Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Aku Bangkit dari Lembah Neraka

“Ini… sangat sulit. Racun ini terlalu dalam. Kita tidak bisa menetralkannya, hanya menahannya.” “Racun… apa?” Bai Yuer bertanya dengan suara lemah. Para tetua saling pandang. Lalu salah satu dari mereka menjawab dengan hati-hati. “Putri… ini Gairah Naga Merah. Racun langka yang menyerang emosi dan energi inti seseorang. Jika dorongannya tidak tersalurkan, racun akan menempel dan terus menggerogoti meridian.”
108.0K viewsOngoingAdded to Library 310 Times as nyeri bokong
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

Tapi tetap salah Roney karena telah membawa Elang menuju kamuflase kambing congek. "Salah lo sendiri gak bawa buntut" timpal Roney sambil menjulurkan lidahnya. Buntut yang di maksud Roney bukanlah ekor panjang yang biasanya tumbuh di bokong hewan yang sering bergelantungan dan doyan pisang. Maksud Roney adalah Rere. "Oy! Lo yang ngawur bangke. Ngajakin nge-mall pas malem jumat! Berasa jadi babi keluyuran gue"
108.3K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as nyeri bokong
Read
+Library
Bos Aneh Dan Nyebelin

Bos Aneh Dan Nyebelin

Kerlingan Reno membuat Esy bereaksi seperti hendak muntah. “Kamu kenapa, yang? Mual? Mau makan yang lain?” Dafam yang baru datang, sibuk mengambilkan minum untuk Esy. “Nggak kok, makan yang ini saja. Aku tadi cuma cium bau busuk dari sekitar sini,” sindir Esy yang mengangkat dagu untuk memamerkan perhatian Dafam pada Reno. “Wangi-wangi aja tuh. Mungkin hidungmu bermasalah. Sepertinya kamu harus periksain pacarmu ke dokter THT,” saran Reno yang membuat dahi Dafam berkerut.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as nyeri bokong
Read
+Library
Berondong Buleku

Berondong Buleku

ucapnya setelah netranya berhasil menangkap restoran dengan papan nama 'Soto Lamongan'. Ia pun masuk, memesan satu porsi dengan nasi dan juga segelas es teh manis, rasanya tenggorokannya kering usai berputar-putar mencari tempat makan ini. Konsep restonya terbuka, di pinggirnya hanya dibatasi kayu-kayu kecil berbentuk pagar, karpetnya berwarna hijau seperti hamparan rumput. Luna bisa melihat sekeliling dari tempat duduknya itu, sesekali ia memeluk dirinya sendiri, ia merasa rendah diri.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as nyeri bokong
Read
+Library
Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Reni masih terduduk di bangku beton terminal, menatap ujung sepatunya yang mulai mengelupas. Namun, perlahan-lahan pandangannya mulai mengabur. Riuh rendah suara klakson bus dan teriakan para kenek terdengar seperti berdengung jauh di dalam kepalanya. Sebuah rasa pening yang tajam mendadak menusuk bagian belakang kepalanya, membuat Reni harus memegangi pelipisnya sendiri.
15.2K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as nyeri bokong
Read
+Library
Aku Baik-baik Saja, Katanya.

Aku Baik-baik Saja, Katanya.

Cowok itu turun, lalu menoleh ke belakang dengan ekspresi bingung. "Nei? Kok nggak turun? Kakinya nyangkut?" tanya Renan, tangannya sudah bersiap ingin membantu. Neira menggeleng cepat, tangannya masih mencengkeram erat pinggiran jok. "Ren... jangan liat ke belakang. Sumpah, jangan liat." Renan mengernyit, tangannya terhenti di udara. "Kenapa? Ada ulat? Atau... ban bocor?"
510 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as nyeri bokong
Read
+Library
Neraka 100 Hari Pernikahan

Neraka 100 Hari Pernikahan

Hanya ada bak air dari semen berbentuk memanjang, toilet dan sebuah gayung yang terbuat dari batok kelapa. Saat Fiolina mengguyur tubuhnya, dia bergidik. Airnya sangat dingin. Dia mempercepat mandinya agar tidak semakin kedinginan. Setelah keluar dari kamar mandi, Nenek sudah sibuk di meja makan. "Mau makan Nak? Nenek udah siapin makanan. Apa nunggu malam sekalian makan malam?" "Wah makasih Nek. Saya makan sekarang aja ya. Soalnya udah kelaparan hehe."
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 701 Times as nyeri bokong
Read
+Library
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Di atasnya ada ukiran wajah seorang wanita dengan mata terpejam dan bibir tersenyum. Liora mendekat, membaca tulisan di bawah nisan. Mak Erah – Yang Mengunci Neraka dengan Jiwanya Dan tepat di bawah nisan itu tanahnya mulai retak. Retakan menyebar membentuk lingkaran kecil, dari mana asap tipis keluar perlahan-lahan. Asap itu berbentuk jari, lidah, dan wajah yang muncul sepersekian detik lalu menghilang.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as nyeri bokong
Read
+Library
Terjebak di Negeri Dongeng

Terjebak di Negeri Dongeng

terangnya tak bisa menutupi kepanikan. Akhirnya keduanya melesat menuju bilik bambu di mana Nimas berada. "Rahimnya sedang mengalami kontraksi, sepertinya waktu kelahiran bayinya sudah tiba," papar Biyung ketika memeriksa kondisi Nimas. "Apa itu normal, Biyung?" tanya Arya panik.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as nyeri bokong
Read
+Library
Neraka untuk Maduku

Neraka untuk Maduku

Jariku bergerak mencari nama mbah kung. "Assalamualaikum mbah kung, ini Rena," salam dan sapaku. "Waalaikumsalam nduk," jawab mbah kung. "Mbah, Rena …." Aku tak meneruskan kalimatku. "Sudah tau, gini … gini." Aku mendengarkan dengan seksama semua yang mbah kung katakan. Bagaimana teknik memijat dan bagian mana saja. Selain melemahkan mbah kung juga ahli terapi untuk pria yang 'adik'nya tidak bisa bangun.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as nyeri bokong
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status