Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mahluk Lain(Dia Yang Mengikuti Aku)

Mahluk Lain(Dia Yang Mengikuti Aku)

Melati turun dari singgasananya dan melangkah kearahku. Tatapanku tak berkedip, takjub dengan apa yang terpampang di depan mataku. "Sesungguhnya, aku dulu seorang pertapa, Vina! Namun karena seseorang yang jahil, mengubur tubuhku saat aku merasa Sukma. Kala itu ..." " Huuufffttt ...!" Melati menjeda ucapannya dan menarik nafas panjang, tatapan matanya seolah menatap jauh, menembus masa lalu, aku menanti kelanjutan ceritanya dengan sabar.
701 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Mike tampak menyeringai geli. “Gadis pintar,” kata laki-laki itu. Juliana melemparkan senyum pada Mike. “Kamu harus menjadi guru yang terbaik, Mike. Jangan kecewakan murid barumu.” “Tentu saja, Sayang.” Mike yang sejak tadi duduk di kursi meja rias Susan datang mendekat dan duduk di samping sang isteri. “Kamu kan observer. Kamu boleh kasih masukan jika ada pelajaran yang terlupa atau terkurang,” katanya sembari mencium mesra bibir Juliana.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Gelang Emas Untuk Emak

Gelang Emas Untuk Emak

Dibalas senyum tipis oleh Narti. "Ya sudah Emak mau shalat dulu." kakinya berdiri, beranjak meninggalkan kursi tempatnya duduk. Meninggalkan Narti sendiri. Melangkah menuju kamar Fiki ~anak Narti~ yang ia tempati, Emak mengambil mukena yang ia lipat dalam sajadah yang diletakkan diatas lemari plastik. Menggelarnya di atas tikar kecil yang disiapkan khusus untuk shalat. Urung shalat jamaah gegara insiden yang terjadi. Emak shalat dalam hening. Bibirnya khusyu' merapalkan doa shalat. Hatinya sedang melepas rindu dengan Rabbnya. Adakah perjumpaan yang indah dengan pemilik hati selain ketika dalam shalat?
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Guru Aku Milikmu

Guru Aku Milikmu

'Mantra pengikat jiwa' 'Jika keluarga sang Permaisuri benar - benar melakukan pemberontakan dan menentang hukum alam, bukankah Permaisuri juga ikut terkena dampaknya? Melihat Permaisuri seolah kehilangan seluruh kekuatannya dan hendak terjatuh Mahaguru Agung segera memeluknya. "Bodoh" Mahaguru Agung menegur dengan raut wajah dingin. Mendengar teguran tersebut Permaisuri hanya tersenyum dan mengulurkan tangannya membelai wajah sang tuan, Mahaguru Agung, suaminya.
914 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Terjebak di Dunia Lain

Terjebak di Dunia Lain

tanya Melati dengan penuh harapan. "Kamu harus menjalani terapi Ruqyah, tentunya untuk melepaskan semua pengaruh itu dari tubuhmu membutuhkan waktu yang cukup lama, jika kau ingin, pesantren kami menerima santri Puteri. Selain menjalani terapi kau akan di gembleng untuk mempelajari ilmu agama." Kyai Lukman memberi penjelasan panjang lebar sekaligus menjawab pertanyaan Melati.
9.541.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

Amelia mengangguk dan mengucapkan selamat malam dengan patuh kepada Nyonya Tua Walton. Elmer bersandar di dinding dekat tempat tidur dan mendecak lidahnya. Orang tua bernama Hubert di ruang belajar itu berani merebut muridnya. Di zaman sekarang, dia masih harus bersaing untuk menjadi guru? “Mia kecil, Guru akan mengajarkanmu mantra, oke? Kamu tahu mantra apa itu? Mantra yang bisa memunculkan bola api hanya dengan beberapa ucapan! Kalau tidak berhasil, aku bisa mengajarkanmu cara menangkap hantu. Namun, aku harus membuka Mata Surgawimu terlebih dahulu agar kamu bisa melihatku, tidak hanya mendengar suaraku…” Elmer menggosok tangannya dengan gembira.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

“Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik, Melati! Kamu tidak perlu bertanya tentang itu.” “Mbak Nadina pernah tidak terbesit sedikit saja tentang semua alasan munculnya sosok Pak Guru itu?” lirih Melati seketika membuat Nadina menoleh dan mengernyit. “Maksud kamu?” “Siapa tahu, Gus Nadhif di sana minta sama Allah untuk mengirim pemuda yang bisa menggantikannya di sini untuk menemani Mbak Nadina. Pasti kehadirannya bukan tanpa alasan ‘kan?” terang Melati.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Sementara Lintang dan Arga hanya menggeleng sebagai jawaban bahwa Jalamada memang tidak pernah menceritakan apa pun mengenai gurunya. “Guru kami merupakan seorang Batara dari alam para dewa. Beliau bernama Batara Anjar Rasa,” ungkap Iga membuat Lintang dan Arga langsung melebarkan mata. “De-dewa?” tanya Arga terbata. “Hahaha, benar tuan. Apa anda sekalian tidak pernah mengenal para dewa?” Iga malah balik bertanya. “Tapi memang wajar karena para dewa bagi sebagian orang masihlah merupakan mitos dan dongeng belaka,” ujar Iga menjawab pertanyaannya sendiri.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

"Gerry Romero namanya, katanya mantan biksu yang jago ramuan kuno." Di studio televisi nasional, Melati Kusuma, analis pasar yang terkenal dengan prediksinya yang tajam, sedang siaran langsung. Wajahnya yang biasanya netral kini menunjukkan ekspresi yang tidak biasa, seolah sedang membaca puisi kematian untuk sebuah kerajaan bisnis.
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

kata lagi Musa mengomeli temannya. Saat itu Ibu Ratih masuk ke ruangan depan sambil membawa sepiring pisang goreng yang masih mengepul panas. Ia menaruhnya di atas meja menemani tiga cangkir kopi yang sudah lebih dulu disajikannya. "Eh, jadi bikin repot bu Mirah," kata Musa basa basi.
785 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai agama cikgu melati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status