MENANTU yang DIREMEHKAN TERNYATA MERESAHKAN
Sorot mata dingin itu menatap tanpa ekspresi, seolah tak ada lagi emosi yang terdeskripsi.
Beberapa saat kemudian dia mengalihkan pandangan pada gunting yang tersimpan di depan meja rias, lalu meraih benda tajam itu dan langsung memotong rambut panjangnya hingga tersisa sedikit lebih panjang di bawah bahu.
"Sekarang kita terlihat lebih identik," gumamnya yang lebih terdengar seperti desisan.
Gunting kembali disimpan di atas meja rias, dia beralih pada ponsel yang beberapa kali berkedip di sebelahnya yang menunjukkan satu panggilan masuk dari seseorang yang sudah lama dipekerjakan.