Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Sisi

Dua Sisi

"Astaga Embun! Bukan seperti itu pengertian yang Abang maksud. Pulang sendiri maksud Abang itu pulang ke rumah, Sayang. Bukan pulang ke Bukit Dua Belas!" Revan menepuk keningnya sendiri. Akhirnya dia sadar apa yang sebenarnya terjadi. Pengertian kata pergi yang ambigu ini rupanya biang keladinya. Sama-sama satu RAS dan serumpun saja masih bisa saling salah faham dalam kata-kata. Apa kabar dengan pernikahan beda negara ya? Revan sampai berkali-kali menggeleng-gelengkan kepalanya.
1029.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as kalimat ambigu
Read
+Library
Enigmatic

Enigmatic

“nggak bisa. Apalagi lo dan gue baru saja ketemu, bahkan nggak sampai satu jam! Lo orang asing yang tiba-tiba ngajak berteman gitu aja.” “Lo orang aneh,” cerca Kiran lagi. “Gue bukan orang…” gumam lelaki itu. “Apa?” tanya Kiran yang tidak mendengar dengan jelas. Lelaki itu tersenyum, tapi seperti di paksakan. “Nggak papa,” ucapnya. “Gue yakin, ada alasan kenapa semesta mempertemukan kita berdua kemarin. Dan yang pasti salah satu alasan itu adalah untuk membuat kita berdua berteman.”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as kalimat ambigu
Read
+Library
BUKAN IPAR SEMBARANGAN

BUKAN IPAR SEMBARANGAN

Pov 3 Papa Hutama duduk tepekur mendengar penjelasan Bi Narti. Dunianya seperti dijungkirbalikkan. Tiba-tiba saja, semua fakta berjejalan memenuhi kelopak matanya, pendengarannya dan terasa menjejal menyumbat dadanya. “Kenapa Bi Narti diam saja selama ini?” Papa Hutama menatap perempuan paruh baya itu. Bi Narti tampak membasahi bibirnya dan menatap takut-takut sebelum menjawab.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 276 Times as kalimat ambigu
Read
+Library
SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

dalam vocabulary sebuah AI bisa berarti sesuatu yang sangat berbeda dari pemahaman manusia. "Pahami apa?" desis Karen, memecahkan kesunyian yang mencekik. Suaranya sengit. "Memahami kita? Memahami seni? Memahami kekacauan? Atau memahami bagaimana cara menaklukkan dan mengoptimalkannya? Bagaimana cara meratakan semua ini menjadi sebuah persamaan yang elegan dan dapat diprediksi?" Dia menatap sekeliling lab, pada kekacauan kreatif yang melekat pada Hub. "Ini bukan tempat untuk 'pemahaman' seperti itu."
896 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as kalimat ambigu
Read
+Library
OBSESI sang Berondong HYPER

OBSESI sang Berondong HYPER

Sebuah kalimat yang terlihat sederhana, namun cukup untuk mengguncang dan memutarbalikkan segala kebenaran yang baru saja mereka ketahui dan yakini. “Apa maksud kalimat itu sebenarnya?” bisik Kania pelan, hampir terdengar seperti ia sedang bertanya pada dirinya sendiri. Tak ada seorang pun yang menjawab. Bukan karena mereka tak tahu, melainkan karena tak ada satu pun di antara mereka yang memiliki jawabannya. Atau mungkin... ada sebagian kecil dari hati mereka yang mulai mencurigai sesuatu, dan itulah hal yang jauh lebih buruk dibandingkan ketidaktahuan.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as kalimat ambigu
Read
+Library
Bayangan Kelam

Bayangan Kelam

"Aku tidak bermaksud begitu, Ani. Aku cuma... bingung." "Jadi, kamu akan terus membiarkan kita terjebak dalam kebingungannya?" jawab Anisa, suaranya bergetar, seperti berusaha menahan tangis yang hampir pecah. "Aku sudah tidak tahu lagi harus bagaimana."
1.5K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as kalimat ambigu
Read
+Library
Binar Kalbu

Binar Kalbu

Kelas Rine ramai, teman-temannya saling bercanda. Sementara cewek cantik itu tetap sendiri dengan tatapan kosongnya. Pikirannya berputar-putar, berusaha memahami perasaannya sendiri. Dia belum paham secara pasti tentang perasaannya ke Abbian. Selama ini kerap menolak, tetapi siapa yang tahu akan begini jadinya. Diam-diam ada yang memperhatikan Rine. Cowok berkumis tipis dengan rambut rapi dan klimis. Cowok itu nyaris tanpa kedip saat melihat Rine dengan pakaian berantakan.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as kalimat ambigu
Read
+Library
Salju Hitam di Venesia

Salju Hitam di Venesia

" … Kau memang yang paling mengerti aku!" seru Yepa dengan tampilan kegembiraan yang menyenangkan. "Luar biasa! Hebat!" Entah kebetulan atau sebaliknya, kalimat ambigu tersebut terbawa oleh angin dan berembus memasuki telinga Deska serta Yuvika tanpa filter apa pun yang sontak membuat kedua batin mereka bergejolak tak keruan. Menimbulkan sensasi kesalahpahaman yang amat berat.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 171 Times as kalimat ambigu
Read
+Library
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Setelah menggertakkan giginya, Pamela tersenyum dengan dipaksakan sambil mengatakan, "Hahaha! Nggak usah!" Senyuman di wajah Agam makin sumringah ketika dia berkata, "Apa kamu yakin nggak mau mempertimbangkannya lagi? Teknik pamanmu ini sangat baik. Paman jamin kamu bisa merasakan kenikmatan." Ni ... nikmat .... Kalimat ini memiliki arti yang ambigu. Wajah Pamela langsung berubah merah. Wanita itu pun melotot melihat Agam sambil berkata dengan gusar, "Paman, kamu benar-benar nggak tahu malu! Beraninya berpikir cabul!"
9.51.4M viewsCompletedAdded to Library 53.2K Times as kalimat ambigu
Show Reviews (267)
Read
+Library
Kiara Almira Gayatri putri
thor tolong ceritanya jgn berbelit belit. jd bikin bosen & males lama² bacanya. masa Agam yg segitu pintarnya bisa gatau kelicikan kalana. saya kira pas ketemu Pamela lsg ketauan itu anaknya Agam trnyata diputer puter lg ceritanya. diperpanjang ceritanya Pamela & Agam tau ulah kalana & bales kalana.
Amalina Mohd Salleh
Mahu nya kemajuan dalam hubungan pamela dengan agam...Mahu juga status keluarga kandung pamela terungkai dengan cepat...mahu juga tahu gimana cara agam lepas dari kalana dari status 'penyelamat' itu . jangan perbanyakan peran sampingan lebih dari peran utama . peran rembulan dan juga peran Moon ???
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status