Kesesuaian Jiwa
“Sayang, aku beri tahu yaa. Kamu itu ganteng, rajin, pintar, puitis, ceria, populer, alim. Sudah lama loh aku mengamati kamu. Sejak kamu menjadi ketua dalam acara seminar Terapi Syukur waktu itu. Tapi mungkin semua itu hanya bisa membuatku kagum. Karena banyak juga aku temui sosok seperti kamu di kampus. Sekali lagi, semua alasan yang aku sebutkan barusan, hanya bisa membuatku kagum. Dan yang sebenarnya, aku mencintaimu sebab Allah memberi aku cinta yang ditujukan kepadamu. Simple”
Reny menjelaskan dengan pelan, namun mantap. Suasana hati jadi lebih enak. Hanya saja rasa bersalah masih tetap ada. Dan memang benar apa yang dikatakan Reny. Mencintai yang sebenar-benarnya bukanlah karena suatu
인기 회차