Madu Dari Suamiku
Saat dalam perjalanan, ponsel yang sedari tadi kugenggam bergetar, petanda ada pesan masuk.
Mataku menyipit melihat pesan yang masuk ke HP. Satu pesan shareloc, dari nomer orang yang selalu meneror. Mataku liar menyapu sekitar, mencari orang mencurigakan, tapi nihil, semuanya tidak ada yang aneh.
Ting!
[Buka map, kamu akan ketemu masjid.] Satu lagi pesan masuk ke Hpku. Aku mendengus sebel. Siapa sih dia, kenapa selalu tau apa yang aku butuhkan.
Hot Chapters