Menikahi Tuan Muda Buruk Rupa
'
Air mata kembali menggenang di pelupuk mata perempuan itu, begitu ia selesai membaca tulisan di selembar kertas barusan.
"Mereka yang mencintaimu sangat tulus, justru pergi lebih dulu. Bukan kau yang tak memahami, tapi aku, aku yang tak paham perihal kehilangan," gumam Laiba sembari meletakkan kembali selembar kertas itu ke asalnya, tatapan mata perempuan itu, selanjutnya mengarah pada Naqib.
Laiba lalu bangkit dari sana, ia berjalan menuju lemari pakaian milik Naqib, dan di sana di pintu bagian atas, ia menemukan tulisan yang sama dengan kalimat pembuka di selembar kertas tadi.
ตอนยอดนิยม