Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinderella Hot Story

Cinderella Hot Story

“Cukup teruskan kuliahmu sampai selesai, dan diam di apartemen.” “Tapi—” “Nggak ada tapi,” sela Dewa. “Aku cuma mau, kamu selalu siap untuk aku setiap saat.”
10263.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai cukup diam
Tampilkan Ulasan (121)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
kamu mau tau kurangnya kamu apa Wa? Kamu tuh nyeremin...mknnya gosah intimidasi lawanmu...apalagi cewe....apalagi macem Rindu yg masih muda banget...blom pny pengalaman apapun...pastilah dia masih takut....ehhh kamu malah intimidasi or ancem dia apalagi kalo gak di kasih jatah lgs pergi buang Rindu
Shifa chibii
klo ngeselin mah aku udah kebal mbak beb,,dari jamannya cinta pertama akuh si Pras yg super duper nyebelinnya, g ada lawan pokoknya..trus dewa,banyu,dan sekarang tambah Abi,,tp ini si Abi ngeselinnya sampe tahap,diriku pengen nendang senjatanya..hehe..kuesel bnget pokoknya klo jdi Fika..sabar ya fik
Baca Semua Ulasan
Under The Blue Light

Under The Blue Light

Apalagi kalau orang yang aku ajak bicara bukanlah orang-orang yang familiar denganku. "Jangan tersinggung," ucap William lagi. Dia membuang puntung rokoknya yang sudah mati dan menaikan kembali kaca jendela. "Menjadi pendiam tak selalu buruk. Untuk seseorang yang hidupnya penuh kebisingan, sesekali mereka butuh rehat sejenak. Orang-orang dengan kebutuhan itu akan mencari orang-orang sepertimu. Seseorang yang pendiam dan dirasa bisa memberikan ketenangan," sambungnya. Apakah itu pujian? Atau dia hanya berusaha mencarikan suasana setelah menyadari kalau perkataannya lancang?
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai cukup diam
Baca
+Pustaka
ANTARA AKU, KAU DAN 5 MILIAR - COMPLETE

ANTARA AKU, KAU DAN 5 MILIAR - COMPLETE

Kebahagiaan yang harus di miliki Vania akan ia saksikan dengan tegar dari kejauhan. Vania hanya tertunduk, ia tak sanggup berkata. Karena ini bukan waktu yang tepat untuk berpendapat, tak ingin memperkeruh suasana ia memilih diam. Bak petuah mengatakan terkadang diam akan menjadi jalan terbaik yang dapat kita tempuh.
1016.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai cukup diam
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Ari melihat mereka menggangguk sebagai isyarat setuju. "Oke, dikarenakan sekarang masih jam 8 kurang 15 menit, ada 15 menit untuk kalian bersiap-siap. Jangan lupa keluarkan buku catatan, pulpen, tipe-x. Jangan lupa juga, matikan handphone kalian atau silent aja karena ini merupakan salah satu sikap menghargai seseorang. Paham?" "Paham, Kak." ❄ Jam istirahat telat tiba, semua penghuni kelas berbondong-bondong menuju tempat favorit di setiap sekolah. Apalagi kalau bukan kantin? Tempat yang paling disukai oleh ratusan pelajar.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai cukup diam
Baca
+Pustaka
Under His Darkness

Under His Darkness

“Tolong, kali ini jangan mendebat. Cukup ikuti aku saja.” “Apa yang sedang kamu tutupi dariku?” “Aku tidak bisa menjelaskan sekarang. Satu hal yang pasti, kamu akan baik-baik saja. Dan aku juga akan baik-baik saja kalau kamu duduk, diam, tenang, dan bernapas,” jawab Damian. “Kita pergi sekarang.”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai cukup diam
Baca
+Pustaka
DIPTA

DIPTA

"Aku sudah capek dari awal.” Aira diam lalu tanpa sadar, sudut bibirnya naik sedikit tipis banget, tapi ada. Di ruang itu, untuk sementara, tidak ada yang mencoba memperbaiki suasana secara paksa. Karena yang satu masih ngambek an yang satu lagi sudah paham kalau Aira sedang mode itu, satu-satunya strategi yang benar diam, tetap ada, dan jangan salah langkah. •
10911 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai cukup diam
Baca
+Pustaka
Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Tatapannya lembut, tapi ada kilatan aneh di matanya—seperti seseorang yang sedang diingatkan akan sesuatu yang dulu hilang. “Hujan bikin aku tenang,” katanya akhirnya. “Aku bisa dengar semuanya tanpa harus bicara. Di dunia kayak gini, kadang diam lebih jujur daripada seribu kata.” Keinarra tersenyum tipis, lalu berdiri dan berjalan ke dapur kecil. “Kalau begitu, aku masak ya. Biar diamnya enggak lapar.” Reyhan hanya mengangkat alis. “Kamu yakin?”
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 665 kali sebagai cukup diam
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Presdir

Istri Kedua Sang Presdir

“Nei, kamu butuh seseorang.” “Tidak. Aku butuh diam. Aku butuh ruang tanpa ada siapapun. Termasuk anda.” Keandra memejamkan mata sesaat. Ia mencoba menahan gejolak di dadanya. “Kalau kau ingin aku diam, aku bisa diam. Tapi aku tidak akan pergi.”
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai cukup diam
Baca
+Pustaka
Mencintai dalam Diam

Mencintai dalam Diam

Di ujung telepon, suara Tante terdengar sangat gembira, memberikan nasihat dengan tulus. "Baiklah, Kania, aku akan segera mengurus visamu. Mungkin butuh waktu sekitar satu bulan. Manfaatkan waktu ini untuk berkumpul dengan teman-teman dan rekan-rekanmu, karena setelah menetap di Zelandia, kalian mungkin akan sulit bertemu. Jadi, gunakan kesempatan ini untuk mengobrol dan berpamitan dengan baik." "Terutama dengan om kamu. Dia telah membesarkanmu dengan penuh kasih sayang. Kebaikan dan pengorbanannya nggak akan pernah bisa dilupakan. Kamu harus benar-benar berterima kasih padanya."
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai cukup diam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status