Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

kataku. "Kita coba cari ke dalam rumah," kata Yoga. Kami gegas ke dalam rumah. Bi Lasmi sedang mengepel lantai rumah. Padahal rumah ini sudah bersih. Juga tak tak dekat dengan jalan raya. Menurutku tak perlu terlalu sering di pel, karena tak banyak debu yang menempel. "Bik, kok kayak bau amis," kataku sambil mengembang kempiskan hidungku.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
Istriku Pemalas

Istriku Pemalas

Mimi hampir tak percaya jika keluarga Rendy benar benar keluarga yang sangat kaya. “Kayaknya di sini nggak ada rumah yang harganya 100 jutaan ya?” kekeh Mimi. “Ada, rumah kucing tetanggaku harganya 102 juta.” “Kucing doang 102 juta? Rumah type berapa itu?” tanya Mimi heran. “Rumahnya kayak rumah kucing, cuma fasilitasnya di dalam muat buat berak dan mandi kucing. Itu rumahku, yang gerbang hitam warna cream temboknya.”
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
Rumah Kos Berhantu

Rumah Kos Berhantu

sahut Dito. “Nomor rumah sebelumnya berapa?” tanya Jaya penasaran. “Nomor 13. Karena dianggap membawa sial, jadi rumah 103,” sahut ibu penjaga warung makan. “Oh, pantas saja! aku sempat bingung dan berpikir mengapa nomor rumahnya berbeda dari rumah di dekatnya? Aku sempat mengira bahwa di kampung ini membuat penomoran rumah dengan berantakan. Tapi setelah diamati lagi, cuma rumah kos aku yang memang berbeda nomornya. Akhirnya aku menduga bahwa Rumah Kos 103 hanyalah sebuah nama seperti nama sebuah penginapan atau semacamnya, bukan sebuah nomor urut,” sahut Virza.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Segitiga

Terjebak Cinta Segitiga

Si tuan rumah memang mempersilakan masuk, tetapi, kesejukan yang ada di teras membuat enggan meninggalkan kursi yang terbuat dari bambu, berlapis jok dari busa yang empuk. “Jeng, Ratna,” sapa Bude Amir dari dalam rumah. Ibu Caca, berdiri. Membuka kedua tangan untuk Bude Amir yang menghampiri penuh dengan semringah. “Apa, kabar, Dik?” tanya Bu Ratna. “Lho, ya, baik, Jeng.” Matanya lantas berpindah ke Caca yang sedang berdiri menunduk. “Lho, ini pasti Caca, tho?”
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
Our Fight

Our Fight

Ting Teng! Bi Ruri menekan tekan open pada kendali otomatis yang di tempel pada dinding tepat di samping pintu masuk. Rumah yang kutempati cukup canggih dilengkapi dengan sistem keamanan otomatis. Wajar saja mengingat betapa penting dan kayanya ayahku, Mister Han. Rumahku tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk ditinggali bertiga, aku, Bi Ruri dan juga Pak Andra. Interior rumahku tidak mewah, lebih banyak di dominasi dengan perabotan kayu dan juga lantai marmer yang bermotifkan abstrak. “Selamat sore bi,” sapa Mino ramah ketika Bi Ruri muncul dari balik pintu.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Bi Sarmi tersenyum "Non.. saya selalu berada di rumah ini, jadi saya tinggal disini selama ini. Kebetulan ada Non, dan tuan serta teman-teman pembantu di rumah ini, jadi saya tidak hidup sendiri Non" "Sepertinya Bibi yang paling lama disini ya" "Benar non.. sebelumnya bahkan hanya saya dan satu orang pembantu ketika Nyonya masih hidup. Tapi setelah kematian Nyonya, Tuan menambah beberapa pembantu lagi, dan supir" "Benar.. rumah ini memang menambah pembantu lagi semenjak Ibu meninggal. Tapi seakan rumah ini sudah tidak terlalu hidup semenjak Ibu meninggal, walaupun faktanya memiliki beberapa penghuni baru"
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
MERTUAKU RACUN RUMAH TANGGAKU

MERTUAKU RACUN RUMAH TANGGAKU

Meski kecil dan masih mengontrak, tetapi aku merasa lebih nyaman di sini daripada tinggal di rumah mertua yang jauh lebih besar dan luas. "Enak ayamnya, Ma?" tanyaku pada Mama Laely yang sedang asik menghabiskan paha ayam bagiannya. "Uhuk-uhuk, enak. Eh, iya, enak, Risa," jawab Mama Laely malu-malu. "Kenapa, sih?" tanya Bang Doni heran. Aku pun hanya tersenyum mendengarnya.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
Mertua Benalu Di Rumahku

Mertua Benalu Di Rumahku

Bab 1 "Mas, kok rumah berantakan gini, sih?" keluhku pada Mas Dito yang sedang memainkan gawainya di teras rumah. Baru turun dari mobil, aku sudah menginjak mainan Kania–putri pertamaku bersama Mas Dito. Mainan Kania berserakan di mana-mana, begitu juga dengan daun pohon mangga dan pohon rambutan yang ada di depan rumah. Memang tadi pagi aku pergi kerja setelah Subuh, karena harus menjemput klien yang baru datang dari luar kota. Akan tetapi ada Bik Minah yang akan datang pagi dan pulang waktu sore yang akan mengurus rumah.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Desain rumah modern dengan cat berwarna cream dan putih mendominasi. Melihat setiap sudut ruangan. Daniel mulai memperlihatkan beberapa ruangan. Dari ruang tamu, ruang keluarga, dapur dan sebuah kolam renang di belakang rumah. Rumah ini sungguh indah. Bahkan aku tak pernah bermimpi dapat memiliki rumah sebagus ini. Berjalan menaiki anak tangga, ada beberapa kamar di lantai dua. Masuk di dalam kamar sudah ada ranjang ukuran besar dan ranjang untuk si kembar. Kamar ini sangat besar dibanding kamar di rumahku dulu.
10130.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai cat rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status