET YOU!

Hitam pekat milik Dito dan coklat muda milik Mitha. Buru-buru Mitha memalingkan wajahnya saat ia merasa tatapan Dito terlalu mengintimidasi. Ini bukan lagi syuting sinetron kan? Padahal ia paling jago kalau soal memberikan tatapan mematikan pada lawan jenis. Namun tatapan Dito berbeda, terlalu kuat untuk dilawan.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as silent house
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

​Dari celah itu, terdengar sebuah bisikan yang sangat pelan namun mampu membuat seluruh bintang di langit Nuranipura bergetar karena ketakutan. ​"Kalian pikir kalian telah benar-benar menang?" bisik suara itu, terdengar seperti angin dingin yang menusuk tulang. "Kalian hanyalah sekadar warna yang menari di atas kanvas yang akan segera membusuk dimakan waktu. Aku adalah 'The Eternal Silence', dan aku datang untuk membungkam setiap kata yang pernah kalian ucapkan."
965 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as silent house
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Aku berusaha tahan nafas untuk tidak mencium baunya, tapi tetap saja tidak bisa. Maka dari itu aku muak sekali dan tidak bisa terlelap untuk tidur siang ini. Tetangga sebelah memang tidak tahu ya, kalau aku tidak tahan akan baunya. Aku keluar dari kosan dan duduk santai di teras depan. “Hai, Nak melamun aja, nih.” Ucap Pak Satpam. “Ya, Pak. Pak mencium sesuatu yang menyengat tidak?”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as silent house
Read
+Library
Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

tanya Hanaya, nekat melontarkan pertanyaan yang sudah mengganjal di kepalanya sejak tadi. Di seberang sambungan, suasana mendadak senyap. Tidak ada suara helaan napas maupun gerakan. Hanya deru angin malam dari luar dinding kaca yang mengisi keheningan. Beberapa detik berlalu sebelum suara berat Silas kembali terdengar, kali ini bernada selidik yang begitu tajam.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as silent house
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status