Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

tanya Taja tentang siapa yang dibicarakan Radhit. “Praja sebaya denganmu itu. Dia seorang Gattorian,” lanjut Radhit. “Siapa?” Taja belum paham juga. “Raojhin,” Radhit mengucap satu nama yang akhirnya membuat Taja mengerti sekaligus menghela nafas, "Kalian berseteru siang tadi." “Dia datang ke Tanapura untuk menjadi praja,” kata Radhit sekilas tentang Raojhin.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Raja Agung Nayaka Manggala

Raja Agung Nayaka Manggala

Celetuk Nayaka Manggala Sontak saja Batari Candawani menoleh kearah Nayaka Manggala sembari mengerutkan keningnya dan mata yang melirik tajam. "Bagaimana kamu bisa tahu jika itu adalah tetua Daryamojo dari Gunung Madayana? Apakah kamu pernah bertemu dengannya? Setahuku orang dengan nama itu adalah salah satu tetua dari Gunung Madayana yang terkenal kejam! "
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

"Pantas saja akhir-akhir ini aku merasa kau jadi lebih longgar, ternyata kau merayu keponakanku! Dia baru 19 tahun! Kau sebegitu tak bisa menahan diri?" Tante sampai meneteskan air mata karena panik, sambil menangis ia berkata, "Bukan seperti itu, Rangga yang menggodaku." Paman menamparnya keras. "Dasar wanita tak tahu malu, mana mungkin keponakanku yang menggodamu?" "Pasti kau yang tak bisa mengendalikan diri dan diam-diam menggoda keponakanku saat aku nggak ada di rumah!"
18.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 523 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

“Wajahnya, wajah pengkhianat itu.” Ki Jatmika tidak menunjukkan keterkejutan. Ia hanya mengangguk pelan, sorot matanya tajam seolah sudah menduga jawaban itu. “Siapa?” “Ki Adhi Pramana.” Sagara mengucapkan nama itu seperti racun di lidahnya. “Tetua bendahara. Orang yang paling dipercaya Guru Besar untuk mengelola kekayaan padepokan. Orang yang selalu tersenyum pada semua murid. Senyumnya di dalam penglihatanku, itu bukan senyum seorang sahabat. Itu seringai serigala yang berhasil menerkam mangsanya.”
10983 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Indra Keenam

Indra Keenam

kata Jack “Ayah hentikan lah hal itu, aku tidak ingin kau menghabiskan air matamu untukku saja, masih ada orang lain yang membutuhkan air matamu nanti. Jika kau menghabiskan semuanya untukku hari ini. Apakah kau tidak akan bisa lagi menangis untukku lagi meneteskan untuk orang lain yang kau kasihi?” “Tidak nak, aku sudah cukup hanya akan menyayangimu saja karena kau sudah menyesali semua perbuatanku.” “Jika meman ayah mengatakan hal itu, maka ayah harus berjanji tidak akan pernah sedih sedikitpun lagi. Aku akan mengingatnya ayah!” “Iya anakku sayang aku akan berjanji tidak akan pernah sedih lagi kedepannya. aku akan selalu mengingat puisi indahmu untuk menenangkan hatiku saat dalam keadaan
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

usulku, karena cacing-cacing diperut ini sudah meronta-ronta. “Iya, tante juga sudah lapar, ayo, Dika,” kami menuju stand makanan yang letaknya persis berhadapan dengan stand patiseri, hanya ada dua kupon, jadi otomatis si ‘anak setan’ itu tidak bisa makan. Penjaga stand makanan adala ibu Risa, guru kewirausahaan yang memiliki suara sangat lembut dan sangat ramah, tanpa perlu banyak waktu, dia sudah ngobrol seru dengan tante Anna.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Dua belas prajurit berdiri menghadang dengan pakaian netral tanpa lambang, tapi cara mereka berdiri terlalu teratur untuk orang biasa. Cempaka berhenti, Bagas berhenti di atasnya, Dewi Sekar berhenti di sebelahnya. "Selamat siang," kata Bagas. Tidak ada yang menjawab. "Saya Bagas Surolegowo, mantan juru bersih istal Kerajaan Medang Raya. Ini jalan umum, saya tidak melihat papan yang bilang jalan ini tutup hari ini." Prajurit paling depan melangkah maju.
556 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Budak Raja Naga

Budak Raja Naga

“Apa menurutmu masakan hari ini enak, Drake?” “Ya, Raja.” “Sudah kubilang, ini pesta hiburan. Tinggalkan sifat formalmu itu, Anakku.” Raja Aiden menjilati bibirnya semangat. “Hm, kau tahu, kepala koki kali ini kuambil dari pedesaan Edensor. Dia yang terbaik, bukan begitu?” “Ya, Ayah.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Handa hanya bisa bersyukur kala memiliki suami berkepala plontos yang memiliki kekayaan mendekati Jeff Bezos dan sikap bijak mendekati Maman Suherman. TAMAT
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 788 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Pria tua itu membawa tongkat kayu yang berukir rumit dan sebuah tas kecil di pundaknya. “Selamat pagi, anak muda,” sapa pria itu dengan suara serak namun bersahabat. “Selamat pagi,” jawab Mukhayyam hati-hati. Ia belum pernah melihat orang ini sebelumnya di sekitar desa atau dalam perjalanannya sejauh ini. “Siapa Anda, Tuan? Dan apa yang Anda lakukan di sini?” Pria itu tersenyum kecil. “Namaku Nizar. Aku seorang penjaga gunung ini, atau setidaknya, itulah sebutanku bagi mereka yang percaya pada legenda Gunung Cindua.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai baji rao
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status