Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Istriku

Hasrat Istriku

Dia yakin di ruangan David juga ada dinding yang serupa. “Saya tidak akan masuk sembarangan, tenang saja. Dan saya harap kamu juga begitu. Mari kita saling tidak masuk sembarangan ke ruangan satu sama lain. Tetap sopan saat memasuki ruangan lainnya. Yakni dengan mengetuk tiga kali sebelum membuka pintu,” ujar David. “Baik.” Naya terdengar patuh.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

“Kemungkinan mereka akan membuat kekacauan baru di tempat lain—“ Ketukan keras di pintu memotong pembicaraan mereka. Daun pintu menyusul terbuka. Tyron masuk beberapa langkah bahkan sebelum dipersilakan—sesuatu yang tidak pernah ia lakukan tanpa alasan yang mendesak.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
Kota di Tengah Antah Berantah

Kota di Tengah Antah Berantah

Lampu gas di luar harus menyala sebelum matahari terbenam, jangan tanya kenapa warnanya biru, semua lampu gas di sini berwarna biru demi menjaga penghuni rumah. Dua, kunci semua pintu dan jendela. Terutama pintu ruang tengah dan belakang ketika malam, meskipun apapun yang ada di luar sana tidak akan bisa masuk tanpa izin pemilik rumah. Mereka akan mencoba memancing pemilik rumah untuk memberikan izin. Jangan menjawab suara yang memanggil di luar tanpa memastikan kalau itu benar manusia. Tiga, keset welcome tidak boleh di pasanag, karena sama saja memberi izin makhluk halus masuk secara tidak langsung. Karena kesetnya sudah menyambut duluan.
291 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
Demi Pernikahan yang Bahagia

Demi Pernikahan yang Bahagia

Yusallia langsung lebih fokus. “Apartemen ini aman,” ujar Rionegro. “Tapi aku tetap mau kamu tahu beberapa hal dari awal.” Ia menunjuk samar ke arah pintu depan dengan gerakan kecil kepalanya. “Kalau ada yang datang, jangan langsung buka pintu sendiri kalau kamu nggak tahu siapa. Biasanya kamu bisa liat di interkom dulu.” Yusallia mengangguk. “Oke.”
10512 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

Namun, Dewa sibuk bekerja dan mendadak Syafia rewel, jadi lah buyar rencana semula. “Minuman juga ada di kulkas, kamu ambil aja. Jangan kaku. Kakak ke kamar, di ujung itu kamarnya, kalau ada apa-apa ketuk pintu dulu sebelum masuk. Kakak nggak suka orang lain nyelonong masuk ke sana.” Ardan begitu tegas memperingati hal itu. Sahila tersenyum seraya menganggukan kepala pelan. “Aku, mandi dulu. Kamar mandinya, itu, ‘kan?” tunjuk Sahila ke pintu yang ada tepat di sebelah kamar.
9.788.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
Godaan Saat Salah Masuk Ruangan

Godaan Saat Salah Masuk Ruangan

Hatiku tiba-tiba mencelos, seolah jatuh ke dalam gua es, dan keringat dingin mengucur dari telapak tanganku. Kirana masih menundukkan kepala dan bibirnya pucat. Aku tahu, situasi ini tak bisa dihindari. Melihat mobil terparkir di depan pintu, mata orang tuaku tertuju padaku. Kemunculan kami yang tiba-tiba merupakan kejutan besar bagi mereka. Ibu meletakkan susu yang dipegangnya dan menyeka tangannya pada celemek di pinggangnya. Dengan riang berjalan ke arah kami.
68.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Tok… Bunyi pintu diketuk membuat keduanya menoleh ke arah pintu, tidak biasanya ada orang yang datang ke ruangan seperti ini. Terlebih kediaman milik paman Xiao Chen termasuk kediaman yang penting dan tidak sembarangan orang bisa masuk sesuka hati mereka. kakek Xiao Chen memberi kode pada anaknya agar melihat siapa yang datang, dengan wajah yang malas Paman Xiao Chen bertanya dengan suara tenang.
9.9335.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Tampilkan Ulasan (77)
Baca
+Pustaka
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Baca Semua Ulasan
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

*** Kia menggeliat saat motor berhenti tepat di depan rumah. "Sebentar ya, Sayang. Kita masuk di dalam dulu." Kutepuk dan kuayun Kia sambil berjalan menuju daun pintu. Bersamaan itu terdengar Azan Dzhuhur berkumandang. Gegas aku masuk ke dalak rumah. Kukunci dengan selot pintu dari dalamnya. Tidak ingin kejadian tadi pagi terulang. Jangan sampai Ibu mertua kembali nyelonong masuk tanpa izinku.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

suara Mas Rio dari dalam sana. “Aku Mas,” menunggu ijin dari sang empunya kamar apakah boleh membuka pintu. Kami memang mendapatkan didikan untuk selalu menghargai prifasi. Selalu mengentuk dan meminta ijin untuk memasuki kamar orang lain, tidak pernah menggerayangi handphone atau komputer orang lain di rumah tanpa meminta ijin terlebih dahulu. Bahkan aku yakin Mama tidak pernah membuka dompet Papa tanpa meminta ijin terlebih dahulu. “Masuk Lus,” suara sang empunya kamar memberikan ijin.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

ucap Angga beberapa bulan lalu. Ia ingat betul kalimat itu terlontar dari mulut manisnya di depan Aldo—asistennya. Ceklek. Pintu kamar tiba-tiba terbuka. Angga menarik dirinya kembali ke alam sadar setelah beberapa menit terhanyut dalam imajinasi. “Apa kau tidak tahu aturan mengetuk pintu sebelum masuk ke kamar orang lain?” sindir Angga saat melihat asistennya masuk ke dalam kamar dengan langkah santai.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai ketuk pintu sebelum masuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status