KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA
Ia merasa pelatihan ini terlalu lambat, terlalu tenang, dan tidak ada yang terasa berubah.
“Kakek, ini tidak terasa berbeda,” keluhnya setelah beberapa kali mencoba. “Aku hanya menarik dan menghembuskan napas saja.”
Mpu Suro tidak marah, malah tertawa pelan. “Kesabaran adalah kunci terbesar, Jaya. Jangan terburu-buru. Seorang petani tidak bisa memanen padi hanya dalam satu malam, bukan? Ia harus menanam, menyiram, dan menunggu dengan sabar. Begitu juga dengan kekuatan dalam dirimu. Coba lagi, tapi kali ini, jangan hanya memikirkan gerakan napas. Coba rasakan apa yang ada di sekitarmu.”