CATATAN UNTUK SENJA
Sementara, Langit hanya memandang kepergian keduanya.
"Oh, kayanya ada musuh dibalik selimut, ya." Aura bergidik. "Eh, udang dibalik batu. Tapi, kalo dibalik batu nggak enak. Mending, udangnya di dalam bakwan." Aura berdiri dengan tawanya sendiri.
"Ra, masih aja ngelucu," decak Langit.
"Kenapa memangnya?" tanya Aura disambar dengan tangan Langit. "Udah ayo beli bakwannya mbak Wati aja," ajak Langit berlalu pergi bersama Aura.
ตอนยอดนิยม