Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PEMBALASAN DENDAM ZENITH

PEMBALASAN DENDAM ZENITH

Clive, alih-alih mengikuti, justru menarik sebuah kursi dan bergabung dengan Barto dan Sando di dekat bar. "Tuan Sando, apakah Anda punya kopi? Dan mungkin... sebatang rokok?" tanya Clive. Permintaan yang aneh, tapi ia ingin merasakan sesuatu yang normal. Sando tersenyum. "Tentu saja, Nak. Kopi terbaik di Fusha dan tembakau dari lembah seberang." Ia menyajikan secangkir kopi hitam panas dan sebatang rokok lintingan. Clive menerimanya, menyulut rokok itu dengan bara dari perapian, lalu terbatuk hebat saat menghisapnya untuk pertama kali.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as kopi cleng original
Read
+Library
GODAAN SUGAR BABY CENTIL

GODAAN SUGAR BABY CENTIL

Chika melangkah maju, tangannya bertumpu di meja kerja Dewa—sebuah tindakan yang sangat tidak sopan bagi seorang staf kebersihan. "Kopi yang Bapak minum itu adalah single origin dari Ethiopia, diproses secara natural. Bapak komplain notes-nya hilang? Itu karena Bapak meminumnya saat suhunya masih terlalu panas. Acidity dan rasa blueberry di dalamnya baru akan keluar setelah suhunya turun ke enam puluh derajat." Dewa menaikkan sebelah alisnya. "Oh? Kamu bicara seolah-olah kamu punya sertifikat barista."
107.0K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as kopi cleng original
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Ini ujian. Ia membuka lemari kecil di bawah meja bar. Mengambil segenggam biji kopi dari Kalimantan, hasil fermentasi selama tujuh tahun di gua gaib. Ia menambahkan satu tetes esensi kenangan yang tersimpan di botol kecil berlabel “Rasa Pertama yang Tidak Sempat Diucapkan”. Sambil menyeduh, ia bicara pelan. “Saya tidak tahu apa yang akan dirasakan Menteri. Tapi ini... kopi untuk orang yang pernah takut menjadi dirinya sendiri.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as kopi cleng original
Read
+Library
Tukang Servis Spesialis

Tukang Servis Spesialis

ucap Clara sambil mulai menurunkan tangannya dari tengkuk ke paha Dayat, mengelusnya dengan sangat manja. ​Dayat tersentak, kepalanya mulai terasa sedikit pusing namun gairahnya meledak-ledak. "Kopi? Emang ini kopi apa, Tan?" tanya Dayat dengan napas yang mulai tersenggal. ​"Itu kopi spesial, Yat... kopi super..." ucap Clara sambil mengedipkan matanya dengan nakal. "​Anjir, nih kopi gak dikasih yang aneh-aneh kan?" gumam batin Dayat panik tapi juga merasa tertantang.
1061.1K viewsOngoingAdded to Library 2.1K Times as kopi cleng original
Read
+Library
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

"Ini toples biji kopi, ada enam toples dan masing-masing toples sudah kita beri nama daerah asalnya sekalian. Marvel mengangguk, lalu menunduk sedikit. Ia membuka salah satu toples itu dan mencium aromanya. "Hmm, saya suka aromanya. Meskipun kuat, tapi nggak nyengat. Selain itu, nggak terlalu basah dan kering juga, pokoknya pas deh. Apa di sini ada tim khusus yang menanganinya?" Pak Nizam mengangguk mantap. "Benar, Pak. Kita punya tim khusus yang mengatur ini semua. Untuk produk kopi ini, kita pakai metode oven manual supaya aroma aslinya tetap terjaga.”
10887 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as kopi cleng original
Read
+Library
Once Again

Once Again

Bodi yang melihat perubahan itu, kini ikut menatap balik Cla. “Ini adalah teh hijau khas dari kampung Ibu saya Pak. Pokoknya sangat bagus untuk kesehatan. Hanya 100 ribu per kotaknya. Kalau beli 5 dapat gratis 1. Saya akan sangat senang jika Bapak menjadi membership kami karena akan banyak diskonnya. Sebenarnya saya bukan penjualnya langsung, hehehe. Saya hanya menyarankan pada Bapak untuk membelinya. Maaf ya Pak jadi cerewet gini. Soalnya Ibu saya bakalan senang banget jika ia memiliki banyak pelanggan.”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as kopi cleng original
Read
+Library
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

ujar Diandra lagi. Dirga terkekeh. “Ga apa-apa Mom, es aja.” “Ini kopinya produknya si Davi. Arabika Kintamani. Beda lho dengan rasa kopi yang lain. Davi ngambil dari petaninya langsung.” “Oh, Davi sekarang jualan kopi juga Mom?” tanya Andien. “Iya. Masih kopi kemasan sih, lagi nyari lokasi dia, mau buka café kecil katanya.”
1025.1K viewsCompletedAdded to Library 553 Times as kopi cleng original
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Tanya Naomi. "Pak Rahaal ada project lain. Dia bersama tim lain mengerjakan produk makanan. Tapi, pak Mareeq bilang ingin membuat produk minuman." jawab Claudia. Mareeq membuka presentasi. Dia menunjukkan judul "Minuman Rasa Klepon". Beberapa orang membaca judulnya sedikit bingung dan saling tatap. "Aku ingin kalian mengembangkan minuman seperti ini." Seseorang dari R&D mengangkat tangannya, "Jika kita lihat dari bahannya santan, gula aren, dan aroma pandan. Banyak minuman tradisional yang sudah ada seperti Cendol dan Dawet."
877 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as kopi cleng original
Read
+Library
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Ia menatap cermin kecil di sudut ruangan dan nampak ngeri melihat penampilannya sendiri yang sudah tidak karuan. Pram tertawa meremehkan sambil berkacak pinggang, menatap Intan dengan tatapan sok tahu yang menyebalkan. "Jangan salah, Tan. Kopi itu skincare alami yang paling bagus buat kulit wajah. Kandungan kafeinnya bisa bikin kulitmu kencang dan cerah. Anggap aja itu masker organik. Besok pagi pas dibilas, wajahmu pasti langsung kinclong kayak bohlam."
1057.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as kopi cleng original
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status