Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Persimpangan Pilihan

Persimpangan Pilihan

Robby seakan sedang menjadi barista kopi yang paham betul dengan filosofinya. Bella terkekeh dengan menutup mulutnya. Cara tertawanya itu kembali menyihir Robby. Entah kenapa pertemuan mereka ini malah membuat Robby sendiri menyalah artikannya. Pertemuan ini bertujuan untuk meminta Bella membuat sebuah kue ulang tahun dengan berkedok agar Bella bisa bangkit dari masa lalunya. Terlihat berlebihan tidak? Entahlah. "Jadi, kamu paham banget sama filosofi per-kopi-an ini?" Bella sudah bisa memberhentikan tertawanya dan menyambung obrolan dengan Robby.
106.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 251 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Selalu bisa menggugah selera, kapan pun. Mbah putri memiliki sebuah filosofinya sendiri soal kopi. Jadi, biji kopi itu dikeringkan di bawah terik matahari selama beberapa hari, kemudian digoreng di atas cobek tanah liat sampai menjadi hitam. Setelahnya, baru ditumbuk menggunakan alu khusus, dibacakan sholawat Nabi, setelahnya baru bisa diseduh dengan air mendidih dan biarkan tanpa gula.
106.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 222 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Fall In Love

Fall In Love

Itu karena bossnya itu tidak pernah suka minum kopi sebelumnya. Tok tok tok "Permisi pak," ucap rio sembari membawakan kopi milik batara "Ini pak kopinya." Kata rio lagi Dia meletakkan kopi itu di meja kerja batara. "Apa ini ?" Tanya batara "Itu kopi pak." Jawab rio "Kenapa kelihatannya tidak menarik sekali ?" Ucap batara Rio hanya menatap bossnya dengan bingung. Kopi hitam memang seperti itu kan ?.
108.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 192 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Let's Play With Me

Let's Play With Me

Bisa saja, Axel memberikan keselamatan padanya seperti yang ia lakukan tadi malam. Karena Cora hari ini hanya memiliki satu kelas, dan sudah terlewat, membuatnya tak ada alasan lagi menetap di kampusnya. Daripada plonga-plongo tak jelas, dia memilih langsung ke kedai saja menikmati minuman favoritnya. Selain musik klasik, kopi juga menjadi obat untuk menenangkan perasaannya juga mengembalikan mood baik pada tubuhnya. Hampir semua jenis biji kopi, sudah pernah dia jejal. Dan semua aromanya, sangat ia sukai.
107.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 197 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Cinta yang Kau Bawa Pergi

Cinta yang Kau Bawa Pergi

Ke mana Delia? "Mas, ini kopi untukmu!" Tiba-tiba Delia sudah berdiri di belakangnya sambil membawa nampan berisi segelas teh panas dan secangkir kopi panas yang dari aromanya saja Barra tahu kalau itu kopi robusta. Dia penyuka dan penikmat kopi, makanya sangat paham beberapa jenis kopi dari aromanya. Bagi Barra wangi kopi bisa memberikan efek terapi. "Mau taruh di mana?"
10181.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 4.4K Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Terpancing Emosi Pemilik warung kopi menghampiri dengan membawa satu nampan kopi yang di pesan oleh Tian dan orang-orang yang duduk bersamanya sesaat setelah pembahasan masalah honor selesai. Ia nampak melayani sendiri tanpa ada satu orang pun yang membantunya. Bukan hanya kopi hitam saja yang biasa mereka pesan, melainkan ada dua mangkuk mie instan untuk tiap orang yang disajikan secara berurutan.
106.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 144 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Jerat Cinta Dokter Tampan

Jerat Cinta Dokter Tampan

Jadi untuk beberapa tahun mendatang Arfan harus turun tangan sendiri mengurus perusahaan dibantu oleh asisten pribadinya bernama Jefri. Kia memasuki ruangannya dengan perasaan bahagia. Setelah meletakkan tasnya di meja Kia segera duduk di kursi kebesarannya. Sembari menunggu laptop di hadapannya menyala Kia membuka tutup cangkir kopi yang selalu tersedia di meja kerjanya setiap pagi. Kia memang sudah mulai mengurai mengonsumsi kopi. Minuman yang sudah bertahun-tahun menemani kesendiriannya dan menciptakan rasa candu. Aroma wangi cairan berwarna hitam pekat itu seketika menyeruak ke dalam ruangan Kia. Kopi dengan sedikit rasa manis favoritnya. Minuman dengan dominan rasa pahit itu nyatanya se
2.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 82 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Pemikat Hati Sang CEO

Pemikat Hati Sang CEO

Percikan air hujan membasahi jalan setapak menuju sebuah cafe bergaya klasik. Aroma kopi menguar dari dalam cafe, menajdi pemikat bagi pecinta kopi untuk singgah dan mengecap kenikmatan dari kopi racikan sang barista. Ketika kalian menyesap pahitnya kopi yang dihidangkan barista yang bernama Keysa, kalian akan terpedaya dan sulit untuk melupakan rasa yang Keysa berikan. Secangkir kopi yang Keysa hidangkan akan membuat kalian terbawa ke dalam jerat swarnadwipa milik Keysa.
2.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 55 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

“Kenapa jarang? Bukankah kamu tinggal memeras setiap pria yang tidak ingin fotonya disebar olehmu?” “Aku tidak sejahat itu!” “Benarkah?” Ben meneguk segelas kopi susu miliknya yang ia pesan tanpa banyak berpikir. Rasa krim yang pekat serta pahit dari kopi yang samar seketika memenuhi lidahnya. Pria itu meringis. “Astaga. Bagaimana bisa kafe yang hanya menjual minuman penuh pemanis buatan seperti ini terus beroperasi?”
103.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 91 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
Janji Setia

Janji Setia

Tidak jauh hanya dua puluh langkah, tempat penjualan kopi itu sudah buka dan mereka bertiga pelanggan pertama. Sang guru yang membayar, agar lebih mudah masuk dalam pembicaraan. Sebab ada sedikit teori bahwa kopi bisa membuat pikiran orang lebih tenang. Tiga cangkir kopi berbuih yang baru matang dari atas pasir panas datang. Mata Nuwa membesar, jangankan kopi, teh saja, apalagi susu Nuwa tak ingat kapan meminumnya. “Cobalah,” ujar Zulaikha. Nuwa mengangkat cangkir itu. Ia sesap kopi dengan cita rasa sangat kuat, lalu tersenyum.
106.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 127 Vezes como filosofi kopi adalah
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
345678
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status