Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

Ketika jalanan makin menurun ada kelokan tajam dan Bumi tak bisa mengendalikan laju motor, motor itu berlalu lurus dan Brak! “BUMI!” @@@
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai merambat lurus
Baca
+Pustaka
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Ia hanya bisa mengangguk, pelan, nyaris tak terdengar. --- Mereka bertiga berjalan. Tetapi “berjalan” hanyalah kata yang paling dekat untuk menggambarkannya—sebab pijakan di bawah kaki mereka bukan tanah, bukan pula gelombang. Itu adalah jalur ruang, garis-garis lurus yang muncul lalu lenyap, seperti catatan musik yang hanya ada saat dimainkan. Di sekitar mereka, spatial realm berkedip—kadang berupa lembah kristal, lalu berganti seketika menjadi kota melayang yang membalik gravitasi, kemudian luruh menjadi lautan bintang yang mendidih.
927 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai merambat lurus
Baca
+Pustaka
LOVE BROTHER

LOVE BROTHER

Bersambung" 🤣🤣🤣😂🤪🤪🤪
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai merambat lurus
Baca
+Pustaka
Mendadak Kembar

Mendadak Kembar

"Mel... Mel." kata Adrian sambil mengguncang tubuh Melati. "Oh Mas Adrian, maaf aku tidak sengaja." kata Melati dengan sedikit gugup saat melihat tubuhnya tertidur di atas Adrian. "Kamu sebaiknya mandi dulu Mel, sebentar lagi kita akan melanjutkan perjalanan ini. Aku akan ke depan sebentar untuk meminjam mobil untuk perjalanan kita."
104.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai merambat lurus
Baca
+Pustaka
Terjerembap dalam Pelarian

Terjerembap dalam Pelarian

Sudut Pandang Aurel. Mobil anak buahnya melesat menembus malam, lampu jalan menghilang di belakang kami dengan samar. Rangga memelukku erat, ciumannya lembut dan tersebar di pipiku, membawa kelembutan yang membuat dadaku sakit. “Aku terlambat... Maafkan aku,” gumamnya, suaranya rendah hampir pecah.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai merambat lurus
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Satria melotot ke arahku. "Tapi bener sih, lo gak mau mempertimbangkan option itu?" Ruben mengeluarkan pemikirannya, sembari menyenggol lengan kiri ku untuk meminjam korek. Aku menggeser korek yang baru kugunakan ke arahnya, lalu kembali menoleh ke arah Satria yang sedang mengacak rambutnya. "Gue bingung asli." Ucapnya terus terang
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai merambat lurus
Baca
+Pustaka
Invasi Beast

Invasi Beast

Albert ngelus tengkuk "Jadi gini, ada tangga bentuk huruf V, sama tangga yang kalau kalian injak salah satu anak tangganya—satu baris bakal goyang." "Di situ, ada rintangan panjat tali, lalu lintasan berkelok dengan lampu di kanan kiri, lorong sempit dengan leser yang akan ngejar, dan satu lintasan sensor—kalau kalian nyenggol, bakal ke-trap. Start dan finish-nya di ujung sana."
673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai merambat lurus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status