กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

Lagian kalau pun gaji aku kecil, aku punya sugar daddy buat dimintain uang. "Sha, sejak kapan kamu punya sugar daddy?" tanya Aleora dengan raut wajah cengo, sementara Rajendra seperti bias menjadi kompor. "Enggak beres nih, Ma, anak bungsu Mama. Sidang, Ma, sidang! Tanya siapa sugar daddynya," ucap Rajendra. "Aisha gila-gilanya kamu punya sugar daddy." "Siapa Aisha?" tanya Aleora—masih dengan raut wajah kaget. "Ayo bilang sama Mama dan berapa usianya?"
2.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 91 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

“Apa yang kau kenakan?’ Su Li diam tidak menggubris pertanyaan Ziang Wu. Ia tetap melangkah dengan percaya diri di balik balutan bodycon tali spaghetti yang berwarna merah marun kontras dengan kulit putihnya. Mini dress itu membentuk lekuk tubuhnya dengan sempurna. Ziang Wu sama sekali tidak dapat mengalihkan pandangannya, waktu seakan melambat kala Su Li perlahan mendekatinya.
2.4K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 55 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Ridwan terkejut. Mbah Darmo terkekeh mengejek. “Tapi …” “Kau ‘tak perlu khawatir, pesugihan ini tidak memakai Tumbal saat kau menggunakannya.” Ridwan menghela nafas lega. ‘Pesugihan tanpa tumbal? Apakah ada?’ monolognya dalam hati. “Ada, nama pesugihannya pasak bumi. Kau hanya perlu menanam pasak itu di tempat usahamu.”
103.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 88 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
Dendam Sang Billionaire

Dendam Sang Billionaire

“Bagaimana dengan prinsip yang kau pegang itu. Kau kan pernah bilang tidak akan sex dengan banyak wanita.” “Sekali-kali melanggar prinsip bukan masalah.” Matthew mematikan telepon sepihak. Dia lalu melihat jam, senyumnya merekah. Tepat jam sebelas malam, seorang wanita cantik dengan gaun merah menyala ketat dan memperlihatkan lekuk tubuhnya datang. Penampilannya sungguh menggoda, bahkan banyak laki-laki yang memperhatikan dia.
1.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 36 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Tuhan… aku mohon beri aku kesempatan untuk hidup kembali. aku janji tidak akan meminta apa-apa lagi selama hidupku.” Amara menarik nafas panjang untuk terakhir kalinya sebelum dia benar-benar kehilangan nyawa. *** Amara terbangun di kamarnya dengan mata sembab. Seluruh tubuhnya meremang. Dia tidak percaya dengan apa yang dialaminya di dalam mimpi. “Mimpi mengerikan macam apa ini?” Amara terkekeh. Tapi air matanya mengalir semakin banyak. Jika orang lain melihatnya, mereka akan ketakutan dan mengira ada yang salah dengan kepala perempuan itu.
359 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 7 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia hanya sibuk menyesap wine miliknya lagi. "Kemenangan yang luar biasa, Bos," sapa Damar dengan senyum yang dipaksakan dan dibuat-buat ramah. Ia pura-pura tidak tahu siapa Jevan sebenarnya. "Saya Damar. Saya melihat Anda bermain. Boleh saya bergabung untuk satu putaran?" tanya Damar lagi. Jevan menoleh. Matanya meneliti Damar dari atas ke bawah. "Terserah," jawab Jevan singkat dan dingin. "Tapi taruhannya akan naik,"
816 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 24 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
Dendam Kaisar Surgawi

Dendam Kaisar Surgawi

Dendam itu, benci itu… seperti api yang tak pernah padam. Di tengah lamunanku, aku tidak sadar kalau langkahku sudah membawaku ke tepi sungai kecil di dekat desa. Airnya jernih, memantulkan wajahku. Dan ketika aku menatap bayangan itu… aku tidak tahu kenapa, ada rasa asing. Mungkin karena aku masih belum terbiasa melihat wajah baru ini—wajah Lin Feng yang sebenarnya. Wajah yang penuh bekas luka dan kelelahan.
1.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 31 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
Dara  Amara

Dara Amara

Meyliyani Jessika Maramisasrama daraoh daraayahmu
Shhhh Ahhhh Adara mengerang kesakitan sembari menatap Wajah Intan yang menahan sakitnya goresan itu. Adara menikmati hal itu. Setiap pisau yang dirinya asah, dicobanya pada paha Intan. Paha mulus milik Intan sudah tidak lagi putih bersih. Darah sudah mengalir membasahi kakinya. Pedih. Begitu pedih dirasakan gadis ini. Namun,Adara tetaplah Adara. Ia tidak akan pernah mau peduli. "Aku masih terlalu baik teman"
103.6K viewsระงับชั่วคราวถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 125 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

sahut Wunisa. Rendra mempersiapkan dirinya, pusaka bunga wijaya sudah terpasang di dadanya sebagai tameng. Wahini dan Wahiru sudah berada di kedua tangannya. Mereka menatap ke depan dan tampak tubuh Darsima ambruk. Bersamaan dengan itu Ningsih datang dan melihat semua kejadian tersebut lalu merangsek ke dalam dengan berteriak histeris. Jenggala Manik heran melihat ada dua Ningsih dan menggeram marah. Wunisa segera memberi kode kepada Rendra yang sudah bersiap sedari tadi.
102.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 90 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
Bara Dendam Membara

Bara Dendam Membara

Langit Jiangchen sore itu menggantung rendah, diselimuti awan kelabu bergerak perlahan, seolah enggan melepaskan hujan. Di kawasan perumahan elit Yunhe, berdiri Bangunan dua lantai bergaya modern itu dikelilingi pagar besi hitam berornamen sederhana, tidak berlebihan, tetapi jelas mahal. Taman hijau terawat membentang di halaman depan, dengan jalur batu abu-abu selelu terlihat bersih. Setiap detail rumah itu berbicara tentang kestabilan dan kemapanan. Bagi orang luar, keluarga Zhang simbol kesempurnaan; kaya, terhormat, dan bahagia. Mungkin lebih tepat: keluarga ideal.
595 viewsระงับชั่วคราวถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 15 ครั้งในชื่อ damar shashangka
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1234567
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status