Senja di Matamu
"Gayanya berbeda. Yang satu seperti bunga peony, cemerlang dan nggak tertandingi, sementara yang satunya lagi murni dan anggun, seperti anggrek."
Tania tersenyum tenang dan berkata, "Kita berjodoh. Waktu kecil, orang-orang bilang aku mirip bintang besar Nina."
Mereka yang menangkap makna tersembunyi dalam kata-katanya pun berbinar-binar.
Memang, Tania masih sangat muda, baru berusia 21 tahun, dan baru saja lulus kuliah. Dia memancarkan kecantikan alami dan murni.
Hot Chapters