Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Ditanya seperti itu malah membuat Farida kembali menangis, membuat Citra kebingungan. "Lah, kok tambah nangis," Citra lalu memeluk Farida. "Mbak kenapa sih, nggak pernah-pernahnya gini. Bikin panik aja. Cerita dong sama aku, siapa tau bisa bantu." Citra berusaha menenangkan Farida. "Mas Deni, Cit –" Farida tidak mampu meneruskan ucapannya, ia semakin terisak. Citra membawa Farida untuk duduk di pinggir ranjang.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai cantika
Baca
+Pustaka
Luka (Yang) Cantik

Luka (Yang) Cantik

Prolog Ssshhh. Suara desisan seorang perempuan yang bertelanjang tubuh. Sedang memungut pakaian miliknya yang ada di bawah kasur. Bulu kulitnya meremang merasakan dinginnya malam gelap. Ditambah rasa nyeri pada area kewanitaannya bertambah perih. Rennata—perempuan yang sedang bertelanjang. Sesekali menekan bagian bawah perutnya dan berjalan dengan sedikit membuka lebar jarak kedua kaki. Berharap rasa nyeri sedikit mereda.
4.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai cantika
Baca
+Pustaka
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

Saran Kaiva. “Ish ini mulut ya nggak dijaga banget sih.” Omel Dhira sambil mencubit bibir Kaiva. Janu hanya tersenyum mendengarnya. Meski tidak sepakat dengan ucapan Kaiva, jauh di lubuk hatinya Janu membenarkan kalau Dhira itu bukan perempuan biasa. Sejauh ini hanya Dhira yang mampu memporakporandakan perasaannya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai cantika
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Dendam

Antara Cinta dan Dendam

Aldrick nampak berfikir sejenak, “Bagaimana kalau Marisol, artinya laut dan matahari di musim panas.” “Eshal Marisol?” Dorny sudah kembali untuk memberi keterangan di ruang administrasi. “Bunga dari surga yang hadir di musim panas dan akan jadi berbakat? Cantik sekali ....” Rafaela senang sekali mendapatkan nama yang sangat indah untuk putrinya dari dua orang yang begitu berjasa dalam hidupnya. Sang kakak yang merekrut menjadi ayah pengganti serta malaikat penyelamat.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai cantika
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Memang aku merasa bersalah terhadapnya. Namun, saat itu aku sudah menjelaskan. Setelah perusahaannya berhasil melantai di bursa, aku sudah berkali-kali mengajukan perceraian. Namun, setiap kali dia selalu melontarkan kata-kata menyakitkan kepadaku. "Karen, ini namanya habis manis sepah dibuang. Utangmu padaku nggak akan pernah lunas!" Karena kata-kata itu, aku bekerja siang dan malam, mati-matian menghasilkan uang untuk melunasi utang.
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai cantika
Baca
+Pustaka
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

Perlahan dia bangkit dan menatap tato baru di dada Nico dengan bingung. ‘Apa Kirana juga punya yang seperti ini?’ Dia dulu pernah tanya hal itu ke Kirana. “Iya, Puput. Kami buat itu sama-sama. Itu semua tanggal lahir dalam angka Romawi. Lihat, ini punyaku.” XI ....
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai cantika
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Suara

Cinta Tanpa Suara

tanya Arkan dingin. "Benar, Tuan. Ada tiga akun offshore yang menyalurkan dana secara berkala ke sebuah yayasan bernama 'Aquila'. Aquila adalah bahasa Latin untuk Elang," Johan menunjukkan sebuah dokumen digital. "Dan tebak siapa salah satu pendirinya? Haris Winata." Arkan mengepalkan tinjunya hingga buku jarinya memutih. "Haris? Mantan orang kepercayaan ayahku?"
787 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai cantika
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Papa dan Kak Dika yang kebetulan sedang santai di rumah pun ikut bergabung. Selin mengeluarkan barang satu per satu: "Ini buat Mama, mukena sutra asli yang lembut, beberapa pot lulur Bali sama tas rotan etnik yang Mama titip kemarin." "Ini buat Papa." Papa menerima beberapa bungkus kopi kintamani sama kaos khas Bali. "Wah, mantap." Sahut Papa. "Buat gue mana?" Potong Kak Dika. "Sabar, Kak! Ini beberapa pie susu, kacang khas Bali, dan baju barong buat Kak Dika pakai tidur," Selin terkekeh melihat ekspresi kakaknya.
10711 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai cantika
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status