The (Un)Completed
“Papa nggak akan maksa kamu nikah, sayang. Papa cuma berdoa dan berharap biar kamu segera ketemu sama pria yang baik hati dan bersedia menghabiskan usianya bareng kamu.
“Ayolah, Pa,” harus berapa kali aku menjelaskan hal ini sampai keluarga mengerti, “Nggak akan pernah ada pria baik hati yang bersedia menikah dengan wanita kayak aku. Nggak sempurna.”
“Pumpkin,” Papa menuntunku ke hadapan cermin, “Kamu sempurna, sayang. Kamu cantik, menarik, cerdas juga mandiri.”
“Bukan itu yang aku maksud, Pa.”
Bab Populer