Tergoda Pesona Ibu Mertua
kataku, disambut tawa mereka.
Kami memutuskan untuk sarapan di *Warung Makan Sari* lagi, warung kecil yang kami kunjungi kemarin. Meja-meja kayu di bawah atap daun kelapa masih terasa nyaman, dengan pemandangan sawah hijau yang menyejukkan mata. Kami memesan nasi jinggo dengan ayam suwir dan sambal matah, ditambah soto Bali untuk Nayla dan Mama Siska, serta kopi tubruk untukku dan Tom. Jack, Liam, dan Ethan memilih jus mangga, masih trauma dengan sambal kemarin.