Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

​Babak Pertama: Menguak Hakikat Ancaman Sepele ​"Dengar ya, para Bidadari Menteng," ucap Madun memulai penjelasannya dengan nada serius. "Musuh paling berbahaya di dunia ini ada tiga macam yang bentuknya remeh tapi mematikan: Pertama, cicak di atas plafon yang hobi menjatuhkan kotoran tepat di atas kepala pas lagi makan. Kedua, colokan listrik longgar yang bikin HP korslet tengah malam. Dan ketiga... cucian baju menumpuk yang dibiarkan berhari-hari sampai berubah wujud jadi fosil purba!" ​Mendengar ucapan Madun, Vanesha, Celine, and Audrey langsung terdiam, lalu tak lama kemudian...
67.6K viewsOngoingAdded to Library 205 Times as bidak
Read
+Library
Wanita yang Mencintai Suamiku

Wanita yang Mencintai Suamiku

Olivia menyimak dengan baik suara Ustaz Eqbal. "Persiapan, siapkan tujuh lembar daun bidara yang masih hijau, dan satu ember air yang cukup untuk mandi. Haluskan daun bidara dengan ditumbuk, lalu campurkan ke dalam air yang telah disiapkan. Baca ayat-ayat berikut di dekat air, tetapi jangan di dalam kamar mandi ya, harus di luar kamar mandi.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 568 Times as bidak
Read
+Library
Menjadi Ibu Susu Bayi Kembar CEO

Menjadi Ibu Susu Bayi Kembar CEO

"Sebentar, aku lupa mau kasih sesuatu." Ia buru-buru menuju kulkas, membuka pintunya dan meraih satu botol besar berisi cairan hijau pekat. Dengan senyum hangat, ia menyerahkannya pada Ayu. "Ini, diminum ya!" Ayu menerima botol itu dengan kedua tangan, menatap cairan hijau di dalamnya dengan rasa penasaran. "Apa ini, Bik?" "Rebusan daun katuk dan daun murai." Bik Imah tersenyum penuh arti. "Selain bisa memperlancar ASI, minuman ini juga bagus buat menenangkan pikiran. Bisa mengurangi stres."
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as bidak
Read
+Library
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Alina mencoba untuk tetap tenang dan tetap percaya kepada suaminya. "Maafin aku yah tadi gak ngabarin kamu aku mau buat kejutan, jadi Alisia adalah pemilik hotel Adam Wibowo grup yang terkenal di Jakarta dan restoranku bekerja sama dengannya, dan Alisia tahu bahwa istriku tersayang punya bisnis toko pakaian muslimah jadi dia mau bantu coba pasarkan karena kebetulan Alina ini mantan model," papar Raka menjelaskan pada sang istri. "Wah ide bagus tuh karena dalam memasarkan produk kita memang perlu bayar endorse artis terkenal," sahut Arumi seolah tahu apa yang dibutuhkan Alina.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as bidak
Read
+Library
BENALU

BENALU

Kebangetan (Pov Izzah) [Bik, ambil di laci nakas tidurku, ada botol kaca kecil. Bawa keluar dan kunci kembali kamarku. Itu botol isinya obat pencahar, teteskan di makan siang mereka, Bik. Jangan banyak-banyak. Mengerti?] Sebuah chatku kirimkan pada Bik Karmi, saat itu juga sebelum dia memasak untuk Ibu Mertuaku itu. Seperti biasa, dia selalu responsible pada setiap chatku.
30.9K viewsCompletedAdded to Library 988 Times as bidak
Read
+Library
Senandika

Senandika

Kalau hujan bisa bikin orang-orang nikmatin indomie rebus atau tidur nyenyak, gue sama hujan dibikin nikmatin sakit kepala yang gak bisa gue definisikan rasa sakitnya. Tanpa Shera sadari, Ibunya telah berdiri cukup lama di depan pintu dengan murka melihat anaknya —bonekanya— yang telah meninggalkan meja belajar. Wanita itu mengepalkan tangannya dengan keras, diambilnya sebuah buku kecil namun tebal bertuliskan Bank Soal TKA. "Dasar anak bodoh!" Bersamaan dengan makian itu, buku kecil tersebut melayang dengan cepat dan mendarat mulus di kepala Shera dengan ujung buku yang keras.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as bidak
Read
+Library
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

jawab Suci Roswita. 5 tahun yang lalu Marcell jatuh sakit dan di diagnosis oleh dokter bahwa Marcell terkena kanker otak stadium satu. Segala upaya telah di lakukan oleh Arttha Caustaria untuk kesembuhan Ayahnya. Namun apa yang mereka lakukan semuanya sia-sia, sebab tidak ada obat ampuh yang mampu menyembuhkan penyakit tersebut. Hanya ada obat yang mampu menghentikan penyebaran sel-sel kanker.
635 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as bidak
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Hantu Makelar, sang pemimpin, berdiri di tengah – tengah mereka, lengkap dengan jas berlapis tali pocong, dasi dari rambut orang mati dan membawa koper hitam penuh berkas kontrak jiwa. Dimas mundur perlahan, berusaha untuk tidak panik. Tapi dia teringat oleh kata – kata Briga. Briga telah menyiapkan perlengkapan dibalik lemari dapur, lalu dia menarik satu set senjata yang pernah disiapkan oleh Briga: Bom garam, pisau air wudhu, dan bedak bayi suci 3in1 rasa daun bidara. “Kamu kira aku akan mudah kamu tangkap? Salah besar, makelar!”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as bidak
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Biar dia jemput ke sini, terus kamu istirahat di mobil. Mami mau beli anggur, sama daging cincang dulu, habis itu baru kita pulang.” “Besok, katanya pak David nambah satu orang lagi yang khusus ngawal Mbak Cita kalau mau ke mana-mana,” ujar Jeki menjelaskan sembari berjalan ke parkiran bersama Cita. “Kayak bodyguard khusus gitu, Mbak.”
9.839.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as bidak
Read
+Library
Menjadi Madu

Menjadi Madu

kata Bik Saroh lembut dengan menggandeng tanganku. "Iya," aku mengangguk sembari tersenyum saat melihatnya. "O iya bik, aku beli madu dan sari kurma buat bibik, diminum ya! Biar bibik sehat!" kataku saat bibik menggandengku berjalan menuju kamar. "Ini!" kemudian kuserahkan madu dan saru kurma dalam botol itu kepada Bibi Saroh. "Terimakasih ya Ning Alifah! Sana masuk kamar, istirahatlah!" kata Bibik padaku.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 273 Times as bidak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status