Istriku Teman Anakku
“Plakk…sebuah tamparan keras melayang di pipi Dilan, anak kecil ini tersungkur ke tanah dan menimpa jualannya, hingga gorengannya ada yang berhamburan ke tanah.
Ke 5 anak punk ini bukannya kasihan, malah terbahak-bahak melihat Dilan bangun merangkak, sambil memunguti jualannya.
Hebatnya dia tak menangis, tapi wajah putihnya yang memerah kena tampar memancarkan hawa amarah.
Setelah itu Dilan pun pergi, tapi wajah ke 5 orang ini tak bakal dia lupakan selamanya.
Dilan kini duduk termangu sambil mengelus pipinya yang terasa pedas di depan sebuah minimarket yang jaringannya tersebar di seluruh Indonesia.
“Awas kalian, kelak kalau aku besar, ku hajar kalian sampai merengek minta ampun,” batin Dila