Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

"lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i)" Suara angin menderu terdengar di sekitar kamar, seperti ada sesuatu yang berputar-putar mencari celah untuk masuk. Di dinding kamar, bayangan aneh mulai terbentuk, menyerupai siluet bertanduk sangat besar yang bergerak-gerak dengan marah. "Man żal-lażī yasyfa'u 'indahū illā bi'iżnih(ī)"
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Setelah kondisi tubuhku pulih, aku pun kembali menjalani hidup seperti biasa. Aku makan, minum, bahkan bepergian ke berbagai tempat bersama Wita kalau ada waktu luang. Namun, sepertinya aku terlalu meremehkan sifat ambisius Rani. Suatu hari, saat aku baru saja turun dari pesawat, Wita yang sedang memegang ponselnya itu tampak cemas, "Bu Kiara, menurutmu apa yang akan Rani lakukan untuk membuat onar lagi?"
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Namun, Jeff malah menenangkanku, “Kak, area ini memang harus dipijat. Ditambah lagi ada sedikit penyumbatan di saluran ASI-mu, mungkin akan terasa sedikit sakit di awal. Kamu tahan sebentar….” Jeff duduk di tepi ranjang. Melihat matanya yang jernih dan nada bicaranya yang tulus, seketika aku merasa bingung. Seolah-olah di antara kami berdua, hanya diriku yang berpikiran kotor. Ini membuatku merasa sedikit malu. Namun, aku hanya bisa pasrah menerima sentuhannya. “Kak, sebenarnya kondisi penyumbatan saluran ASI-mu nggak terlalu buruk. Pasti akan lancar setelah dipijat beberapa kali.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Begitu aku melangkah keluar rumah, dia sudah berdiri di sana, diterpa angin dingin. Dia menggosokkan kedua tangannya, menatapku dengan sorot mata yang penuh makna. “Di sini sangat dingin… kamu sudah terbiasa, Vanya?” Sungguh aneh. Hanya dalam hitungan bulan, perasaanku terhadap Rangga berubah total. Tak ada lagi benci, tak ada lagi sakit—semua terasa datar, setenang air. Aku berdiri di tempat, menatapnya, menjawab dengan nada biasa seolah hanya ditanya tentang menu makan siang.
28.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 788 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

“No! Ugh! Bapak benar-benar udah tua! Cembokur atau jelly itu artinya cemburu. Jealous. Itu bahasa kerennya.” Senja diam. Benar, kan? Semua yang keluar dari mulut Mentari Chrysalis memang tidak bisa dicerna sama sekali. “Saya harap ke depannya, kamu ngomong sesuai sama KBBI, Mentari.” “Ada kok, Pak, kata cemburu di KBBI.” Mentari mengangguk mantap dan mengacungkan jempolnya, menyebabkan Senja mendesah berat dan memijat pelipisnya. Dia seperti berhadapan dengan Angel kedua.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
Zombieing

Zombieing

Deg Mata Bian sontak melotot dan refleks duduk menghadap sumber suara. Tatapan tajam yang menghunus tepat padanya membuat ia meringis. Mati mati. Sepertinya ia akan mendapatkan ceramah panjang lebar setelah ini. *****
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
Choose Me!!

Choose Me!!

"Kak Aksa!!!" Aksa mendengus kasar, melotot ke arah Cassie yang berlari menyongsongnya. Sebelum Cassie berhasil memeluknya, Aksa sudah lebih dulu melempar sinyal penuh penolakan dan ancaman lewat mata. Berani peluk aku, kamu mati!!! Begitulah sekiranya arti dari mata Aksa.
85.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Setelah berpikir dan berusaha mengingat-ingat adipati buka mulut. "Mata Setan! Mata Bara. Sebuah julukan aneh. Aku pernah mendengar bahkan membuat satu perubahan besar terhadap kehidupan seseorang sesepuh di Lembah Bangkai. Orang itu dikenal dengan sebutan Harimau. Setan dan bukan Mata Bara atau Mata Setar " "Apa maksud gusti? Siapa Harimau Setan " Tanya senopati Gagak Panangkaran disertai tatap penuh tanya.
98.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

Mata Zami melotot. “Kamu?!”
9.835.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai kasat mata atau kasatmata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status