Terjebak Mantra!
Memang bodoh sekali aku.
“Maaf, kakak saya ini orangnya memang sangat pemarah, keras, tapi baik hati sebenarnya. Dia adalah salah satu manusia paling tidak perasa di sini. Baiklah, aku akan menjelaskan padamu, bahwa kami bisa berbahasa Indonesia. Jadi, mulai sekarang kita mulai interaksi dengan bahasa aslimi.” Tutur wanita yang datang.
“Iya, aku juga minta maaf.” Kataku dengan menjulurkan tangan.