Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tabib Jenius

Tabib Jenius

Di dalam, seorang tabib desa sedang menyiapkan ramuan dengan wajah angkuh. “Ah, jadi kau yang katanya bisa menyembuhkan segala penyakit?” tanya tabib itu, menatap Ardin dari atas ke bawah. “Aku sudah mengobati Nyonya Asti bertahun-tahun. Kau pikir hanya dengan modal satu jarum kau bisa menyembuhkannya?” Ardin tak menjawab. Ia hanya membuka tas kecilnya, mengeluarkan gulungan kain berisi jarum bambu halus, dan duduk di sisi ranjang.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as tabú
Read
+Library
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

Astaga, mencium baunya aku merasa ingin mati detik ini juga. Terdengar mereka tertawa keras. "Rasakan! Itu adalah pupuk kandang yang baunya dapat mengusir hama. Kamu itu wanita kotor! Sama seperti pupuk yang barusan membasahi tubuh kamu! Dan perempuan seperti kamu, harus diusir karena sudah menjadi hama dalam rumah tangga orang!" bentak Mba Sindy. Membuatku merasa jijik karena mendengar pupuk kandang yang mengenai badanku.
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 612 Times as tabú
Read
+Library
Complicated

Complicated

Ceca Farazz sebelum dia tertawa. “Sialan lo.” Harsa ikut tertawa. "Sebenernya gue gak masalah Tara mau jalan sama cowok mana pun asal itu bukan Wira aja." "Kenapa? Karena lo takut kalah saing?" Tatapan sinis itu berhasil membungkam Farazz meski dirinya tidak pernah gentar untuk bertahan. Dia tau Harsa paling tidak suka kalah dalam soal apapun, harus selalu menjadi yang nomor satu, apalagi jika itu menyangkut tentang perutungannya dengan Wira.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as tabú
Read
+Library
U

U

Saling menatap satu sama lain dan setelah itu kami melanjutkan perjalanan pulang. Satu yang aku tahu bahwa, 'mencintai dengan hati bukanlah ego'. Ego hanya membuat kita menjadi serakah. Yura End POV. ***
103.2K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as tabú
Read
+Library
Euforia

Euforia

Brak Reyya menggebrak meja Nindi dengan napas memburu, sorot mata bule Canada itu panik menatap gadis yang hampir terjungkal akibat ulah gebrakan meja yang tiba-tiba olehnya. "REYYA!" Pekik Nindi sebal, hancur sudah moodnya pagi ini. "NINDI!" "Ck! Apaan, sih?!" gerutu gadis imut itu sebal menatap sahabatnya. "NIN! LEO, NIN!" Dengan wajah dramatis, Reyya mengguncang tubuh Nindi, "LEO HILANG!" Sontak mata Nindi melebar, kemudian ia berdiri disertai gestur tubuh tak kalah panik.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as tabú
Read
+Library
TARO

TARO

ia melirik tanganku yang masih sibuk menggerus obat yang memang sudah hampir halus. “Ini sudah halus, kan?” “Iya, sudah.” Kepala Aksa ikut mengangguk. “Ayo kita makan.” Ajaknya. Kami makan dalam keheningan. Aku yang menikmati Soto Babat, dan dia yang sok sibuk dengan laptopnya sembari menyambi makan serta kecanggungan yang meliputi untuk memulai pembicaraan. Maksudku, aku sudah menjudge-nya di awal dan ternyata simbiosis yang ia berikan benar-benar merupakan simbiosis mutualisme. Setidaknya, tinggal di apartemennya yang so tumblr ini saja sudah sangat cukup membantuku melupakan kejadian beberapa jam yang lalu.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as tabú
Read
+Library
Home

Home

Yang dia tahu hanyalah dia merasa sangat kesulitan untuk membangun kehangatan dan keintiman dengan orang lain 2. Anak kecil pernah digigit laba-laba sehingga dia infeksi selama berhari-hari, ini mengembangkan phobianya terhadap serangga (terutama laba-laba). Tapi, karena memori tersebut direpres, dia jadi nggak tahu kenapa dia bisa phobia Kenapa defense mechanism represi bekerja? Supaya pengalaman-pengalaman buruk itu tidak mengguncang jiwa kita.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 460 Times as tabú
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Surya Tak mengerti dengan insting seorang wanita. Kenapa selalu tepat? Kenapa feelingnya selalu benar? Seperti yang barusan ditanyakan Aurel. Kenapa dia bisa tepat menduga kalau aku belum rela berpisah dari Medina? Mungkin sekarang harus hati-hati dalam berucap. Salah sedikit saja bisa jadi bumerang buat diriku sendiri. Aurel lagi peka. Dia sering marah-marah tak jelas apalagi kalau membahas Medina.
1028.9K viewsCompletedAdded to Library 693 Times as tabú
Read
+Library
Konspirasi

Konspirasi

Tuk Tuk Tuk Ketukan itu berhenti setelah seseorang masuk dengan wajah murung dan mata sembap. Bisa di pastikan bahwa perempuan itu sudah menangis. “ tuan, anakku ketabrak dan dilarikan kerumah sakit. Aku minta izin pulang lebih awal” ujar irena ragu
9.96.0K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as tabú
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status