Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tukang Servis Spesialis

Tukang Servis Spesialis

ucap Clara sambil mulai menurunkan tangannya dari tengkuk ke paha Dayat, mengelusnya dengan sangat manja. ​Dayat tersentak, kepalanya mulai terasa sedikit pusing namun gairahnya meledak-ledak. "Kopi? Emang ini kopi apa, Tan?" tanya Dayat dengan napas yang mulai tersenggal. ​"Itu kopi spesial, Yat... kopi super..." ucap Clara sambil mengedipkan matanya dengan nakal. "​Anjir, nih kopi gak dikasih yang aneh-aneh kan?" gumam batin Dayat panik tapi juga merasa tertantang.
1072.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

"Ini toples biji kopi, ada enam toples dan masing-masing toples sudah kita beri nama daerah asalnya sekalian. Marvel mengangguk, lalu menunduk sedikit. Ia membuka salah satu toples itu dan mencium aromanya. "Hmm, saya suka aromanya. Meskipun kuat, tapi nggak nyengat. Selain itu, nggak terlalu basah dan kering juga, pokoknya pas deh. Apa di sini ada tim khusus yang menanganinya?" Pak Nizam mengangguk mantap. "Benar, Pak. Kita punya tim khusus yang mengatur ini semua. Untuk produk kopi ini, kita pakai metode oven manual supaya aroma aslinya tetap terjaga.”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
Once Again

Once Again

Bodi yang melihat perubahan itu, kini ikut menatap balik Cla. “Ini adalah teh hijau khas dari kampung Ibu saya Pak. Pokoknya sangat bagus untuk kesehatan. Hanya 100 ribu per kotaknya. Kalau beli 5 dapat gratis 1. Saya akan sangat senang jika Bapak menjadi membership kami karena akan banyak diskonnya. Sebenarnya saya bukan penjualnya langsung, hehehe. Saya hanya menyarankan pada Bapak untuk membelinya. Maaf ya Pak jadi cerewet gini. Soalnya Ibu saya bakalan senang banget jika ia memiliki banyak pelanggan.”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
Jerat Ambisi Cinta sang Dokter

Jerat Ambisi Cinta sang Dokter

Ia lantas mencubit lengan Clara, membuat Clara hampir saja berteriak kesakitan. "Sakit, Sayang!" Protes Clara sambil mengusap lengannya. "Habis kamu itu! Suka banget sih ngerjain suami?" Protes Morgan dengan bibir mengerucut. "Lah, yang mulai siapa?" Balas Clara tidak terima. Dia hanya meneruskan kalimat yang tadi Morgan tanyakan kepadanya. "Ah udah deh!" Morgan membuka plastik yang dia bawa. Ada dua cup kopi kenamaan dan jangan lupa croffel dengan saus dip coklat kesukaan Clara!
10188.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai kopi cleng original
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Selfie Hurtness
Mohon maaf sekali kalau kesannya tidak profesional. Hanya saja memaksakan diri menulis di saat hati dan otak nggak bisa dipakai kerja itu sama saja mendzolimi pembaca. Karena hasil tulisannya pasti tidak akan bagus dan nggak bisa ngena. Jadi saya izin off dulu.
Sakura Asahara
Arga jahat Krn keadaan,,klo hub dia direstui,tdk akan ada Indira yg disakiti dan Arga g akan sebrengsek itu..Krn keadaan Arga jdi obsesif ke Clara,,bangussss banget sumpahhh ceritax,,,di up yaaaa critax
Baca Semua Ulasan
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

ujar Diandra lagi. Dirga terkekeh. “Ga apa-apa Mom, es aja.” “Ini kopinya produknya si Davi. Arabika Kintamani. Beda lho dengan rasa kopi yang lain. Davi ngambil dari petaninya langsung.” “Oh, Davi sekarang jualan kopi juga Mom?” tanya Andien. “Iya. Masih kopi kemasan sih, lagi nyari lokasi dia, mau buka café kecil katanya.”
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
Waltz 101

Waltz 101

Lian sibuk membuat dua gelas kopi, sementara Hasung sedang dalam perjalanan untuk menghampirinya. Aroma kopi Sumatera, salah satu kopi yang asli berasal dari Indonesia. Aroma khas nan hangat seolah-olah dapat membuat salju di musim dingin mencair malam itu memenuhi rongga hidung Lian yang mungil. Lian tersenyum sembari menyesap kopinya sesekali. “Ngomong-ngomong, terima kasih,” celetuk Hasung sembari memutar tubuhnya dan menopang punggungnya di besi pembatas. Berbeda dengan Lian yang masih menghadap Sungai Han.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Tanya Naomi. "Pak Rahaal ada project lain. Dia bersama tim lain mengerjakan produk makanan. Tapi, pak Mareeq bilang ingin membuat produk minuman." jawab Claudia. Mareeq membuka presentasi. Dia menunjukkan judul "Minuman Rasa Klepon". Beberapa orang membaca judulnya sedikit bingung dan saling tatap. "Aku ingin kalian mengembangkan minuman seperti ini." Seseorang dari R&D mengangkat tangannya, "Jika kita lihat dari bahannya santan, gula aren, dan aroma pandan. Banyak minuman tradisional yang sudah ada seperti Cendol dan Dawet."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Ia menatap cermin kecil di sudut ruangan dan nampak ngeri melihat penampilannya sendiri yang sudah tidak karuan. Pram tertawa meremehkan sambil berkacak pinggang, menatap Intan dengan tatapan sok tahu yang menyebalkan. "Jangan salah, Tan. Kopi itu skincare alami yang paling bagus buat kulit wajah. Kandungan kafeinnya bisa bikin kulitmu kencang dan cerah. Anggap aja itu masker organik. Besok pagi pas dibilas, wajahmu pasti langsung kinclong kayak bohlam."
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

"Sengaja tidak pakai lampu biar suasana lebih syahdu dan hemat energi, mendukung program Go Green pemerintah." Bu Tejo menyipitkan mata menatap piring di depannya. "Ini apaan, Mbak? Kok bentuknya kayak roti bantal digeprek?" "Ini namanya Pain de Mie au Chocolat dengan dusting Espresso," jelas Berlin meyakinkan. (Terjemahan: Roti tawar cokelat ditaburi bubuk kopi sachet gratisan dari mesin kopi yang mati). "Dan minumannya," Rangga masuk membawa teko berisi air keran yang dimasukkan daun pandan dari halaman depan, "adalah Artisanal Infused Water dengan local herbs."
10975 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Aku mengangguk. "Mmm... Namanya Kopi Mengheningkan Cipta," jawab Mas Priyo. What??? Apa gak ada nama lain yang lebih aneh? Biasanya brand kopi punya nama keren-keren. Janji Jiwa, Kenangan, dll. Lah ini... Mengheningkan Cipta??? "Bagus ya Mas, namanya? Aku bayangin di kedai kopi bakal diputer dua puluh empat jam lagu 'dengaaan seluruuuuh... angkaasaa raayaa memuuji... pahlawan negaraa...'"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kopi cleng original
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status