Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mafia Insyaf

Mafia Insyaf

Setelah bertahun-tahun hidup sebagai ketua mafia yang disegani, Anton "Si Tangan Besi" tiba-tiba memutuskan untuk pensiun dan bertaubat. Keputusan ini muncul setelah ia nyaris tewas dalam sebuah baku tembak dengan geng saingannya. Saat terbaring di rumah sakit, Anton mengalami mimpi aneh yang membuatnya yakin bahwa sudah waktunya meninggalkan dunia kejahatan dan menjalani hidup yang lebih baik. Namun, keluar dari dunia mafia ternyata tidak semudah yang dibayangkannya. Anak buahnya tidak percaya dengan keputusan Anton dan mengira ini hanya strategi untuk menjebak musuh. Sementara itu, para rivalnya menganggap Anton sedang menyusun rencana rahasia untuk merebut kembali kekuasaan. Situasi semakin rumit ketika seorang detektif cerdik, Luki, mulai mengawasi setiap gerak-gerik Anton karena mencurigai niatnya. Anton berusaha membuktikan kesungguhannya dengan membuka warung kopi di sudut kota. Tapi ketenangan itu tidak bertahan lama. Salah satu geng lama Anton menculik keponakannya, memaksanya untuk kembali ke medan laga. Dengan bantuan Luki (yang terpaksa bekerja sama karena keadaan), Anton harus menghadapi masa lalunya sekali lagi—kali ini bukan untuk berkuasa, tapi untuk melindungi orang-orang yang ia sayangi. Bisakah Anton benar-benar lepas dari dunia mafia, atau takdir sudah menuliskan bahwa seorang "Si Tangan Besi" akan selalu menjadi bagian dari dunia gelap?
1.1K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as warung ajeng
Read
+Library
Manipulasi Hati CEO

Manipulasi Hati CEO

dear My family untuk ibuku yang sangat cantik dan perfeksionis aku hanya ingin mengatakan obsesi mu kepada kebersihan sangat mengerikan. oh ya, sesekali kau harus mampir ke warung pinggir jalan, mereka memasak untuk pelanggan secara bersamaan. aku sudah mencoba beberapa kali rasanya sangat enak walau kau sebut menjijikkan. maaf tentang anak kesayanganmu yang dikunci dari luar sepertinya dia sedang menikmati coklat dan mengotori mulutnya. ku harap kau tidak marah saat membersihkannya. si paling irit bicara, cuek, tidak peduli pada keluarga yang kau tahu hanya berkerja dan mencari uang. ayah coba lah sesekali buka mulutmu dan bicara sesuatu. aku muak melihatmu hanya diam memperhatikan. untuk kakak laki-lakiku seperti kau harus segera ke psikiater aku takut emosimu semakin menjadi. rasa sayangmu padaku melebihi rasa sayangmu pada istrimu. overprotective mu sangat mengangguku. aku tahu karena itu kakak ipar membenci ku, tapi aku sarankan untuk tidak perlu bolak-balik ke Korea untuk melakukan operasi plastik karena sejauh apapun dokter merubahmu tidak akan menandingi kecantikanku. ku dengar kau akan melakukan inplan payudara, jangan terlalu besar aku takut benda itu pecah ketika di pegang. terakhir kakakku yang bodoh dan polos, aku ingin menyelamatkanmu tapi aku pasti kerepotan jika membawamu. nikmati saja kebersamaanmu dengan keluar problematik itu. jangan mencariku, jangan khawatir padaku, aku tidak akan kembali lagi ke rumah itu. tertanda dari anak kalian yang paling normal nadia Clarisa
422 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as warung ajeng
Read
+Library
Romantic Purple

Romantic Purple

Rian menjalani tahun terakhir SMA seperti kebanyakan hari-hari sebelumnya: tenang, teratur, dan tanpa keinginan untuk menonjol. Ia dikenal sebagai siswa yang bisa diandalkan, cukup pintar, dan jarang membuat masalah. Di antara hiruk-pikuk sekolah, pertemanan, tugas akhir, dan obrolan tentang masa depan, Rian selalu merasa aman berada di jarak yang tidak terlalu dekat dengan siapa pun. Sampai suatu sore, di depan warung langganan tempat ia biasa singgah, ia melihat seorang siswi berjalan sendirian. Tidak ada yang istimewa. Hanya langkah yang tenang, wajah yang biasa saja, dan sikap yang seolah tidak peduli pada dunia di sekitarnya. Namun sejak saat itu, ritme hidup Rian mulai berubah oleh hal-hal kecil yang tak bisa ia jelaskan. Namanya Lidya. Lidya bukan tipe gadis yang mudah didekati. Ia pendiam, menjaga jarak, dan tampak hidup di dunianya sendiri. Semakin sering Rian melihatnya di lorong sekolah, perpustakaan, atau jalan pulang, semakin ia sadar bahwa perasaan yang tumbuh bukan sekadar rasa penasaran. Di tengah candaan teman-teman, kesibukan buku kenangan kelulusan, sore-sore di Warzam, dan hari-hari terakhir masa sekolah, Rian perlahan dipaksa menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: membuka diri. Namun mendekat pada seseorang tak pernah sesederhana berjalan ke arahnya. Tentang gengsi, keberanian, jarak yang tak terlihat, dan cinta pertama yang tumbuh pelan-pelan, Romantic Purple adalah kisah manis dan hangat tentang masa SMA-tentang seseorang yang datang tanpa rencana, lalu mengubah hari-hari biasa menjadi sulit dilupakan.
162 viewsCompletedAdded to Library 4 Times as warung ajeng
Read
+Library
Nala dan Mas Juragan

Nala dan Mas Juragan

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras—ibu Nala—yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.
10587 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as warung ajeng
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status